MotoGP – Valentino Rossi akan menginjak usia 39 tahun

MotoGP – Mendekati kompetisi MotoGP 2018, Valentino Rossi akan menginjak usia 39 tahun. Pembalap berkebangsaan Italia itu mengaku kondisi fisiknya masih sama seperti enam atau tujuh tahun sebelumnya.

The Doctor akan berusia 39 tahun pada tanggal 16 Februari 2018 mendatang. Dikisaran umur seperti ini, bayangan pensiun dari dunia balap motogp tentu sudah didepan mata.

Baca juga : Motor Listrik Indonesia

Tentu saja masalahnya adalah fisik. Memasuki musim ke-23 bersaing di motoGP tentu bukan soal mudah, apalagi harus menghadapi pebalap lain yang lebih muda seperti Marc Marquez serta Maverick Vinales.



VR46 mengatakan jika dirinya tidak mengalami perubahan signifikan dari segi fisik. Dia merasa kualitas balapannya masih tetap sama seperti tujuh tahun lalu, kecuali bila dari segi proses penyembuhan cedera yang jadi memakan waktu yang lebih lama.

Uji coba pra musim MotoGP 2018 akan digelar akhir minggu ini di Malaysia. Rossi pun sudah siap kembali membalap di lintasan motoGP.

“Untuk kualitas motor motogp, saya tidak ada masalah. Hanya saja, Saya ingin mengatakan jikalau tiap tahunnya pasti akan selalu menjadi lebih sulit, dikarenakan saya tidak lagi muda. Tapi kenyataannya, di enam atau tujuh tahun belakangan ini, saya tetap merasa sama saja,” katanya dilansir dari majalah motoGP, Crash.

“Memang agak beda sih waktu saya masih berumur 20-an. Saya lebih cepat pulih dari kondisi setelah cedera. Kalau sekarang pemulihannya cukup memakan waktu lama.”

Rossi harus menjalani pemulihan yang luar biasa dari cidera kaki yang secara prematur mengakhiri kesempatan juaranya pada 2017. Tapi itu juga yang membuat dia masuk nominasi untuk penghargaan Laureg ‘Comeback of the Year’ setelah kembali ke balapan hanya 24 hari sejak kecelakaan.

Rossi perlu memastikan pemulihan menjelang motoGP 2018

Kaki kanan Saya masih ada, masih sama ini “sangat bagus,” menurut juara dunia sembilan kali itu. Walaupun pin yang dimasukkan dengan cara operasi setelah kecelakaan itu masih ada. “Anda tahu, pin itu masih ada di sana,” katanya, “tapi tidak ada membuat masalah atau mengganggu.”

“Tindakan medis itu sangat tepat. Saya bisa kembali bermain dengan snowboard dan ski sedikit. Tapi belum 100%, saya masih merasa sakit kadang dan saya harus sedikit menurunkan kadar latihan saya, karena saya tidak bisa berlari lagi saat ini.”

“Tapi dalam dua minggu terakhir, saya mulai coba berlari sedikit, cuma satu atau dua menit, saya harus melambat karena saya merasa seperti ngilu. Biasanya, Anda memerlukan waktu enam bulan untuk memulihkan kekuatan kembali, jadi saya pikir, saya masih ada waktu satu bulan lebih sebelum saya dapat mulai berlari lagi. Tapi untuk yang lain, saya baik-baik saja. Untuk motor juga Saya tidak ada masalah.”

“Masalahnya paling nanti, saat mau mengeluarkan pin penyangga itu di akhir musim. Karena harus memakai pin ini dulu minimal selama satu tahun. Jadi kira-kira bulan September. Dan saya pikir tahun ini saya akan balapan seperti ini, dan saya akan menjalani operasi setelah musim ini. Tapi itu bukan masalah besar, karena saya tidak merasakan apapun. Anda tahu itu ada di sana, tapi tidak ada bedanya. ”

IDRTimes.com

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: