Artikel Unik

Yongxingdao 863 – Profil Ocean Going Rescue Ship AL Cina dalam Misi ‘Salvage’ KRI Nanggala 402

Yongxingdao 863 – Profil Ocean Going Rescue Ship AL Cina dalam Misi ‘Salvage’ KRI Nanggala 402

Dari tiga kapal yang dikerahkan oleh Cina dalam misi salvage KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali, dua di antaranya, yakni Scientific Salvage Tan Suo 2 dan kapal tunda Nan Tuo 195, profilnya telah kami kupas dalam dua artikel terdahulu. Sedangkan, ada satu kapal yang masih tersisa untuk dikupas, yakni Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao 863. Dan berkat sinergitas antara ketiga kapal, bagian-bagian dari KRI Nanggala 402 mulai berhasil diangkat ke permukaan. Baca juga: Nan Tuo 195 – Kapal Tund…
A1-SM “Fury” – Kecil-kecil Cabe Rawit, Inilah Drone Intai Ukraina dalam Konflik di Donbass

A1-SM “Fury” – Kecil-kecil Cabe Rawit, Inilah Drone Intai Ukraina dalam Konflik di Donbass

Spesifikasi dan tampilan drone yang satu ini nampak biasa-biasa saja, bahkan jenis drone intai sejenis ini sudah bisa diproduksi oleh perusahaan swasta di Indonesia. Namun, ada cerita tersendiri pada A1-SM “Fury,” pasalnya wahana ini merupakan drone intai pertama produksi perusahaan swasta di Ukraina. Bukan itu saja, Furry juga sudah berstatus battle proven, lantaran sering dioperasikan militer Ukraina dalam konflik bersenjata di Donbass. Baca juga: Startup Ukraina Luncurkan Low Cost Drone Inter…
Dipasangi Dudukan dan Perisai Senapan Mesin Berat, BTR-4 Milik Nigeria Tampil Tak Lazim

Dipasangi Dudukan dan Perisai Senapan Mesin Berat, BTR-4 Milik Nigeria Tampil Tak Lazim

Jarak antara Indonesia dan Nigeria jelas terpaut sangat jauh, namun, untuk urusan alutsista rupanya ada sedikit kesamaan ‘pilihan,’ yaitu sama-sama mengoperasikan ranpur amfibi BTR-4 buatan Ukraina. Baca juga: Korps Marinir (Ukraina) Pesan 60 unit Ranpur BTR-4EM Di Indonesia, BTR-4 digunakan oleh Kavaleri Korps Marinir, sedangkan di Nigeria, BTR-4 digunakan oleh angkatan darat. Di tangan Nigeria, BTR-4 sudah kenyang dalam pertempuran, lantaran diikutkan saat operasi militer melawan militan Boko …
Arsenal Shipka – Submachine Gun Kompak dengan Cita Rasa Bulgaria

Arsenal Shipka – Submachine Gun Kompak dengan Cita Rasa Bulgaria

Submachine Gun (SMG) yang satu ini mungkin tak masuk ke Indonesia, namun, desainnya yang kompak dan sederhana, membuat Shipka menarik untuk dikupas. Diproduksi oleh manufaktur senjata asal Bulgaria, Arsenal, Shipka belu terlalu tua sebagai SMG, lantaran pertama kali diproduksi pada tahun 1996. Baca juga: SMG Sa Vz 61 Skorpion – Pernah Jadi Andalan Paskhas Dalam Misi CQB Dalam catatan resminya, Shipka yang mengusung kaliber 9 mm digunakan oleh militer dan polisu Bulgaria, unit militer yang menggu…
BMC Vuran 4×4 MLRS – Hadirkan ‘Hujan’ Roket dengan Mobilitas Tinggi

BMC Vuran 4×4 MLRS – Hadirkan ‘Hujan’ Roket dengan Mobilitas Tinggi

Dari segi daya hancur, tak ada yang meragukan betapa dahsyatnya gempuran dari MLRS (Multiple Launcher Rocket System) seperti RM70 Grad/Vampire yang dioperasikan Resimen Artileri Korps Marinir. Namun, dengan platform peluncur berupa heavy truck berbobot belasan ton, bakal menjadi kendala tersendiri bila MLRS digelar di wilayah pegunungan dengan akses jalan serba terbatas seperti halnya di pedalaman Papua. Baca juga: BM-14/17 – Generasi Pertama Self Propelled MLRS Korps Marinir TNI AL Di masa lalu…
Panus R600 8×8 – Ranpur APC Amfibi Terbaru Produksi Negeri Gajah Putih

Panus R600 8×8 – Ranpur APC Amfibi Terbaru Produksi Negeri Gajah Putih

Meski sampai saat ini belum juga menuai pesanan, hadirnya prototipe ranpur lapis baja APC (armored personnel carrier) dengan kemampuan amfibi produksi PT Pindad, yakni Anoa 2 6×6 Amphibious, sempat membuat warganet di Indonesia bangga. Baca juga: Pindad Anoa 2 6×6 Amphibious: Saatnya Anoa “Serius” Jadi Panser Amfibi Seolah tak mau kalah dari negeri +62, warganet Negeri Gajah Putih, belum lama ini mendapat kabar baik, yaitu dengan kehadiran ranpur APC amfibi yang diberi label Panus R600. Ada pers…
HTF5700HEV – Heavy Duty Truck Berdesain Futuristik dengan Tenaga Hybrid

HTF5700HEV – Heavy Duty Truck Berdesain Futuristik dengan Tenaga Hybrid

Tampilan rudal balistik yang bongsor nan angker kerap membetot perhatian, namun, bukan cuma sisi rudalnya yang menjadi perhatian, tapi kendaraan peluncur sang rudal juga merupakan obyek perhatian tersendiri. Disebut sebagai TEL (Transport Erector Launcher), khususnya yang mengadopsi platform roda ban, memperlihatkan tipe heavy truck yang desainnya tak lazim. Baca juga: Tata LPTA 2038 – Penantang Baru di Kelas Heavy Truck 6×6 Menurun dari ‘trah’ Uni Soviet, model truk peluncur rudal balistik jama…
AL Filipina Akuisisi Delapan Unit Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class

AL Filipina Akuisisi Delapan Unit Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class

Sampai saat ini ratusan kapal nelayan Cina masih belum beranjak dari Julian Felipe (Whitsun) reef, yang secara hukum internasional berada dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina. Melihat Beijing yang kekeh berada di kawasan teritorialnya, maka percepatan program akuisisi alutsista tak bisa ditawar lagi oleh Pemerintahan Negeri Pinoy. Baca juga: “Milisi Maritim” Kembali Berulah, Lebih dari 200 kapal Berada di ZEE Laut Filipina Barat Dikutip dari Navalpost.com (13/5/2021), Angkatan Laut Filipi…
Pasmar 3 Sorong Terima Dua Unit RM70 Grad MLRS

Pasmar 3 Sorong Terima Dua Unit RM70 Grad MLRS

Topik bahasan seputar MLRS (Multiple Launcher Rocket System) kini sedang trending, khususnya pasca ‘hujan’ roket oleh pejuang Hamas Palestina ke wilayah Israel beberapa waktu lalu, yang sempat membuat sistem hanud Iron Dome kewalahan. Dan, dari Tanah Air, baru-baru ini ada kabar dari Sorong, Papua Barat. Baca juga: Hamas Luncurkan ‘Hujan’ Roket A-120, Iron Dome Israel Sempat Dibuat Kewalahan Merujuk informasi dari Staf Intel 3 Pasmar 3 Sorong (15/5/2021), disebutkan pada hari Jumat (14/5), mengg…
Bukan Cuma Jet Tempur KFX, KAI Juga Usulkan Produksi Pesawat Angkut Multirole

Bukan Cuma Jet Tempur KFX, KAI Juga Usulkan Produksi Pesawat Angkut Multirole

Setelah berhasil menggarap lini produksi helikopter, jet latih tempur, pesawat latih turborop sampai maskotnya saat ini, yaitu jet tempur KFX (Korea Fighter eXperimental), rupanya Korea Aerospace Industries (KAI) juga punya rencana untuk memproduksi pesawat angkut militer ukuran sedang. Baca juga: Ada Bendera “Merah Putih” di Prototipe Perdana KF-21 Boramae (KFX) Ini akan menjadi segmen bisnis yang belum pernah ‘dijelajahi’ untuk perusahaan Korea Selatan, menurut sumber dengan KAI, yang berbicar…