Kesehatan

Yang Terjadi pada Tubuh saat Keracunan, Geger Sekeluarga Tewas Diracun Lewat Teh

Yang Terjadi pada Tubuh saat Keracunan, Geger Sekeluarga Tewas Diracun Lewat Teh

Jakarta - Geger kasus seorang anak di Magelang membunuh ayah, ibu, dan kakaknya sendiri dilatarbelakangi motif perasaan sakit hati. Diketahui, anak tersebut membunuh ketiga anggota keluarganya dengan mencampurkan racun arsenik pada minuman teh hangat dan es kopi."Keterangan pelaku dan lingkungan sekitar, yang bersangkutan sakit hati. Motifnya adalah sakit hati. Sakit hati karena bapak terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun dan kebutuhan untuk rumah tangga cukup tinggi karena orang tua m…
Soal Darah Biru dan Bullying di Kedokteran, IDI Angkat Bicara

Soal Darah Biru dan Bullying di Kedokteran, IDI Angkat Bicara

Jakarta - Riuh RUU Kesehatan Omnibus Law membuka sisi kelam dunia kedokteran yang kembali disorot. Salah satunya, soal kekuatan 'darah biru' mahasiswa yang mengenal profesor. Konon, membuat mereka lebih mudah menjadi dokter spesialis.Terkait hal itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi SpOT, buka suara. Ia menilai kasus semacam itu hanya dilakukan sejumlah oknum. Ia menjamin, aturan saat ini mengawasi mutu seleksi peserta didik dengan sederet kualifikasi yang harus dipenuhi."Ngg…
Sering Disangka Ilmu Mistis, Pengobatan Tradisional Punya Lisensi Resmi Kok

Sering Disangka Ilmu Mistis, Pengobatan Tradisional Punya Lisensi Resmi Kok

Jakarta - Masyarakat masih sering menganggap pengobatan tradisional merupakan hal kuno, bahkan mistis. Seringkali mereka mempertanyakan efektivitas pengobatan tradisional.Bahkan, beberapa di antara mereka meyakini pengobatan tradisional hanya berdasarkan keyakinan masyarakat 'kolot'."Selama ini orang-orang ngiranya 'ah itu cuma kepercayaan saja,'" ungkap Ketua PPTI Alifati Tofinashri ditemui tim detikcom di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2022). Pada rapat kerja bersama Komi…
Juragan Kripto Meninggal Tak Terduga saat Tidur, Inikah Penyebabnya?

Juragan Kripto Meninggal Tak Terduga saat Tidur, Inikah Penyebabnya?

Jakarta - Juragan kripto Tiantian Kullander meninggal dunia pada 23 November 2022. Co-founder dari Amber Group, perusahaan aset digital asal Hong Kong, ini meninggal di usia muda, yakni 30 tahun.Dikutip dari laman People, Tiantian Kullander meninggal dunia saat tidur. Hal ini diungkapkan berdasarkan pernyataan yang diposting di situs web Amber Group."Dengan kesedihan terdalam dan berat hati kami menginformasikan tentang meninggalnya teman dan salah satu pendiri kami, Tiantian Kullander, yang men…
Pakar Fisika Menguak Efektivitas Akupuntur, Semempan Apa Atasi Penyakit?

Pakar Fisika Menguak Efektivitas Akupuntur, Semempan Apa Atasi Penyakit?

Jakarta - Pakar fisika menyampaikan pentingnya peranan akupuntur dalam dunia medis di tanah air. Ditegaskan bahwa untuk pengobatan, bahan-bahan herbal ala Indonesia bisa digunakan. Namun sebagai diagnosis, akupuntur bisa diandalkan.Hal tersebut disampaikan oleh dosen biofisika di Universitas Airlangga (Unair) Suryaningsih. Mengacu pada riset dan temuannya, diagnosis dengan akupuntur diandalkan untuk melengkapi terapi atau pengobatan menggunakan bahan herbal. Pasalnya selama ini, pengobatan herba…
Tak Cuma ‘Lamban’, Ini Penyebab Stunting yang Dilontarkan Gitasav ke Netizen

Tak Cuma ‘Lamban’, Ini Penyebab Stunting yang Dilontarkan Gitasav ke Netizen

Jakarta - Istilah 'stunting' kini ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, influencer Gitasav merespons komentar hujatan seorang netizen dengan tudingan stunting lantaran dianggap lamban berpikir. Memangnya, apa sebenarnya penyebab stunting? Benarkah bisa bikin seseorang lamban dalam berpikir?Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo, SpOG meluruskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh. Orang dengan stunting pasti memiliki fisik yang pendek, dib…
Jadi Penyebab Keluarga di Magelang Tewas, Seberapa Bahaya Arsenik Bagi Tubuh?

Jadi Penyebab Keluarga di Magelang Tewas, Seberapa Bahaya Arsenik Bagi Tubuh?

Jakarta - Keluarga di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), tewas terbunuh dengan diracun arsenik. Ini diketahui berdasarkan hasil autopsi dan bukti yang ditemukan di TKP."Yang berhasil kami identifikasi berdasarkan hasil autopsi dan sisa barang bukti yang ada di TKP. Jenisnya arsen, semacam arsen," kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, dilansir dari detikJateng, Selasa (29/11/2022).Arsenik adalah salah satu unsur kimia logam yang terdapat di air, tanah, dan …
Hari AIDS Sedunia, Mengenal Sejarah hingga Awal Mula Terbentuk

Hari AIDS Sedunia, Mengenal Sejarah hingga Awal Mula Terbentuk

Jakarta - Sebagai penutup di penghujung tahun, masyarakat seluruh dunia diajak memperingati Hari AIDS Sedunia yang bertepatan pada 1 Desember. Apa cerita di baliknya?Sejarah Hari AIDS SeduniaHari AIDS Sedunia bermula dari usulan dua anggota World Health Organization (WHO) bernama James Bunn dan Thomas Netter pada 1988 untuk program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.Usulan itu sengaja dicetuskan ketika ramai kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat dan perayaan natal sehingga menggiring e…
Gitasav ‘Ngegas’ Bawa-bawa Stunting, Ini Kondisi yang Dialami Pengidapnya

Gitasav ‘Ngegas’ Bawa-bawa Stunting, Ini Kondisi yang Dialami Pengidapnya

Jakarta - Media sosial diramaikan pernyataan influencer Gitasav yang menyebut seorang netizen 'stunting' gegara komentar berbau hujatan di media sosial. Sejumlah warganet mengkritisi, tak sepatutnya hal tersebut dilontarkan lantaran kondisi stunting dinilai tak relevan dengan isi percakapan Gitasav dengan netizen."Mba ini tu gausah diingetin, gausah dihujat gaes, dia kan si paling bener, diemin aja mending," ucap seorang netizen dalam kolom komentar Instagram @gitasav, tertera dalam tangkapan la…
Gejala Keracunan Arsenik, Sekeluarga di Magelang Tewas Karenanya

Gejala Keracunan Arsenik, Sekeluarga di Magelang Tewas Karenanya

Jakarta - Seorang anak di Magelang tega menghabisi nyawa ayah, ibu, dan kakaknya sendiri. Motif pembunuhan tersebut adalah perasaan sakit hati yang diakui anak kedua dari keluarga tersebut.Ia membunuh ketiga anggota keluarganya dengan sengaja mencampurkan racun pada teh hangat dan es kopi. Belakangan terungkap, racun yang diberikan adalah arsenik."Keterangan pelaku dan lingkungan sekitar, yang bersangkutan sakit hati. Motifnya adalah sakit hati. Sakit hati karena bapak terduga pelaku dua bulan l…