Kesehatan

Solo Bakal Gencarkan Tes Acak COVID-19, Ini Alasannya

Solo Bakal Gencarkan Tes Acak COVID-19, Ini Alasannya

Solo - Kota Solo termasuk salah satu dari lima daerah dengan jumlah tes swab yang memenuhi 90 persen target nasional. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan meningkatkan jumah testing, termasuk pengambilan sampel secara acak.Seperti diketahui, target testing untuk Kota Solo sesuai Instruksi Mendagri nomor 22 tahun 2021 ialah 1.112 tes per hari. Pemerintah pusat mengumumkan bahwa hanya Kota Solo dan empat daerah lainnya yang bisa mencapai jumlah tes hingga 90 persen dalam sehari."…
Cakupan Vaksin COVID-19 di Bantul Baru 24 Persen, Remaja Baru 226 Orang

Cakupan Vaksin COVID-19 di Bantul Baru 24 Persen, Remaja Baru 226 Orang

Bantul - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menyebut capaian vaksinasi di bumi Projotamansari baru 24,69 persen, padahal untuk mencapai herd immunity harus 70 persen yang tervaksinasi COVID-19. Selain itu baru 226 remaja yang mendapat vaksinasi di Bantul."Untuk remaja target 72.145 sasaran dosis pertama dan baru 226 atau 0,31 persen yang tervaksinasi, terus dari 72.145 sasaran dosis kedua belum ada yang divaksin," kata Kepala Seksi (Kasie) Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan…
Dicari Jokowi di Apotek, Oseltamivir-Azithromycin Termasuk ‘Obat’ COVID-19?

Dicari Jokowi di Apotek, Oseltamivir-Azithromycin Termasuk ‘Obat’ COVID-19?

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi sebuah apotek di Bogor, Jawa Barat. Ia menanyakan sejumlah obat yang belakangan banyak dikaitkan dengan terapi COVID-19, termasuk Oseltamivir dan Azithromycin.Dua obat ini, Oseltamivir dan Azithromycin, termasuk dalam paket obat isolasi mandiri (isoman) gratis dari Kementerian Kesehatan RI. Keduanya diresepkan dalam paket B, yakni untuk pasien isoman COVID-19 bergejala ringan.Paket B untuk pasien bergejala ringan berisi sebagai berikut: Multivit…
Ahli Sebut Vaksinasi COVID-19 Kurangi Risiko Berat hingga Kematian

Ahli Sebut Vaksinasi COVID-19 Kurangi Risiko Berat hingga Kematian

Jakarta - Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Prof. I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan vaksinasi memang tidak membuat seseorang bebas dari paparan COVID-19. Namun dengan vaksinasi bisa menurunkan risiko berat atau bahkan kematian.Vaksinasi juga mampu mengurangi tekanan terhadap rumah sakit karena meringankan gejala infeksi pada pasien."Untuk itu amat penting untuk divaksin untuk mengurangi risiko berat," ujar Prof. Mahardika dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021). Soal…
Viral Jokowi Cari Oseltamivir dan Favipiravir di Apotek, Obat Apa Sih?

Viral Jokowi Cari Oseltamivir dan Favipiravir di Apotek, Obat Apa Sih?

Jakarta - Sebuah video viral menunjukkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi apotek menanyakan obat oseltamivir dan favipiravir. Sayang, keduanya kosong alias tidak tersedia."Saya mau ini, mau cari obat anti virus yang Oseltamivir," tanya Jokowi.Petugas di apotek menjelaskan bahwa obat tersebut sudah lama kosong, baik yang generik maupun yang bermerek, yakni Fluvir. Jokowi lantas menanyakan obat lainnya. "Kalau yang ini, Favipiravir?" tanya Jokowi, yang disahut dengan jawaban yang sama oleh…
Hati-hati, Ini Bahaya Bikin Oksigen Sendiri di Rumah

Hati-hati, Ini Bahaya Bikin Oksigen Sendiri di Rumah

Jakarta - Beredar video viral yang membagikan cara membuat oksigen di rumah dengan alat-alat sederhana. Dalam video tersebut, pembuat alat mengklaim oksigen bisa dihasilkan lewat aerator atau pompa udara yang biasa digunakan di akuarium.Para ahli memperingatkan bahaya dari mencoba membuat oksigen medis sendiri di rumah. Metode ilmiah yang dilakukan untuk menghasilkan oksigen medis adalah menggunakan konsentrator.Melakukan cara-cara lain dalam membuat oksigen sendiri di rumah dapat menimbulkan ba…
Heboh Klaim ‘Diakui Dunia’, Ini 7 Fakta Vaksin Nusantara dr Terawan

Heboh Klaim ‘Diakui Dunia’, Ini 7 Fakta Vaksin Nusantara dr Terawan

Jakarta - Viral narasi vaksin Nusantara diakui dunia. Vaksin Corona besutan eks Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto ini disebut telah diakui dunia karena sudah dimuat dalam jurnal internasional PubMed.Dalam webinar yang diselenggarakan RSPAD Gatot Soebroto, Terawan menyebut seluruh dunia tengah membicarakan vaksin Nusantara sebagai 'the beginning of the end' dari penyakit COVID-19, pandemi yang saat ini melanda dunia.Klaimnya ini menyebut sel dendritik yang menjadi bahan baku pembuat vaks…
Lihat Lagi Klaim Terawan Soal Vaksin Nusantara Diakui Dunia

Lihat Lagi Klaim Terawan Soal Vaksin Nusantara Diakui Dunia

e-Flash Potongan video mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, soal Vaksin Nusantara diakui dunia jadi perbincangan. Lihat lagi klaim Terawan mengenai Vaksin Nusantara! 233 Views Jumat, 23 Jul 2021 19:00 WIB Embed Video <input type="text" value="" disabled="disabled"> Monica Arum / M. Ramdoni - 20DETIK…
Cara Mendapatkan Obat Gratis COVID-19 dari Kemenkes, Penting buat Isoman!

Cara Mendapatkan Obat Gratis COVID-19 dari Kemenkes, Penting buat Isoman!

Jakarta - Pemerintah menyediakan obat gratis bagi pasien isolasi mandiri (isoman) COVID-19. Tapi bagaimana cara mendapatkan obat gratis COVID-19 tersebut?Beberapa pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) mengaku tak kunjung menerima paket obat dan vitamin gratis dari Kementerian Kesehatan. Menerima notifikasi WhatsApp setelah dinyatakan positif pun tidak.Ada yang memang terkendala sistem, tetapi ada juga yang memang tidak tahu alur pelayanannya. Sebenarnya, bagaimana cara mendapat…
Pakar Sebut COVID-19 Varian Delta Penyakit Pernapasan Paling Menular

Pakar Sebut COVID-19 Varian Delta Penyakit Pernapasan Paling Menular

Jakarta - COVID-19 varian Delta atau B1617.2 yang menyebar hampir di seluruh dunia adalah salah satu penyakit pernapasan paling menular yang pernah diteliti para ilmuwan.Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC, Centers for Disease Control and Prevention), Rochelle Walensky.Dia menyebutkan COVID-19 varian Delta lebih agresif serta menular dari strain yang beredar sebelumnya. "Ini adalah salah satu virus pernapasan paling menular yang kami ketahui dan t…