Mencari Yang Sempurna Kehilangan Yang Terbaik | Bacaan Asik

Bacaan Asik – Setiap insan di dunia pasti mengidamkan hidup yang bahagia nan sempurna. Namun, sadarkah Kamu bila besar kemungkinan bila mencari yang sempurna, maka kamu akan bisa kehilangan yang terbaik?.

Manusia memang selalu merasa tidak pernah cukup. Selalu haus akan sesuatu yang lebih dan lebih lagi. Tapi sebenarnya manusia telah diberikan akal budi oleh sang pencipta. Yang bisa digunakan untuk lebih menimbang-nimbang apa yang seharusnya patut dilakukan. Dan apa yang seharusnya tak patut kita lakukan.

Dalam hal pekerjaan ataupun pengembangan diri, memang bagus bila seseorang mempunyai semangat untuk dapat lebih maju dan berkembang. Akan tetapi, bila kondisinya adalah mengenai kehidupan dan ke pasangan hidup. Terlalu mencari yang sempurna malah akan berdampak buruk bagi hubungan mu sendiri.

Ingatlah, “Tidak ada manusia yang sempurna“. Semua individu mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jadi bila Kamu terus berusaha untuk mencari seseorang yang sempurna. Niscaya kelak Kamu akan benar-benar kehilangan yang terbaik.



Mengapa?. Jelas jawabannya adalah: “karena bila terus berfikir untuk mencari yang sempurna, maka kita sendiri akan jadi kurang mentolerir sesuatu yang tidak berkenan sesuai dengan keinginan Kita”. Sedangkan pada hakikatnya Kita pun seharusnya sudah sadar. Tidak semua hal yang terjadi itu harus sesuai kehendak Kita. Apa yang Kita inginkan belum tentu apa yang Kita butuhkan. Apa yang Anda idamkan belum tentu yang terbaik untuk diri Anda sendiri.

Dalam kehidupan berpasangan, pemikiran untuk mencari yang sempurna inipun kerap menjadikan diri Kita menjadi sedikit lebih terbelakang. Menutup diri, dan menjadi terlalu pemilih. Dampak buruknya adalah, Kamu bisa jadi akan hidup tanpa pasangan sampai menutup usia. Percaya saja dengan rancangan jalan cerita yang sudah Tuhan rangkai untuk hidup mu. Tuhan pasti telah memberikan jodoh atau pasangan untuk tiap insan. Tuhan telah mempersiapkan yang terbaik untuk diri mu.

Jadi, hati-hati dengan pola pemikiran dan ego Kamu sendiri. Bila mungkin kamu sebenarnya telah diberikan kesempatan dan dipertemukan dengan calon mu, dan kamu tetap mencari sesuatu yang lebih perfect lagi. Maka, bersiaplah untuk kehilangan yang terbaik. Mencari yang sempurna kehilangan yang terbaik, jangan sampai hal ini terjadi kepada mu.

Tanamkan pola pemikiran positif. Biasakan diri dengan kegiatan-kegiatan yang baik. Karena apa yang Kita lakukan sehari-harinya akan membentuk kepribadian Kita juga. Bila Kamu terbiasa dengan pemikiran serta tindakan yang baik, maka tentu kamu akan terbentuk kepribadiannya menjadi baik. Dan kelak, sudah pasti kamu juga akan menuai hasil yang baik. Karena hukum tabur tuai pun berlaku di kehidupan ini. Apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. Kamu menebar tindakan buruk, maka orang lain pun akan memperlakukan kamu buruk. Kamu menebar kebaikan, maka orang lain pun akan memperlakukan diri mu dengan baik.

Bersyukurlah senantiasa. lnipun merupakan kunci ketentraman hati. Selalu bersyukur dengan apa yang telah kamu miliki saat ini, akan membuat dirimu lebih menghargai pencapaian mu. Rasa kurang bersyukur akan menanamkan pola pikir yang selalu kurang puas dan mencari yang lain yang lebih sempurna. Bila dalam hubungan asmara, kurang bersyukur atas teman hidup yang telah kamu dapatkan, akan membuat mu mencari jalan perselingkuhan.

Mencari Yang Sempurna Kehilangan Yang Terbaik

Dan lagi pula, coba bayangkan kembali jika semua di dunia ini telah sempurna. Dimana serunya?. Jika semua sistem sudah sempurna dan tidak ada lagi celah untuk pengembangan, berarti tidak ada lagi pekerjaan yang bisa kamu lakukan. “Nobody perfect”. Tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan hanya ada pada Tuhan Yang Maha Esa. Kita boleh terus belajar untuk mengembangkan diri agar lebih baik. Namun ingat, tidak mungkin Kita menjadi manusia yang sempurna tanpa kesalahan dan dosa. Syukuri apa yang telah kamu dapatkan, maka kemungkinan besar Kamu akan menemukan yang terbaik bagi diri mu sendiri.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: