Apa Yang Kamu Tanam Itu Yang Kamu Tuai. Positive Thinking!

Informasi Menarik – Pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan kamu?. Pernah mendengar pepatah yang mengatakan apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai ?. Hmm pepatah ini memang tampaknya benar dan seringkali mungkin terjadi disekitar kehidupan kita.

Setiap individu pasti punya atau pernah mengalami masa keterpurukan dalam perjalanan hidupnya. Tapi sayangnya tidak semua orang mampu berfikir positif di kala sedang menghadapi problema dalam hidupnya. Padahal akan selalu ada kesempatan untuk kita dapat melihat sesuatu yang tengah terjadi dengan lebih positif.

Ingat dengan kisah dari Steven Spielberg?. Tidak ada yang mengira sebelumnya jika sutradara peraih beragam penghargaan tingkat internasional tersebut pernah dua kali tidak lolos masuk kampus seni. Beliau 2x ditolak oleh University of Southern California’s, School of Cinematic Arts.

Namun walau demikian, penolakan itu tidak membuatnya putus asa. Beliau tetap berjuang, dan akhirnya melahirkan film yang wow seperti “Schindler’s List”, “Saving Private Ryan”, serta “Jurassic Park”. Pendidikan formal itu penting, tapi bukan segalanya agar meraih kesuksesan buat Spielberg.



Lihat juga: Cara Hemat Untuk Nabung Beli Rumah

Kamu sadar tidak dengan kisah pendek mengenai Steven Spielberg tersebut?. Bahwa memang benar kan ternyata, kalau apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai. Dia (Spielberg), tidak pernah patah semangat. Dia menanam semangat pantang menyerah. Belajar dari kesalahan dan kegagalannya. Terus berfikir positif dan belajar sendiri mengembangkan bakatnya. Hasilnya?, Dia menuai kesuksesan dari semangat dan pola pikirnya itu.

Jadi, bila kamu saat ini, atau mungkin suatu saat kelak. Mendapati diri mu berada di posisi permasalahan yang rumit. Mungkin hingga membuat mu gagal dan merasa amat terpuruk. Ingat lagi, selalu lah berfikir positif. Jika kamu berfikir negatif. Maka kamu pasti akan berfikir, “ah ya sudahlah, aku memang buruk. Tidak bagus, Tidak pandai, dll”. Bila pemikiran mu sudah seperti ini, maka sama saja artinya kamu sudah mulai menanam hal buruk untuk pribadi mu sendiri.

Apa yang akan Kamu dapatkan jika Kamu menanamkan pola pemikiran negatif terus-menerus?. Apa mungkin Kamu akan menuai hasil yang positif?. Kamu menebar perbuatan buruk, apa mungkin Kamu akan menerima balasan yang baik?. Itu logika simplenya.

Jadi, bagaimana bila diri mu terpojok dengan situasi yang kurang menguntungkan dan Kamu menyingkapinya dengan pemikiran negatif?. Kamu pikir hasilnya akan jadi baik?.

Berbanding terbalik bila dalam kondisi kegagalan namun kamu tetap berfikir positif. Kamu akan lebih mampu melihat kegagalan atau kesalahan tersebut sebagai suatu pelajaran yang amat berharga dalam hidup mu. Dan Kamu akan mampu untuk bangkit kembali dari setiap kegagalan tersebut.

Sederhana tapi memang benar kan?, apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai. Bahkan dari pola pemikiran Kita sendiri sekalipun, akan mampu berdampak besar terhadap hasil kerja maupun kehidupan Kita. Ingat juga pola lingkaran perbuatan baik?, circle of goodness?. Jika seseorang mulai melakukan perbuatan baik, maka orang yang menerima perbuatan baik itupun akan berusaha melakukan perbuatan baik lagi kepada orang lain, dan begitu seterusnya.

Misal, seorang Ibu memberikan segelas minuman kepada seorang pedagang yang berkeliling karena melihat sepertinya pedagang itu letih dan tampak kehausan. Pedagang itu minum, dan mengucapkan terima kasih, lalu pergi. Diperjalanannya kembali, pedagang itu melihat seorang anak kecil jatuh dan terluka kakinya. Maka Ia bergegas menolong anak kecil tersebut. Memberikan pertolongan pertama, minum, dan mengantarkannya pulang sampai kerumah. Dan ternyata?, itu adalah anak dari si Ibu yang memberikan pedagang itu minuman sebelumnya.

Kejadian-kejadian seperti itu sebenarnya banyak terjadi secara nyata di dunia ini. Ini merupakan bukti bahwa kebiasaan yang baik akan melahirkan hasil yang baik juga. Jadi benarlah bila dikatakan apa yang kamu tanam itu yang kamu tuai. Bila Kamu berprilaku positif, maka hasil positif pula lah yang akan menghampiri mu.

Coba simak lagi cerita lain dari kisah sang tokoh “Albert Einstein”. Beliau terkenal sebagai ilmuwan sekaligus penemu yang super jenius. Sampai saat ini bahkan Dia masih disebut-sebut sebagai manusia yang paling jenius yang pernah ada. Akan tetapi, taukah diri mu bilamana ternyata masa kecil Einstein itu mesti dilalui di atas jalan yang terjal?.

Beliau baru dapat berbicara kala umur 4 tahun, membaca ketika berusia 7 tahun, serta pernah dikira ada keterbelakangan mental!. Tapi, berkat kerja kerasnya di ilmu fisika, ia diganjar Hadiah Nobel. Jadi, keterlambatan dalam proses pembelajaran bukanlah hambatan jika Kita benar-benar mau berusaha memperbaikinya.

Jadi, terbukti kan, setiap orang pasti memiliki masa kelam dan permasalahannya sendiri. Tapi bila dalam setiap masalah Kita bisa lalui dengan pemikiran positif dan tetap berbuat baik. Maka percayalah, hasil yang positif juga telah menanti saat Kita bangkit.

Apa Yang Kamu Tanam Itu Yang Kamu Tuai. Positive Thinking!

Jadi, akankah Kamu memulai untuk selalu berusaha dengan pola pemikiran positif?. Mencoba tetap berbuat baik dan menjadi baik, walaupun kenyataan tidak baik mungkin kepada mu saat ini?. Mendoakan yang terbaik untuk orang yang bahkan memperlakukan mu dengan tidak baik?.

We can start the circle of goodness together (^^

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: