Para Ahli Memprediksi Beberapa Makanan Enak Terancam Punah

Berita Asik – Bicara tentang makanan, mungkin banyak jenis makanan yang kamu sukai. Pastinya, tidak hanya satu jenis makanan, namun sangat beragam. Dari jenis makanan ringan, makanan pembuka, makanan utama, atau mungkin buah-buahan dan sayuran, bisa dinikmati jika memang seseorang tersebut menyukainya. Namun tahukah kamu, jika para ahli memprediksi beberapa makanan enak terancam punah saat ini?

Beberapa hal bisa menyebabkan punahnya makanan tersebut. Mulai dari penurunan produksi, pemanasan global, kesulitan memproduksi bahan, langkanya lahan produksi, serta permintaan masyarakat tentang bahan-bahan yang sulit semakin tinggi.

Perubahan cuaca juga bisa menjadi salah satu penyebab kepunahan makanan tersebut. Dan beberapa bahan makanan di bawah ini kemungkinan akan sulit untuk didapatkan di masa mendatang. Apa saja? Simak berita ini untuk mengetahui lebih lanjut.

Baca juga: Buah dan Sayuran yang Bermanfaat untuk Kesehatan Paru-Paru



  1. Alpukat

    Buah ini bisa dibilang semakin langka. Alpukat sendiri sangat digemari di negara Amerika sejauh ini. Dan pasokan buah ini, ternyata sebanyak sekitar 80% tidak berasal dari negara adidaya tersebut, melainkan diimpor langsung dari Meksiko. Perkebunan di salah satu negara bagian California juga tidak memiliki persediaan air yang cukup, di mana satu pohon alpukat setidaknya memerlukan 72 galon air. Masalahnya kini adalah, permintaan dari Amerika sendiri sudah terlalu banyak. Hal ini juga kini menyebabkan deforestasi hutan pinus di daerah Meksiko tengah.

  2. Cokelat

    Siapa sih yang tidak menyukai cokelat? Cokelat sendiri berasal dari pohon kakao, yang ternyata lokasi penanamannya tidak sembarangan. Pohon tersebut hanya mampu tumbuh di lokasi 20° utara dan selatan khatulistiwa. Tempatnya pun harus memiliki kelembaban yang cukup tinggi, serta tanah yang berkualitas. Jika tidak, pohon kakao akan lebih cepat layu dan mati. Sebuah penelitian pun dilakukan oleh International Tropical Agriculture (CIAT). CIAT mengemukakan jika tahun 2030 nanti, petani kakao kemungkinan akan mengalami penurunan hasil kebun yang signifikan.

  3. Kedelai

    Tempe dan tahu sepertinya akan menjadi makanan langka di tahun-tahun mendatang. Kenapa? Bahan utama tempe dan tahu adalah kacang kedelai. Dan masalah perubahan suhu yang sangat tidak menentu, bisa mengganggu pertumbuhan kacang kedelai tersebut. Jika dunia tidak mencoba untuk mengurangi emisi dengan jumlah yang besar, maka dipastikan jika kedelai akan segera turun hingga 40% pada 2100 mendatang.

  4. Gandum, jagung, dan padi

    Sumber makanan utama ini merupakan bahan makanan yang sangat penting. Bahan makanan ini juga merupakan sumber karbohidrat. Organisasi Perserikatan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memprediksi jika akan ada permintaan yang meningkat sebesar 35% di tahun 2050 nanti.

  5. Wine

    Minuman dengan cita rasa tinggi ini berasal dari anggur. Ada lebih dari 1.100 jenis anggur yang dapat diolah menjadi wine, akan tetapi hanya sekitar 12 jenis anggur yang mampu menghasilkan cita rasa yang berkelas, atau hanya sekitar 1% dari semua jenis yang ada. Climate Change menyebutkan jika produksi wine ini akan mengalami penurunan yang drastis sekitar 50 tahun mendatang. Bahkan hingga lebih dari 85%.

  6. Strawberry

    Cuaca yang semakin memanas akhir-akhir ini, membuat banyak produksi strawberry tersendat. Perubahan cuaca yang juga tidak stabil, berpengaruh besar pada jenis buah ini. Di Amerika Serikat sendiri, Florida dan California menjadi pemasok terbesar dengan nilai sekitar 95%.

  7. Buah Batu (Stone fruit)

    Sedikit dari kita yang mengetahui apa itu stone fruit atau buah batu. Sebutan ini biasanya disematkan untuk buah yang memiliki benih yang keras serta besar. Contohnya ialah plum, ceri, nektarin, persik, dan lainnya. Perubahan cuaca yang terjadi di tahun 2016 lalu, menyebabkan banyak buah yang gagal panen. Dan jika terus terjadi perubahan iklim, maka buah ini akan sulit ditanam.

  8. Sirup maple

    Pergeseran suhu yang terjadi membuat perubahan yang besar untuk produksi sirup maple. Getah dari pohon maple sendiri hanya bisa jatuh saat suhu udara naik. Yaitu di malam hari. Dan saat ini, produksi pohon maple juga mengalami penurunan.

  9. Kopi

    Kopi memiliki penikmatnya sendiri. Bahkan minuman jenis ini sudah banyak digandrungi oleh anak-anak muda hingga dewasa. Banyak wilayah produksi tanaman kopi mengalami perubahan cuaca yang ekstrim. Proceedings of the National Acamedy of Sciences mengungkapkan jika perubahan cuaca memberi pengaruh sebesar 20-25% untuk produksi biji kopi itu sendiri. Penelitian menyebutkan jika 88% lahan kopi di Amerika Latin akan semakin berkurang pada tahun 2050.

  10. Buncis

    Air yang banyak sangat dibutuhkan untuk penanaman buncis. Saat ini memang jenis sayuran tersebut masih sangat mudah didapatkan. Namun, dengan adanya perubahan cuaca yang menyebabkan kekeringan, maka tanaman ini lambat laun akan semakin sulit didapatkan. Sebagai perhitungan, buncis seberat 226.7 gram setidaknya butuh hingga 608.6 galon air.

  11. Pisang

    Peubahan suhu yang terbilang ekstrim, mampu menyulitkan produksi bahan pertanian. Tidak terkecuali pisang. Pertumbuhan buah pisang sepertinya akan mengalami kendala jika ada pemanasan global yang mampu membuat perubahan cuaca. Saat ini, banyak petani Amerika yang menanam dengan menggunakan sistem irigasi modern, untuk dapat terus memasok permintaan pisang.

  12. Kacang-kacangan

    Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, serta cenderung banyak mengalami kekeringan, membuat jenis tanaman kacang-kancangan dipastikan akan sulit didapat. Kacang sendiri merupakan tanaman yang membutuhkan tempat dengan suhu stabil untuk tumbuh. Jika terdapat sedikit hujan, kacang akan gagal berkecambah. Jika terlalu banyak hujan, maka kacang akan berjamur, dan menyebabkan banyak penyakit.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: