Gila! Mau Makan di Restoran Prancis Ini Anda Wajib Telanjang Dulu

Dunia makin lama memang sudah benar-benar makin gila. Anda yang ingin makan di restoran Prancis ini wajib lepas busana alias telanjang bulat terlebih dahulu.

Dunia kuliner memang diwarnai oleh banyak hal, dari yang biasa-biasa saja sampai ke hal yang nyeleneh seperti restoran yang baru dibuka di Paris, Prancis ini. Nama restorannya adalah O’Naturel yang mengaku sebagai restoran telanjang pertama di Prancis. Di sana para pengunjung yang datang harus melepas pakaian kalau ingin menyantap hidangan.

Tidak tanggung-tanggung para pengunjung harus melepas semua pakaiannya tanpa sehelai pun. Jadi buat pengunjung di sana, memang harus siap telanjang bulat hanya untuk makan malam.

Restoran ini tepatnya berlokasi di 12th arrondissement, Rue de Gravelle, Paris, Prancis. Grand opening restorannya sendiri sudah dibuka sejak bulan November lalu. Restoran yang mampu menampung pengunjung kurang lebih 40 orang ini menghidangkan makanan dengan harga yang paling murah sekitar 470 ribu rupiah. Ini dia detail beritanya.



Makan di restoran Prancis O’Naturel pengunjung diwajibkan telanjang bulat

Ide gila membuka restoran telanjang di Prancis ini datang dari 2 bersaudara yang sekaligus adalah pendirinya, yaitu kakak beradik Mike dan Stephane Saada. Perlu Anda ketahui, restoran dengan konsep unik dan aneh seperti ini bukanlah yang pertama kali pernah ada di dunia. Sebelumnya di bagian Eropa lainnya yaitu London, Inggris dan Tenerife, Spanyol juga sudah ada restoran dengan tema yang sama.

Kakak beradik Saada pun juga mengakui kalau mereka berdua membuka restoran semacam ini karena mengambil inspirasi dari restoran Bunyadi di London tersebut. Dengan menerapkan konsep tersebut, para pengunjung tidak perlu berpakaian dan tampil formal untuk makan di sana. Dengan begini, pengunjung restoran dibebaskan dari segala aturan ribet tentang cara berpakaian formal yang selama ini melekat ketika ingin makan di restoran mewah seperti itu.

Baca juga: 7 Idola Ini Pernah Terima Hadiah Fans yang Paling Aneh dan Mengerikan

Restoran yang dari luar nampak biasa, namun ternyata dalamnya

Untuk orang-orang yang berlalu lalang di depan restoran, nampak dari luar restoran O’Naturel memang nampak biasa. Layaknya restoran-restoran Prancis pada umumnya. Desain dan dekorasi bangunannya sendiri berkesan minimalis, namun jendela dan pintu kacanya ditutup dengan tirai berwarna putih. Mungkin agar mereka yang di luar tidak bisa melihat pengunjung yang sudah telanjang bulat untuk makan. Memang tidak ada yang menyangka kalau ternyata untuk masuk dan makan di restoran ini, ada tata cara yang harus dilakukan.

Anda pun juga jangan berharap untuk bisa mengintip dari luar orang-orang yang sedang makan di restoran Prancis ini!

Begini tata cara makan di restoran telanjang pertama di Prancis

Saat Anda masuk ke dalam restoran O’Naturel, maka pelayan akan memberikan sandal sebagai alas kali sebelum masuk ke ruang makan. Namun, untuk para ladies tetap boleh menggunakan high heels. Kemudian Anda akan diarahkan menuju ke ruang ganti untuk menanggalkan dan kemudian menyimpan bajunya di loker pakaian. Setelah selesai makan, pengunjung dapat mengambil kembali pakaiannya.

Di ruang makan, Anda akan menerima menu santapan yang bisa dipesan. Restoran ini menyajikan hidangan layaknya restoran Prancis biasanya, seperti escargot, lobster, foie grass, dan menu Prancis lainnya. Ada juga satu set menu yang berisi 3 hidangan dan dihargai sekitar 57.50 US Dollar atau setara dengan 776 ribu rupiah. Wow, Lumayan mahal juga ya!

Jika ingin makan di restoran O’Naturel, pengunjung harus melakukan pemesanan terlebih dahulu. Selain itu, mereka yang datang dilarang dan tidak boleh melakukan ‘sesuatu’ selain makan selayaknya restoran pada umumnya, hihihi…

Konsep restoran telanjang yang cukup diterima baik di Prancis

Saat pembukaan perdana restoran ini, pemiliknya mengundang mereka yang menganut naturisme atau nudisme. Bagi yang belum tahu, naturisme atau nudisme merupakan gerakan politik dan kultural yang menganjurkan serta mempraktekkan dan mempertahankan pergaulan telanjang. Pergaulan semacam itu dilakukan baik di lingkungan pribadi maupun umum. Mungkin hal inilah yang juga menginspirasi dibukanya restoran-restoran dengan tema semacam itu.

Restorannya sendiri buka di malam hari sehingga pengunjung bisa menyantap makan malam di sana. Saat ditanya kenapa buka di malam hari, sang pemilik menjawab kalau biasanya orang hanya dapat menjadi nudisme saat musim panas. Dengan membuka restoran tersebut di waktu malam, maka restoran Prancis itu mendukung arus nudisme yang jauh lebih bebas.

Restoran O’Naturel juga mengundang presiden Federasi Naturist Prancis, Yves Leclerc. Ketika ditanyai saat makan di restoran Prancis tersebut, Yves mengaku sangat senang karena bisa ikut makan malam dan dia juga tidak percaya kalau dapat makan malam dengan telanjang di jantung kota Paris.

Mike dan Stephane Saada sendiri bukanlah kaum naturist. Rupanya mereka berdua hanyalah mantan sales asuransi yang sekedar memanfaatkan trend restoran telanjang dengan membuka peluang bisnis tersebut di Prancis. Tapi sepertinya memang restoran ini jadi terkenal gara-gara konsep yang unik dan meski harus telanjang, para pengunjung nampak menerima konsep seperti ini dengan cukup baik.

Bukan restoran telanjang pertama di dunia

Membuka restoran dengan konsep telanjang, O’Naturel justru sangat ramai oleh pengunjung yang ingin mencoba makan malam di sana. Para tamu yang datang juga kelihatan senang dan terlihat santai meski harus makan tanpa busana apapun. Percaya atau tidak percaya, konsep restoran semacam ini tidak hanya cukup baik diterima di Prancis, namun juga di Negara lain.

Nyatanya, restoran O’Naturel bukanlah restoran pertama yang membawa konsep telanjang. Sebelumnya juga ada restoran telanjang di London, Inggris yang bernama Bunyadi. Lalu ada juga restoran Tenerife, Spanyol dimana menu makanannya disajikan di atas tubuh telanjang para pelayan wanita yang cantik.

Selain itu, di Jepang juga ada restoran sushi yang berkonsep nyeleneh. Restoran itu bernama ‘Nyotaimori’ atau jika diartikan ke dalam bahasa Inggris menjadi ‘female body presentation’. Restoran ini menyajikan menu sushinya di atas tubuh wanita telanjang. Hampir mirip dengan konsep restoran di Spanyol. Para pengunjung dapat menyantap menu sushi di atas tubuh bugil wanita cantik di suatu ruangan khusus.

Sushi tersebut disajikan tanpa alas apapun selain tubuh sang pelayan. Sushi itu diletakkan di atas pusar sang pelayan dan di bagian intimnya diberi semacam hiasan agar terlihat lebih menarik. Restoran yang mengangkat tema telanjang seperti itu juga jadi sangat terkenal di Jepang.

Restoran berkonsep unik lainnya yang ada di dunia

Selain makan di restoran Prancis dengan konsep telanjang, jika Anda travelling ke luar negeri maka Anda akan menemukan restoran dengan tema unik lainnya. Sebut saja di Amerika Serikat, terdapat bar espresso yang menyajikan kopi lengkap dengan pelayan wanita mengenakan rok mini namun bagian atasnya topless.

Lalu ada juga sebuah restoran di China yang akan memberikan diskon bagi para pengunjung wanita yang mengenakan rok mini. Pengunjung wanita yang datang memakai rok mini, maka roknya akan diukur menggunakan penggaris. Jika rok mini yang dikenakan lebih pendek 33 cm dari atas lutut, maka bisa makan dengan potongan sampai 90 persen. Namun, jika rok mini hanya 8 cm di atas lutut, restoran China tersebut hanya memberikan diskon sekitar 20 persen.

Wah, rupanya dari makan di restoran Prancis dengan telanjang bulat, Anda kalau mau bisa menemukan restoran-restoran berkonsep unik lainnya di belahan dunia lain.

Komentar Anda
error:
%d blogger menyukai ini: