10 Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Ini Mungkin Sering Anda Lakukan Tanpa Sadar

Mungkin Anda belum tahu bahwa rupanya ada 10 kebiasaan yang merusak kesehatan tapi tanpa Anda sadari sering dilakukan.

Entah di rumah maupun saat pergi ke luar, misalnya ketika bekerja di kantor.

Kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan hobi makan junk food sudah jelas akan merusak kesehatan. Hal itu tidak perlu dipertanyakan lagi.

Tapi bukan kebiasaan itu yang akan kita bahas hari ini, melainkan kebiasaan-kebiasaan yang sering dianggap sepele, namun diam-diam dapat mengganggu kesehatan.



Penting bagi Anda untuk mengetahuinya agar ke depannya, Anda bisa mulai belajar mengubah gaya hidup dan kebiasaan sepele ini.

Apa saja 10 kebiasaan sepele yang merusak kesehatan tersebut? Simak!

Menahan marah rupanya jadi bisa jadi kebiasaan yang merusak kesehatan

Siapa sih yang tidak pernah marah? Pastinya semua orang pernah merasakan amarah, entah apapun yang menjadi penyebabnya.

Pepatah sering mengatakan kalau “sabar itu ada batasnya” dan memang benar bahwa lebih baik jangan memendam atau menahan amarah terlalu lama.

Ketika kita marah, lebih baik dilampiaskan karena menurut seorang profesor dari Harvard yang bernama Laura Kubzansky, mereka yang menahan marah dan menumpuk emosi kemudian meledak kemarahan tersebut tiba-tiba akan jauh lebih rentan kena penyakit jantung.

Apalagi memendam amarah bisa membuat orang jadi stress dan meluapkannya saat memuncak dapat membahayakan kesehatan.

So, saat Anda sedang jengkel atau kesal maka lebih baik luapkan saat itu juga.

Tentunya jangan dengan kekerasan ya guys, Anda bisa meluapkannya secara baik-baik dan setelah itu dinginkan kepala Anda.

Mereka yang hobi main smartphone atau laptop maupun yang suka menonton TV terlalu lama sebaiknya hati-hati

Jangan terlalu lama atau sering menonton TV maupun memainkan smartphone/ laptop karena rupanya hal tersebut berpengaruh buruk terhadap kesehatan.

Sebuah studi mengemukakan bahwa mereka yang suka nonton TV atau main HP dan laptop bisa dikaitkan dengan peningkatan resiko terkena diabetes, obesitas, serta emboli paru.

Ditambah lagi, menonton TV atau bermain gadget terlalu lama dapat menurunkan fungsi kognitif otak, apalagi jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.

Baca juga: 7 Metode Yang Dapat Diterapkan Untuk Meredakan Vertigo

Jangan terlalu lama membuka media sosial

Jaman sekarang, semua orang sepertinya sangat suka memantau berita dan update status lewat media sosial.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang kebanyakan main media sosial tanpa sengaja mengisolasi dirinya tanpa melakukan aktivitas fisik.

Mereka yang selalu memantau aktivitas sosial, jarang menggerakkan tubuh sehingga berisiko terhadap kesehatan baik mental maupun fisik.

Sebuah studi juga mengamati bahwa kebiasaan yang merusak kesehatan ini gampang membuat orang jadi iri pada teman sehingga menurunkan mood dan ujungnya beresiko meningkatkan depresi.

Tidur terlalu malam alias begadang

Begadang adalah aktivitas yang tidak baik bagi kesehatan karena kita baru tidur keesokan paginya.

Orang yang hobi begadang cenderung tidak melakukan aktivitas fisik keesokan harinya ditambah lagi mengganggu jam makan.

Jadi, bagi Anda yang sudah terbiasa begadang sebaiknya mulai kurangi kebiasaan yang merusak kesehatan tersebut dari sekarang.

Suka mengingat trauma atau stress di masa lalu

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2017 dan diterbitkan pada Behavior Research and Therapy menemukan bahwa orang yang sering mengingat-ingat kembali masa lalu seperti trauma atau stress dapat meningkatkan depresi.

Jadi daripada Anda suka mengenang kejadian atau masalah di masa lalu yang kurang menyenangkan, akan lebih baik Anda belajar untuk tidak memikirkan hal itu lagi.

Telat makan

Anda yang berpikir menunda waktu makan akan menurunkan berat badan selama ini maka ternyata kebiasaan sepele itu dapat merusak kesehatan.

Rupanya menunda waktu makan justru malah akan meningkatkan nafsu makan di waktu setelahnya. Bisa jadi porsi makan Anda jadi lebih banyak.

Selain itu, menunda waktu makan malah justru membuat metabolisme tubuh menjadi lambat sehingga badan mudah lemas.

Belum lagi menunda waktu makan dapat membuat asam lambung naik dan tentu berakibat buruk bagi kesehatan.

Mulai sekarang jangan suka menunda waktu makan Anda dan makanlah secara teratur di jam makan yang sudah ditentukan dengan tepat.

Kelamaan duduk mengganggu kesehatan psikis dan fisik

Rata-rata kebanyakan orang menghabiskan waktu seharian dengan duduk, apalagi mereka yang kerja di kantor.

Tahukan Anda bahwa rupanya kelamaan duduk merupakan kebiasaan yang merusak kesehatan.

Bahkan kelamaan duduk dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit berbahaya seperti kardiovaskular, obesitas, serta diabetes tipe 2.

Terlalu lama duduk berakibat jarang melakukan aktivitas fisik yang dapat membakar kalori. Karenanya cobalah melakukan aktivitas fisik barang 1 jam.

Atau Anda bisa menggerak-gerakkan badan beberapa menit setiap setengah jam. Dengan begitu tubuh akan bergerak dan hal tersebut juga baik bagi pikiran.

Makan ketika tidak sedang lapar

Kalori di dalam tubuh dapat dengan mudah bertambah ketika Anda memakan camilan atau ngemil untuk melampiaskan stress.

Kebiasaan ini dapat meningkatkan berat badan dan pada akhirnya Anda beresiko terkena obesitas.

Penyakit obesitas dapat memicu sakit berbahaya lainnya seperti stroke, diabetes, dan lain sebagainya sehingga penting untuk tetap mengatur pola makan benar.

Meremehkan bahayanya polusi udara

Kita yang tinggal di daerah perkotaan pastinya familiar betul dengan yang namanya polusi udara.

Polusi yang berasal dari banyak hal seperti asap kendaraan bermotor, asap pembakaran sampah, dan sebagainya sangat berbahaya bagi kesehatan.

Udara yang terkena polusi dan kita hirup dapat mengganggu kesehatan, apalagi udara tersebut sudah bercampur berbagai macam zat dan bahan kimia yang ada.

Apalagi polusi udara tersebut sering ditemui di kota-kota besar dan lingkungan kerja yang lainnya, sehingga akan lebih baik Anda memakai masker.

Jangan meremehkan bahaya polusi udara karena hal tersebut bisa meningkatkan resiko terkena penyakit paru-paru atau jantung.

Suka menganggap diri sendiri bodoh

Semua orang pastinya pernah melakukan kesalahan dan memang tidak ada satu pun orang yang sempurna.

Tiap manusia mempunyai kekurangannya masing-masing, sayangnya terkadang saat kita melakukan suatu kesalahan, seringkali kita menganggap diri sendiri bodoh.

Memang kebiasaan ini tidak berdampak langsung terhadap kesehatan, namun dampaknya secara tidak langsung berefek negatif bagi kesehatan psikis alias mental Anda.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2014 yang diterbitkan pada Personality and Individual Differences mengemukakan bahwa kebiasaan suka mengkritik diri sendiri terlalu keras mampu meningkatkan resiko depresi.

Orang yang depresi pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan fisik. Akan lebih baik mulai sekarang sayangi diri Anda dan jangan suka mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda bodoh meski melakukan kesalahan.

Ingat, jadikan kesalahan pembelajaran yang berharga, namun tidak perlu berlarut-larut hingga mengkritik diri sendiri bodoh bahkan sampai menganggap diri sendiri orang yang gagal.

Ingat-ingatlah 10 kebiasaan yang merusak kesehatan di atas dan meski kelihatannya memang sepele lebih baik mulai dari sekarang ubah gaya hidup Anda. Semoga bermanfaat.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: