Fifty Shades Freed, Trilogi Terakhir Seri Fifty Shades

IDRTimes – Setelah dimanjakan dengan dua sekuel awal dari film percintaan romantis erotis, Fifty Shades of Grey (2015) dan Fifty Shades Darker (2017), kini serial Fifty Shades Freed, trilogi terakhir seri Fifty Shades, akan dikeluarkan. Film yang rencananya akan dirilis pada hari menjelang Valentine tahun ini, akan diberi judul Fifty Shades Freed.

Fifty Shades Freed yang akan tersebut akan disutradarai oleh James Foley, serta Niall Leonard yang menjadi penulisnya. Film yang dibuat berdasarkan novel dengan nama yang sama, akan dibintangi oleh Dakota Johnson sebagai Anastasia Steele, serta Jamie Dornan sebagai Christian Grey. Novel awal dari trilogi ini ditulis oleh E.L. James.

Cerita utama di film Fifty Shades Freed ini telah dimulai bersamaan dengan seri kedua, Fifty Shades Darker, pada tanggal 9 Februari 2016 yang lalu, di Paris dan Vancouver. Fifty Shades Freed ini rencananya juga akan rilis di Amerika Serikat mulai tanggal 9 Februari 2018.

Dalam cerita terbaru, mengikuti cerita Fifty Shades Darker, Christian dan Ana kini telah menikah. Akan tetapi, mantan bos Ana, Jack Hyde (Eric Johnson), berjanji untuk melakukan balas dendam akibat pemecatan dirinya dari SIP. Hal tersebut membuat kehidupan Ana menjadi terancam. Elena Lincoln (Kim Basinger) juga kembali menghantui Christian serta membuat hidup pasangan tersebut jauh lebih merepotkan.



Baca juga: Setelah 14 Tahun, Shandy Aulia dan Sammy Balik ke Eiffel I’m in Love 2

Adaptasi Fifty Shades Diambil dari Sebuah Novel

Fifty Shades merupakan serangkaian novel romantis erotis yang ditulis oleh E. L. James. Awalnya, novel yang ditulis merupakan sebuah trilogi. Terdiri dari Fifty Shades of Grey (2011), Fifty Shades Darker (2012), dan Fifty Shades Freed (2012). Seri novel ini merupakan cerita hubungan mendalam antara Anastasia Steele, seorang wanita lulusan perguruan tinggi, dan seorang tokoh bisnis muda, Christian Grey.

Namun sejak tahun 2015, muncul judul baru diluar dari seri trilogi awal, Grey: Fifty Shades of Grey as Told by Christian (2015), serta Darker: Fifty Shades Darker as Told by Christian (2017).

Si penulis, James, telah mengungkapkan tentang keterkejutannya terhadap kesuksesan buku trilogi yang ia tulis. “Banyaknya minat telah mengejutkan saya,” ungkapnya. James sendiri menggambarkan trilogi Fifty Shades sebagai krisis paruh baya. Semua fantasi yang dipikirkan oleh James dituangkan ke dalam novelnya tersebut.

Awalnya James tidak percaya diri untuk menulis hingga bulan Januari 2009, dan mengungkapkan jika dirinya saat itu masih aktif di FanFiction.net. “Saya mulai menulis pada bulan Januari 2009 setelah saya menyelesaikan kisah Twilight, dan saya belum berhenti sejak saat itu. Saya menemukan Fan Fiction pada bulan Agustus 2009. Sejak itu saya telah menulis dua cerita fiksi saya, dan berencana untuk melakukan setidaknya satu hal lagi. Siapa tahu?”

Di bulan Agustus 2013, penjualan trilogi Fifty Shades berhasil membuat James menduduki daftar teratas sebagai penulis dengan penghasilan tertinggi Forbes, dengan penghasilan sebesar USD 95 juta yang mencakup USD 5 juta merupakan hak film untuk Fifty Shades of Grey. Namun, buku-buku tersebut juga banyak dikritik oleh para kritikus.

Pembuatan Film Fifty Shades Freed

Bulan November 2015, Universal Studios telah mengumumkan jika Fifty Shades Darker dan Fifty Shades Freed akan diputar back-to-back dengan cerita utama yang telah dimulai pada awal 2016. Pembuatan film ini pun dimulai di Paris dan Vancouver mulai tanggal 9 Februari 2016 hingga 12 Juli 2016.

Fifty Shades Freed rencananya akan dijadwalkan rilis pada tanggal 9 Februari 2018 oleh Universal Pictures. Sebuah trailer singkat pun sudah mulai dilempar ke para penggemar yang sudah menanti kedatangan film trilogi terakhir ini, yang dirilis pada tanggal 10 September 2017 lalu. Trailer teater penuh pun sudah dirilis pada tanggal 6 November 2017.

Single utama dari soundtrack film ini dibawakan oleh Rita Ora dan Liam Payne dengan judul “For You“. Single tersebut telah dikeluarkan pada tanggal 5 Januari 2018. Pada 8 Januari 2018, daftar lagu soundtrack sudah bisa didapatkan. Banyak artis termasuk Sia, Ellie Goulding, Hailee Steinfeld dan Miike Snow, akan hadir di album yang menyediakan 22 lagu tersebut.

Trailer film Fifty Shades Freed yang akan tayang 9 Februari 2018

Kontroversi yang Mengikuti Fifty Shades

Serial film Fifty Shades selama ini, memang dikenal sebagai film yang penuh dengan keromantisan dan erotisisme. Seri pertamanya, Fifty Shades of Grey, bahkan dilarang tayang di beberapa negara, termasuk Indonesia. Adegan seks dalam film tersebut mencapai hingga total 20 menit. Hitungan tersebut pun bisa dibilang lebih banyak dari film-film romantis kebanyakan. Walaupun begitu, Universal Pictures, masih tetap lanjut untuk memproduksi trilogi Fifty Shades hingga seri terakhir, sesuai dengan novelnya.

Fifty Shades of Grey juga telah menarik kritik, akibat penggambaran cerita BDSM (Bondage Domination Submission And Masochism). Beberapa pelaku BDSM menyatakan jika jalan cerita tersebut membingungkan BDSM, dengan menampilkan pelecehan serta menyajikannya sebagai patologi yang harus diatasi, dan juga menunjukkan teknik BDSM yang salah, dan bahkan mungkin berbahaya.

Dennis Schnurr, seorang Uskup Agung dari Cincinnati, mengatakan pada bulan Februari 2015. “Alur cerita disajikan sebagai romansa, namun tema utamanya adalah bahwa perbudakan, dominasi, dan sadomasokisme, merupakan hal normal dan menyenangkan.”

Stop Porn Culture, organisasi anti-pornografi, juga menyerukan pemboikotan film berdasarkan buku, karena adegan seksnya yang melibatkan perbudakan dan kekerasan. Beberapa kritikus juga telah menyatakan keprihatinannya, jika sifat hubungan pasangan utama bukanlah BDSM sama sekali, namun merupakan karakteristik dari hubungan yang kasar.

Pada tahun 2013, Profesor Amy E. Bonomi, seorang ilmuwan sosial, melakukan sebuah penelitian dimana seri buku-buku tersebut dibaca oleh beberapa orang. Hal ini dinilai sebagai karakteristik dalam kekerasan pasangan intim, untuk pelecehan emosional dan kekerasan seksual. Studi tersebut bahkan menemukan bahwa hampir setiap interaksi antara pasangan dalam cerita tersebut, Ana dan Christian, secara emosional kasar, termasuk mengintai, intimidasi, dan isolasi.

Fifty Shades Freed Kemungkinan Akan Kembali Dicekal di Indonesia

Bulan Februari bisa dikatakan sebagai bulan yang paling romantis bagi beberapa orang. Suasana kasih sayang terasa sangat melekat. Dan bisa dimengerti apabila produser film Fifty Shades Freed lebih memilih momen hari kasih sayang sebagai saat yang tepat untuk merilis film andalan mereka. Hal yang juga dilakukan di dua sekuel sebelumnya, Fifty Shades of Grey dan Fifty Shades Darker.

Namun sepertinya, para penonton di Indonesia yang sudah menunggu kehadiran seri trilogi terakhir Fifty Shades tersebut, akan kembali dibuat gigit jari. Sebab film tersebut kemungkinan akan sulit untuk bisa tayang di Indonesia.

Yang menjadi perhitungan adalah karena film Fifty Shades Freed diprediksi memiliki banyak adegan-adegan 18 tahun keatas. Sehingga wajar jika banyak pihak yang meragukan Lembaga Sensor Film (LSF) bakal mengizinkan film tersebut ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia.

Akan tetapi, tak ada salahnya jika kita berharap untuk film Fifty Shades Freed, trilogi terakhir dari seri Fifty Shades ini, akan berhasil ditayangkan di Indonesia pada bulan Februari mendatang. Menarik untuk ditunggu!

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: