Kesehatan

Kasus Aktif-Kematian COVID-19 RI Sama-sama Naik, Ini Catatan Sepekan Terakhir

Kasus Aktif-Kematian COVID-19 RI Sama-sama Naik, Ini Catatan Sepekan Terakhir

Jakarta - Sejak Indonesia mencatat kasus Omicron per 15 Desember 2021 lalu, terlihat tren kenaikan kasus harian COVID-19 signifikan. Hari ini, Selasa (25/12/2021) kasus harian menembus lebih dari 4 ribu.Begitu juga dengan kasus aktif COVID-19, sudah ada 24.856 orang yang dirawat terkait COVID-19. Naik 3.989 kasus dari hari sebelumnya.Berikut riwayat penambahan kasus aktif COVID-19 sepekan terakhir: Selasa (25/1/2022): 24.856 kasusSenin (24/1/2022): 20.867 kasusMinggu (23/1/2022): 18.891 kasusSab…
Riwayat Penambahan Kasus COVID-19 RI Sepekan hingga Nyaris 5 Ribu

Riwayat Penambahan Kasus COVID-19 RI Sepekan hingga Nyaris 5 Ribu

Jakarta - Indonesia mencatatkan 4.878 kasus baru COVID-19, Selasa (25/1/2022), sehingga total kasus positif menjadi 4.294.183 kasus. Tren penambahan kasus secara konsisten cenderung meningkat dalam sepekan terakhir.Jumlah kasus baru sempat tembus angka 3 ribu, tepatnya 3.205, pada 21 Januari. Namun pada 22-23 Januari, angkanya kembali turun ke level 2 ribu, berturut-turut 2.925 kasus dan 2.927 kasus.Data penambahan kasus dalam sepekan terakhir adalah sebagai berikut: 25 Januari 4.87824 Januari 2…
Sebaran 4.878 Kasus COVID-19 RI 25 Januari: DKI Tertinggi 2.190, Jabar 1.238

Sebaran 4.878 Kasus COVID-19 RI 25 Januari: DKI Tertinggi 2.190, Jabar 1.238

Jakarta - Indonesia mencatat sebanyak 4.878 kasus baru COVID-19, Selasa (25/1/2022). Total kasus aktif kini sebanyak 24.856.DKI menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 2.190. Disusul oleh Jawa Barat total 1.238 kasus, dan Banten dengan total 844 kasus.Detail perkembangan virus Corona COVID-19 di Indonesia adalah sebagai berikut:Kasus positif bertambah 4.878 menjadi 4.294.183Pasien sembuh bertambah 869 menjadi 4.125.080Pasien meninggal bertambah 20 menjadi 144.247Tercatat sebanyak 259.675 …
Update Corona RI 25 Januari: 4.878 Kasus Baru, 869 Sembuh, 20 Meninggal

Update Corona RI 25 Januari: 4.878 Kasus Baru, 869 Sembuh, 20 Meninggal

Jakarta - Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 4.878, Selasa (25/1/2022). Total kasus positif menjadi 4.294.183, sembuh 4.125.080, dan meninggal 144.247.Spesimen yang diperiksa sebanyak 259.675, kasus aktif sebanyak 24.856, dan suspek yang diamati sebanyak 7.483.Detail perkembangan virus Corona COVID-19 di Indonesia adalah sebagai berikut: Kasus positif bertambah 4.878 menjadi 4.294.183Pasien sembuh bertambah 869 menjadi 4.125.080Pasien meninggal bertambah 20 menjadi…
Komnas KIPI Buka Data Laporan Efek Serius Vaksin Anak, Lebih Rendah dari Dewasa

Komnas KIPI Buka Data Laporan Efek Serius Vaksin Anak, Lebih Rendah dari Dewasa

Jakarta - Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius dipastikan jauh lebih rendah ketimbang usia dewasa. Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Irawan Satari membeberkan perbedaan data efek samping serius pada usia dewasa dan kelompok anak.Usia 31-45 tahun: 122 kasusUsia 18-30 tahun: 97 kasusUsia 59 tahun ke atas: 77 kasusUsia 46-59 tahun: 68 kasusUsia 12-17 tahun: 19 kasusUsia 6-11 tahun: 1 kasus"Dari segi umur, KIPI pada usia muda lebih rendah dari yang usia produktif dan lansia. Jadi tidak benar ji…
Ada Juga di Tangsel hingga Bandung, Ini Sebaran Transmisi Lokal Omicron di RI

Ada Juga di Tangsel hingga Bandung, Ini Sebaran Transmisi Lokal Omicron di RI

Jakarta - Data New All Record Kementerian Kesehatan hingga 22 Januari mencatat peningkatan kasus COVID-19 signifikan dalam empat pekan terakhir. Angka kasus harian mulai didominasi transmisi lokal, tidak lagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).Dalam waktu yang sama, 90,1 persen kasus konfirmasi nasional disumbang transmisi lokal. Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia Pandu Riono mengingatkan masyarakat untuk segera divaksinasi booster, jika sudah men…
Pakar IDI Nilai PTM Tak Aman Digelar Usai Omicron Melonjak

Pakar IDI Nilai PTM Tak Aman Digelar Usai Omicron Melonjak

Jakarta - Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Zubairi Djoerban menilai, pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi seharusnya dilakukan ketika positivity rate kurang dari 5 persen.Zubairi mengatakan, idealnya sekolah sudah bisa dibuka dan aman jika positivity rate sudah berada di angka 3 persen. Jika di atas itu, akan rawan untuk siswa."Agak aman ketika di bawah 5 persen, dan aman banget kala 3 persen," tulis Prof Zubairi dalam akun Twitter pribadi…
Beda dengan Henti Jantung, Ini Faktor Pemicu Serangan Jantung

Beda dengan Henti Jantung, Ini Faktor Pemicu Serangan Jantung

Jakarta - Maura Magnalia Madyaratri, putri sulung Nurul Arifin meninggal dunia hari ini, Selasa (25/01/2022). Dikabarkan Maura meninggal akibat penyakit jantung.Hal tersebut pun diungkapkan langsung oleh Nurul Arifin saat dihubungi oleh detikcom. "Iya betul (meninggal dunia). Baru tadi malam, dia sih jam 02.00 WIB," kata Nurul Arifin menangis.Suami Nurul Arifin, Mayong Suryolaksono menyatakan bahwa putri sulungnya meninggal akibat henti jantung. "Dia kalau penyebab sakitnya kan henti jantung, te…
Yang Divaksin AstraZeneca Merapat! Booster Ini Paling Banyak Tingkatkan Antibodi

Yang Divaksin AstraZeneca Merapat! Booster Ini Paling Banyak Tingkatkan Antibodi

Jakarta - Vaksin booster Moderna meningkatkan antibodi penerima vaksin AstraZeneca 32,30 kali lebih tinggi dibandingkan dengan dua vaksin booster lain, Pfizer dan AstraZeneca. Data tersebut merupakan hasil penelitian yang dikutip dari jurnal Munro tahun 2021.Data itu dijabarkan langsung oleh dokter sekaligus pegiat media sosial dr Adam Prabata melalui unggahan akun Instagramnya @adamprabata, Selasa (25/1/2022)."Vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksinasi yang banyak didapatkan oleh pendudu…
Anak Nurul Arifin Meninggal Henti Jantung, Cek Bedanya dengan Serangan Jantung

Anak Nurul Arifin Meninggal Henti Jantung, Cek Bedanya dengan Serangan Jantung

Jakarta - Putri sulung artis senior Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri, meninggal dunia pada Selasa (25/1/2022) karena henti jantung. Informasi ini disampaikan suami Nurul, Mayong Suryo Laksono.Sang putri mengalami sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak, sempat dibawa ke rumah sakit."Dia kalau penyebab sakitnya kan henti jantung, terus tadi kami bawa ke rumah sakit pukul 05.00 WIB pagi, dinyatakan meninggal 05.37 WIB. Jadi ada waktu 37 menit. Dari rumah sudah lemas dan dingin. Ka…