Siap-siap! Pakar Prediksi Gelombang 3 COVID-19 RI di Februari-Maret 2022

Jakarta

Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman memprediksi bahwa gelombang ketiga COVID-19 akan terjadi pada Februari atau Maret tahun ini. Hal ini dipicu oleh peningkatan kasus COVID-19 varian Omicron.

“Prediksi kasar saya di antara Februari-Maret 2022 ini, yang jelas jumlah kasus infeksinya bisa lebih besar dari dua kali Delta,” terang Dicky saat dihubungi detikcom, Selasa (11/1/2022).

Kabar baiknya, pasien yang bergejala sedang hingga berat di rumah sakit diperkirakan tak lebih tinggi dari yang terjadi pada gelombang sebelumnya, saat diamuk varian Delta.

“Prediksinya tidak akan sebesar Delta, tetapi bisa setengah dari ketika Delta terjadi. Ini juga nanti dipengaruhi oleh 3M, 3T, dan vaksinasi,” tutup Dicky.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin RI sebelumnya juga mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, tingkat fatalitas infeksi Omicron tercatat rendah. Dari 414 kasus Omicron yang dilaporkan, ‘hanya’ dua orang yang bergejala COVID-19 sedang atau membutuhkan perawatan oksigen.

Karenanya, pemerintah akan mengalihkan fokus perawatan pasien Omicron untuk isolasi atau karantina di rumah. Nantinya, ada 17 telemedicine yang menyiapkan konsultasi dan obat gratis bagi pasien Omicron isolasi mandiri.


Terima kasih telah membaca artikel

Siap-siap! Pakar Prediksi Gelombang 3 COVID-19 RI di Februari-Maret 2022