Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H

Minal ‘Âidîn wal Faizîn
Minal ‘Âidîn wal Faizîn

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H

Bagi kaum muslim yang mampu menundukan hawa nafsu duniawi selama bulan suci Ramadhan dan dapat mengoptimalkan ibadahnya dengan penuh rasa ikhlas, maka Idul Fitri sejatinya adalah hari kemenangan baginya, dimana pada hari ini Allah Swt akan memberikan penghargaan istimewa yang selalu dinantikan oleh siapapun, termasuk para nabi dan umat shaleh, yaitu magfirah dan ridha-Nya, sebagai balasan atas amal baik yang sudah dilakukannya.

Namun kembali muncul pertanyaan, puasa kita diterima atau tidak ya? apakah yang kita lakukan ini hanya dilihat sebagai ritual-simbolik, cuma sebatas menahan lapar dan dahaga. Jawabannya adalah, Allahu ‘alam, kita manusia tidak akan tahu. Diterima ataupun tidak, itu adalah keputusan mutlak yang hanya Allah Swt yang boleh mengatakan dan mengetahuinya. Kita manusia hanya perlu untuk tetap menjalankan ibadah dan berbuat baik kepada sesama kita manusia. Namun, ada indikasi bilamana seseorang akan dianggap berhasil menjalankan ibadah puasanya, yaitu ketika kualitas personal dan sosialnya meningkat. Saat hatinya dipenuhi hawa keimanan dan saat hatinya sanggup berempati juga peka atas kemalangan yang terjadi terhadap lingkungan sekitarnya, maka itupun merukapan indikasi bahwa puasanya memberikan peningkatan untuk menjadi lebih baik bagi mahluk hidup disekitarnya.



Pengamalan juga penghayatan yang baik terhadap bulan ramadhan akan membawa kita untuk kembali kepada fitrah sejati sebagai seorang makhluk sosial, selain punya hak, juga punya kewajiban, individu dan sosial. Itulah mengapa ucapan selamat hari raya Idul Fitri selalu diikuti dengan ucapan Minal ‘Âidîn wal Faizîn, yang artinya “Semoga kita termasuk orang yang kembali pada fitrah sejati dan mendapatkan kedamaian di dunia maupun di akhirat”. Disamping sebagai doa juga harapan, ucapan inipun seperti pengingat, jika puncak prestasi tertinggi bagi kita yang menjalankan ibadah puasa yaitu kembali kepada fitrahnya.



Makna Idul Fitri

Semenjak Idul Fitri diresmikan menjadi hari raya nasional umat Islam di Indonesia, tepatnya sejak tahun II H. kita umat muslim disunahkan untuk selalu merayakannya sebagai simbol ungkapan syukur atas kemenangan jihad akbar melawan hawa nafsu duniawi selama bulan suci Ramadhan. Akan tetapi Islam tidak menghendaki perayaan simbolik yang terkesan terlalu bermewah diri sebenarnya. Apalagi sampai memaksakan diri. Islam menganjurkan perayaan Hari Raya ini dengan tafakur tentang perbuatan kita selama hidup.

Maka, makna Idul Fitri yang sejatinya seharusnya adalah untuk menjadi lebih baik bagi sesama kita manusia. Karena Islam diciptakan atas dasar ajaran yang damai. Dimana makna Idul Fitri itu sendiri pun seharusnya dapat membawa kita ke bagaimana kita menjadi seseorang yang dapat lebih membawa kedamaian bagi keluarga, teman, dan lingkungan sekitar kita.


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H
Minal ‘Âidîn wal Faizîn
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: