Ridwan Kamil Ungkap Kelebihan Jika Vaksin Corona Dibuat di Bandung

Jakarta

Indonesia tengah mempersiapkan kandidat vaksin yang diproduksi di dalam negeri, yaitu vaksin merah putih, GX-19, Sinopharm, dan Sinovac. Vaksin Sinovac ini diproduksi oleh Bio Farma yang telah melakukan uji klinis fase ketiga.

Vaksin ini telah melewati fase 3 di Bandung, Jawa Barat yang dijadwalkan berjalan selama 6 bulan dan target selesai pada Januari 2021. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan vaksin yang diproduksi di Bandung ini memiliki berbagai kelebihan.

“Kelebihannya karena diproduksi di Bandung, maka harganya murah,” ujarnya dalamwebinarYouTube, Kamis (3/9/2020).

“Jumlahnya bisa kita atur. Kita tidak bisa dikendalikan oleh barang, kalau barang jadi kita kan diimpor vaksinnya, nanti diatur antar negara…wah panjang,” imbuhnya.

Berdasarkan data hasil uji klinis tahap awal kandidat vaksin Sinovac, CoronaVac bisa menginduksi terbentuknya antibodi dan memperkuat sistem imunitas tanpa efek samping yang merugikan. Bio Farma pun menargetkan vaksin ini bisa diproduksi pada kuartal pertama 2021.

Dalam pemaparannya, Ridwan meminta dukungan dan doa agar vaksin yang tengah diproduksi ini bisa segera hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, jika vaksin ada, pandemi yang melanda Indonesia saat ini bisa dikatakan berakhir.


Terima kasih telah membaca artikel

Ridwan Kamil Ungkap Kelebihan Jika Vaksin Corona Dibuat di Bandung