Silakan Daftar Dan Registrasi SIM Card Anda Sebelum Berakhir

IDRTimes.com – Apakah kamu sudah melakukan registrasi SIM card yang kamu miliki? Jika belum, silakan daftar dan registrasi SIM card anda sebelum berakhir pada tanggal 28 Februari 2018 nanti. Registrasi SIM card tersebut harus divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga yang kamu miliki.

Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengimbau para pengguna gawai untuk segera melakukan registrasi sebelum batas pendaftaran habis, untuk menghindari pemblokiran layanan telekomunikasi milik kamu. Total hingga tanggal 21 Februari 2018 per pukul 07.30 WIB, pelanggan yang berhasil melakukan registrasi SIM card sudah mencapai 250.892.396.

Proyek registrasi SIM card ini dimulai berjalan sejak 31 Oktober 2017. Program ini sendiri merupakan cara negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan, tindak kejahatan, dan pelanggaran hukum dengan menggunakan sarana telepon seluler dan media elektronik lainnya. Registrasi SIM card ini juga akan memasuki batas akhir pada 28 Februari 2018.

Beberapa hari menuju batas akhir pendaftaran, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:



  1. Masyarakat siapapun diharuskan agar menggunakan data NIK dan Nomor KK secara benar dan sesuai dengan hak.
  2. Jika menggunakan data NIK serta KK yang bukan merupakan miliknya tanpa hak, adalah dilarang dan merupakan pelanggaran hukum.
  3. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan registrasi dengan NIK dan Nomor KK yang diunggah pihak yang tidak bertanggungjawab.
  4. Tujuan registrasi ulang ini adalah untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan. Serta meminimalisasi penipuan dan tindakan kejahatan serta termasuk memudahkan pelacakan ponsel yang hilang.

Baca juga: Ritual yang Dilakukan Valentino Rossi di Setiap Balapan

Selain upaya pemerintah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dari penipuan, serta tindakan kejahatan yang dilakukan via telepon seluler, registrasi SIM card ini juga menjadi cara pemerintah untuk menata data penduduk menuju single identity number. Caranya pun sangat mudah. Bagi anda yang ingin melakukan registrasi SIM card anda, cukup mengirim SMS ke 4444. Format yang digunakan sesuai dengan yang disediakan oleh masing-masing operator seluler.

Registrasi ini berlaku untuk semua pelanggan. Entah pelanggan lama maupun pelanggan baru. Selain dengan pesan singkat, registrasi juga bisa dilakukan melalui laman atau gerai masing-masing operator seluler. Persyaratannya juga tidak berbeda. Cukup dengan menyertakan informasi NIK dan KK, tidak perlu mengungkapkan nama ibu kandung yang dinilai riskan untuk dibeberkan.

Bagaimana jika kita tidak melakukan registrasi SIM card?

Peraturan tentang registrasi ini adalah wajib. Jadi jika masyarakat tidak menaatinya, maka akan ada risiko yang diberikan. Pertama, pemblokiran untuk layanan telepon dan SMS keluar, namun pelanggan masih bisa menerima telepon dan SMS masuk serta mengakses internet. Kemudian yang kedua, layanan telepon dan SMS masuk dan keluar diblokir, pelanggan hanya bisa menggunakan layanan internet. Tahap akhirnya, layanan telepon dan SMS baik masuk dan keluar serta layanan internet tidak bisa digunakan jika pelanggan belum juga melakukan registrasi ulang.

Selama masa pemblokiran, masyarakat masih bisa melakukan registrasi melalui SMS, laman resmi, atau langsung ke gerai operator seluler. Untuk para pelanggan yang belum melakukan registrasi, diharapkan mengikuti format yang benar. Namun, jika mengalami kendala terkait data kependudukan, maka diharapkan bisa menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

Keamanan data setelah registrasi tersebut dipastikan terjaga. Operator seluler juga dilarang keras untuk membocorkan data pribadi para pelanggan. Pemerintah juga mewajibkan sertifikasi ISO 27001 kepada operator layanan seluler yang mengatur keamanan informasi dalam pengelolaan data pelanggan. Jika terjadi pelanggaran, sanksi hukum akan menanti untuk para operator seluler tersebut.

Ayo daftarkan sekarang juga!

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: