Ransomware WannaCry yang Menghebohkan Dunia

Ransomware WannaCry yang Menghebohkan Dunia

Ransomware WannaCry sedang marak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Beberapa negara sudah menjadi korban malware ini. Sasaran malware ini adalah sistem jaringan komputer di beberapa instansi penting seperti rumah sakit. WannaCry ini bisa mengunci dokumen-dokumen yang penting di perusahaan ataupun rumah sakit sehingga pihak perusahaan atau rumah sakit tidak bisa mengakses dokumen tersebut. Jika ingin mengakses mereka harus membayar sejumlah uang tebusan. Beberapa perusahaan yang sudah diserang oleh WannaCry diantaranya adalah perusahaan otomotif terkenal Renault dan Nissan, perusahaan telekomunikasi di Spanyol, dan juga perusahaan  FedEx di Amerika.

Ransomware WannaCry
Ransomware WannaCry

Sekilas Tentang WannaCry

Ransomware WannaCry ini dibuat oleh para hacker untuk menyerang sistem dalam komputer dengan menembus sistem keamanannya. Data dalam komputer yang sudah terkena malware ini akan dikunci dan dalam komputer tersebut akan muncul pesan yang menyuruh pemilik komputer untuk mengirimkan sejumlah uang tertentu apabila ingin mengakses kembali datanya. Pihak penyebar WannaCry ini biasanya mengancam korban akan menghapus dokumen tersebut jika uang tebusan tidak diberikan. Tentunya hal ini bisa merugikan perusahaan atau rumah sakit yang diserang.

Cara Kerja WannaCry



WannaCry ini biasanya masuk ke komputer pengguna melalui link-link tertentu yang muncul ketika pengguna sedang browsing. Cara lainnya yaitu dikirim melalui spam email. Malware ini akan mulai bereaksi ketika pengguna mengklik link atau spam email tersebut. Apabila ransomeware WannaCry ini sudah menginfeksi komputer Anda, maka data-data penting yang ada dalam komputer Anda akan dicuri dan dienkripsi sehingga Anda pun akan kesulitan untuk bisa mengaksesnya kembali. Jadi, berhati-hatilah ketika sedang browsing dan muncul link-link yang aneh. Jangan sembarangan mengklik link tersebut ataupun spam yang muncul di email Anda, terutama ketika Anda sedang menggunakan komputer kantor tempat Anda bekerja. Tipe dokumen yang sering terinfeksi WannaCry yaitu Excel, Word, powerpoint, pdf, jpg, maupun zip.





Upaya Pencegahan

Beberapa upaya pencegahan agar terhindar dari malware ini yaitu:

  • Update OS (Operation System)

Salah satu cara menghindari ransomware WannaCry yaitu dengan melakukan update OS (Operation System) komputer Anda secara teratur. Update OS ini biasanya termasuk update sistem keamanan sehingga WannaCry tidak bisa masuk ke sistem yang ada di komputer Anda. Sistem operasi yang sering diserang oleh malware ini adalah windows. Namun, windows sendiri sudah menyediakan update untuk meningkatkan faktor kemanannya.

  • Antivirus dan Internet Security

Anda juga perlu memasang antivirus dan internet security untuk meningkatkan keamanan sistem ketika Anda sedang browsing. Rajin-rajinlah mengupdate antivirus yang Anda install dalam komputer. Antivirus ini bisa menjadi tameng datangnya virus-virus yang bisa membahayakan sistem maupun data yang ada di komputer Anda.

  • Backup Data

Jangan lupa untuk membackup data penting sehingga Anda pun tidak kebingungan ketika sewaktu-waktu data tersebut dibutuhkan.

Bitcoin

Pihak penyerang biasanya meminta tebusan dalam bentuk bitcoin. Kenapa harus bitcoin? Hal ini dikarenakan penyerang bisa merahasiakan identitasnya sehingga bitcoin tersebut tidak bisa dilacak diterima oleh siapa.

Cara Mengatasi WannaCry

Apabila komputer Anda sudah diserang oleh ransomware WannaCry, maka Anda jangan panik. Jangan buru-buru mengikuti perintah dalam pesan yang muncul dan mengirimkan sejumlah uang tebusan ke pihak penyerang. Hal tersebut dikarenakan belum tentu data yang telah dicuri tersebut akan dikembalikan lagi oleh pihak penyerang. Sebaiknya Anda juga tidak perlu menghapus data-data yang sudah dienkripsi tersebut karena Anda bisa mengembalikan data yang terkunci ketika decryption tools untuk malware tersebut ditemukan.

 

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: