Puasa Idul Adha Bisa Bermanfaat untuk Hadapi Corona Loh, Ini Penjelasannya

Jakarta

Sebagian umat muslim menjalani ibadah puasa sunah menjelang Idul Adha. Terkait hal tersebut, tahukah kamu bahwa puasa Idul Adha bisa jadi kebiasaan yang bermanfaat dalam masa pandemi COVID-19.

Ahli kesehatan jantung anak, dr Piprim Basarah Yanuarso, menjelaskan hal ini berhubungan dengan sifat virus Corona yang membutuhkan glukosa untuk berkembang cepat. Puasa ditambah diet ketogenik diharapkan dapat membatasi asupan karbohidrat yang menjadi sumber glukosa sehingga virus lebih sulit berkembang di dalam tubuh.

“Persiapkan diri kita sebaik mungkin agar jika dia (virus Corona -red) hadir dan membajak sel tubuh kita, dia engga bisa berbiak leluasa,” pesan dr Piprim beberapa waktu lalu.

“Jadilah host yang buruk dan jutek bagi virus COVID-19 itu. Jangan kasih jamuan mewah untuknya dengan kadar gula darah yang tinggi dan selalu asyik makan karbohidrat di awal invasi virus,” lanjutnya.

Studi yang dipublikasi di jurnal Annals of Nutrition and Metabolism 2020 telah melihat bagaimana diet keto dan puasa intermiten dapat meredam dampak infeksi COVID-19. Dalam laporan, peneliti dari University of Sharjah menyarankan agar puasa dilakukan ditambah dengan diet kaya buah, sayur, minyak kelapa, dan zaitun.

Beberapa penelitian lain juga mengaitkan bagaimana diet ketogenik dan puasa bisa jadi cara efektif untuk mengontol komorbid, seperti diabetes dan obesitas. Kedua kondisi tersebut diketahui dapat meningkatkan kemungkinan gejala infeksi COVID-19 yang buruk.


Terima kasih telah membaca artikel

Puasa Idul Adha Bisa Bermanfaat untuk Hadapi Corona Loh, Ini Penjelasannya