Mozilla Berhenti untuk Lanjutkan Kerjasama Iklan di Facebook

Bacaan Asik – Sebuah peramban web lintas gratis, Mozilla membuat pengumuman jika pihaknya akan menghentikan segala hal yang berkaitan untuk beriklan di Facebook. Platform media sosial buatan Mark Zuckerberg tersebut saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan. Mozilla pun kini telah mengambil sikap. Hal ini membuat Mozilla berhenti untuk lanjutkan kerjasama iklan di Facebook.

Facebook ditengarai sedang mengalami masalah keamanan. Media sosial terbesar di dunia itu kini sedang terkait dengan pelanggaran privasi penggunanya, yang mulai menyebar ke dalam ekosistem industri teknologi global.

Chief Operating Officer Mozilla, Denelle Dixon menulis dalam sebuah tulisan di blog tentang kepastian tersebut. Dixon menjelaskan setelah pihaknya menemukan kebijakan Facebook dalam kasus Cambridge Analytica, dimana terdapat sejumlah pengaturan yang menghasilkan celah yang besar. Lubang tersebut pun bisa membuat para pengembang aplikasi dari pihak ketiga, untuk mendapatkan akses ke dalam data hingga jumlah yang besar.

“Mozilla berhenti sementara untuk melakukan iklan di Facebook,” sebut Dixon.



Cambridge Analytica; Perusahaan Konsultan Politik

Cambridge Analytica sendiri merupakan perusahaan konsultan politik, yang diketahui telah membawa data dari sebanyak kurang lebih 50 juta pengguna Facebook. Pengambilan data ini dipercaya sebagai upaya untuk memenangkan Donald Trump sebagai presiden pada pemilihan presiden Amerika Serikat beberapa saat yang lalu.

Baca juga: Seragam Sekolah Paling Unik yang Ada di Dunia

Mozilla pun membuat sebuah petisi yang menginginkan Facebook melakukan perbaikan atas pengaturan privasi mereka untuk para pengguna jejaring sosial tersebut. Mozilla juga beranggapan jika banyak pengguna Facebook di seluruh dunia seolah-olah direnggut privasinya, bahkan para pengguna pun tidak mengetahui hal tersebut.

Perusahaan peramban web tersebut pun menginginkan Facebook untuk merubah pengaturan yang sebelumnya diterapkan oleh jejaring sosial tersebut. Pengaturan sebelumnya dianggap membebaskan pihak ketiga dalam mengakses data pengguna mereka. Hal tersebut termasuk edukasi, tempat tinggal, profesi, serta pelbagai unggahan yang disertakan oleh para penggunanya di profil mereka.

Privasi dan keamanan merupakan satu dari empat aspek yang difokuskan oleh Mozilla untuk bisa menciptakan internet sehat. Di samping inovasi, inklusi digital, desentralisasi, dan juga literasi. Dan masih dalam tulisan yang sama, Dixon juga menjelaskan apabila Mozilla telah mendukung ucapan Mark Zuckerberg. Pemilik Facebook tersebut berjanji akan memperbaiki pengaturan privasi pengguna Facebook.

“Di saat Facebook mengambil langkah tegas untuk mengubah bagaimana sistem pembagian data penggunanya, terutama dalam memperbaiki pengaturan privasi terhadap aplikasi pihak ketiga, kami akan mempertimbangkan untuk kembali,” pungkas Dixon.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: