Kasus Bayi Meninggal ‘Dipaksa’ Lahir Normal, Kemenkes Siapkan Tim ke Jombang

Jakarta

Nama Rohma Roudotul Jannah (29) mencuat setelah viral kisahnya yang diduga dipaksa lahiran normal oleh RSUD Jombang. Pihak Rohma menyatakan telah mendapatkan rekomendasi operasi caesar dari puskesmas, namun hasil indikasi medis RSUD Jombang menyatakan Rohma mampu melahirkan normal.

Namun, persalinan Rohma tidak berjalan lancar. Nahas, bayi yang dikandung Rohma akhirnya meninggal saat tim dokter spesialis kandungan berupaya menangani distosia bahu.

Merespons kasus ini, Kementerian Kesehatan RI menyatakan akan malakukan pengecekan terhadap kasus ini. Pihak Kemenkes RI akan mengklarifikasi langsung pihak RSUD Jombang.


“Kami akan siapkan iya, iya, tim kami akan ini yah kami akan coba dulu kontak ke Jombang semoga bisa cepat berjalan,” ucap dr Siti Khalimah Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, ditemui detikcom, Rabu (3/8/2022).

“Memang belum yah ke sana, kami akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” sambungnya.

Ia menyatakan timnya masih mengurus beberapa kasus lain dan akan segera menyiapkan tim untuk mengurus kasus RSUD Jombang.

“Tadi pagi saya ada laporan juga, dari rumah sakit (lain), saya lagi tugaskan tim saya ke sana, ini lagi ngurus itu dulu, tapi bukan yang di Jombang yah,” bebernya.

“Karena setiap ada keluhan kan kami harus respons, jadi yang itu (kasus RSUD Jombang) saya belum,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus ini juga telah dimediasi oleh Komisi D DPRD Kabupaten Jombang yang memanggil semua pihak terkait untuk melakukan sesi hearing.


Terima kasih telah membaca artikel

Kasus Bayi Meninggal ‘Dipaksa’ Lahir Normal, Kemenkes Siapkan Tim ke Jombang