Counterpoint Ungkap Oppo Rajai Pasar Indonesia di Q3-2021

Jakarta, – Berbeda dari data Canalys yang mengungkap Vivo menjadi vendor yang paling banyak mengapalkan smartphone ke Indonesia pada kuartal ketiga 2021, hasil riset Counterpoint justru menunjukkan Oppo yang menjadi penguasa smartphone tanah air untuk periode Juli-September 2021.

Sebenarnya penjualan smartphone di Indonesia sedang mengalami penurunan 6% pada kuartal ketiga 2021. Penyebabnya seperti yang kita ketahui bahwa secara global industri teknologi sedang mengalami kekurangan komponen semikonduktor.

Namun ditengah penjualan smartphone sedang mengalami penurunan, justru Oppo salah satu vendor yang tidak terpengaruh pada hal tersebut. Karena data dari Counterpoint Oppo dapat menempati posisi teratas dengan pangsa pasar 22% di Indonesia.

Lalu diikuti oleh Samsung yang mendapatkan peringkat ke 2, dengan pangsa pasar di Indonesia 19% ini adalah peningkatan sebesar 3% dari Q3 tahun 2020 lalu, dan beberapa vendor yang terkena imbas dari wilayah Vietnam yang sedang mengalami lockdown kasus Covid-19.

BACA JUGA : Counterpoint: Motorola Top 3 Vendor Ponsel di Amerika

Karena terlihat dari beberapa vendor yang terkena dampak dari pemulihan produksi di Vietnam seperti Vivo, Xiaomi dan Realme. sama-sama mengalami penurunan yang berada diposisi secara berurutan yaitu tiga, empat, dan lima.

Selain penurunan peringkat tiga vendor smartphone tersebut juga mengalami penurunan kinerja dari tahun sebelumnya, karena masing masing vendor mendapatkan persentase yang turun dari Q3 tahun 2021 lalu.

Seperti Vivo pada tahun 2020 lalu memiliki persentase 20% lalu Q3 2021 mengalami penurunan di 18%, dan Xiaomi sebagai brand yang paling banyak fansnya di Indonesia justru mengalami penurunan persentase juga dari 20% pada 2020 lalu turun ke 18% di Q3 2021.

Sebelumnya Xiaomi sempat menaikan harga dari beberapa produknya pada bulan Oktober, seperti Redmi 9A, Redmi 9C, POCO M3 Pro 5G, dan Redmi Note 10 5G. yang diakui Xiaomi karena dampak kelangkaan komponen.

Untuk vendor smartphone yang paling muda yaitu realme, juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya tapi sebenarnya terhitung stabil, karena ia hanya mengalami penurunan 1% dari tahun sebelumnya.

Counterpoint juga memprediksi masalah kelangkaan chipset untuk smartphone tampaknya akan tetap ada hingga tahun depan. Hal ini tentunya akan terus menjadi imbas pertumbuhan yang berjalan melambat di industri smartphone.

TONTON VIDEO INI : 

[embedded content]
Terima kasih telah membaca artikel

Counterpoint Ungkap Oppo Rajai Pasar Indonesia di Q3-2021