Artikel Unik

KN Trisula P.111 – Kapal Patroli SAR KPLP dengan Perangkat Navigasi Canggih

KN Trisula P.111 – Kapal Patroli SAR KPLP dengan Perangkat Navigasi Canggih

Dari puluhan armada kapal militer dan sipil yang dikerahkan dalam misi evakuasi Sriwijaya Air SJ-182, tersebutlah salah satunya KN Trisula P.111 yang dilibatkan pada fase awal operasi. Kapal tersebut dioperasikan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), lembaga dibawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Dari penampakannya, KN Trisula tergolong punya desain yang modern, bahkan kapal patroli ini punya radar intai dan navigasi yang terbila…
Dioperasikan di Malam Hari, Inilah ROV ECA Hytec H800 dalam Misi Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

Dioperasikan di Malam Hari, Inilah ROV ECA Hytec H800 dalam Misi Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

ECA Hytec H800 saat diuji coba turun ke air dari KRI Rigel 933 (Kompas TV) Dalam misi evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182, KRI Rigel 933 dengan kelengkapan sonar tercanggihnya menjadi andalan utama bagi tim SAR untuk menemukan bagian besar dari pesawat dan tentunya black box. Namun, keunggulan kapal riset Hidro Oseanografi ini tak hanya dalam hal sonar, KRI Rigel 933 juga membawa Remotely Operated Vehicle (ROV) alias robot bawah air canggih dan menjadi kelengkapan organik dari kapal riset buat…
Hari ini, 9 Tahun Lalu, Chengdu J-20 Sang Penantang F-22 Raptor Terbang Perdana

Hari ini, 9 Tahun Lalu, Chengdu J-20 Sang Penantang F-22 Raptor Terbang Perdana

Tepat hari ini, 9 tahun lalu, persisnya pada 11 Januari 2011, jagad dirgantara global mencatat peristiwa penting, dimana telah terbang untuk pertama kalinya jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 “Mighty Dragon”. Dengan terbangnya J-20, menorehkan Cina sebagai pemain di sektor produsen jet tempur steath, lantaran sebelum J-20, lini jet tempur stealth yang operasional di dunia baru diisi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. Baca juga: Heboh Foto Y-20 Kunpeng Lakukan Air Refueling dengan Jet Tempur…
Selat Hormuz Memanas, Iran Sukses Luncurkan Rudal Udara ke Udara ‘Sidewinder’ dari Drone Karrar

Selat Hormuz Memanas, Iran Sukses Luncurkan Rudal Udara ke Udara ‘Sidewinder’ dari Drone Karrar

Bukan sekedar propaganda, Iran dalam teknologi pengembangan drone secara tak langsung telah membutikan kemampuannya. Meski banyak dikatakan tak secanggih drone lansiran Barat dan Israel, namun apa yang telah dilakukan drone kamikaze milisi Houthi Yaman saat menyerang instalasi vital di Arab Saudi, menyiratkan kapabilitas drone Iran. Dan di tengah tensi politik yang meninggi di Terusan Suez, Iran kembali membetot perhatian dunia. Baca juga: Houthi Tampilkan Tiga Rudal Udara ke Udara Buatan Rusia …
Korps Marinir (Ukraina) Pesan 60 unit Ranpur BTR-4EM

Korps Marinir (Ukraina) Pesan 60 unit Ranpur BTR-4EM

(Defense Express) Lama tak terdengar kabar tentang ranpur BTR-4, setelah tiba di Indonesia pada September 2016, debut ranpur amfibi produksi Ukraina ini memang kurang begitu moncer, lantaran pesanannya tak dilanjutkan karena pihak user (Korps Marinir TNI AL) tidak puas dengan performa ranpur berpenggerak 8×8 ini. Meski begitu, ada kabar dari negeri asal panser amfibi ini, dimana BTR-4 diwartakan telah meraih order dari Korps Marinir Ukraina (Ukrainian Naval Infantry Corps). Baca juga: Gelombang …
KN SAR 301 Wisnu, Kapal ‘Besar’ Pertama di Titik Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

KN SAR 301 Wisnu, Kapal ‘Besar’ Pertama di Titik Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

Kehadiran kapal besar yang dilengkapi kemampuan SAR menjadi krusial dalam fase awal upaya pencarian dan evakuasi pada jatuhnya pesawat di laut. Berdasarkan keterangan dari pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) di Breaking News TVOne (9/1/2021), disebutkan KN SAR 301 Wisnu adalah kapal besar pertama yang hadir di lokasi titik diduga jatuhnya Boeing 737-500 PK-CLC Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami hilang kontak sesaat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Baca juga: ROV Ocean Modules V8 – Robo…
Mantap Jadi Blue Water Navy, Inilah Desain Kapal Induk Ringan Korea Selatan

Mantap Jadi Blue Water Navy, Inilah Desain Kapal Induk Ringan Korea Selatan

(Janes.com) Setiap angkatan laut di dunia tentu punya cita-cita luhur, seperti bagaimana di masa depan mampu memproyeksikan kekuatan lautnya secara optimal, terlebih bila yang disasar adalah kekuatan di kategori blue water navy. Dan ini rupanya tergambar jelas dalam konsep pembangunan armada Angkatan Laut Korea Selatan, dimana belum lama ini diperlihatkan desain awal kapal induk ringan (next-generation light aircraft carrier). Baca juga: Ikuti Jepang, Korea Selatan Persiapkan Kapal Induk untuk T…
Inggris Akuisisi Rudal Jelajah Spear 3 untuk Armada Jet Tempur F-35B

Inggris Akuisisi Rudal Jelajah Spear 3 untuk Armada Jet Tempur F-35B

Sebagai mitra strategis dalam pengembangan jet tempur stealth F-35 Lightning II, sudah barang tentu Inggris ingin sesuatu yang ‘lebih’ untuk melengkapi arsenal F-35-nya. Guna memantapkan taringnya, pada 6 Januari lalu, Kementerian Pertahanan Inggris telah mengikat kontrak dengan MBDA untuk pengadaan rudal jelajah mini anti kapal Spear (Select Precision Effects At Range) 3 senilai US$750 juta. Baca juga: Bawa Dua Skadron F-35B, Kapal Perang (Induk) Terbesar Inggris HMS Queen Elizabeth Bersiap ke …
Mengadopsi Rancangan Strategic Sealift Vessel, PT PAL Luncurkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991

Mengadopsi Rancangan Strategic Sealift Vessel, PT PAL Luncurkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991

Mengawali tahun 2021, Satuan Kapal Bantu (Satban) TNI AL mendapatkan perkuatan kapal baru, persisnya pada Kamis, 7 Januari lalu, PT PAL Indonesia telah meluncurkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 sebagai Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS). Meski dari desain mengacu pada LPD (Landing Platform Dock), namun kapal ini mengedepankan improvement teknologi rancang bangun SSV (Strategic Sealift Vessel), yaitu model kapal angkut amfibi produksi PT PAL yang kini telah dioperasikan oleh AL Filipina. Baca juga:…
Perancis Tawarkan India Bangun Basis Produksi Rafale, Inilah Syaratnya

Perancis Tawarkan India Bangun Basis Produksi Rafale, Inilah Syaratnya

(Dassault Aviation) Setiap manufaktur persenjataan tentu berharap besar bisa mendapatkan kontrak pengadaan lanjutan, untuk itu beragam strategi telah jamak dipersiapkan, seperti opsi alih teknologi sampai tawaran produksi bersama dalam wujud joint venture dengan mitra lokal. Terkait hal tersebut, Dassault Aviation sebagai produsen jet tempur kondang Rafale, telah menawarkan kepada India agar mampu memproduksi Rafale dalam program “Made in India Rafale.” Baca juga: Khawatir Serangan Rudal Iran, P…