Artikel Unik

MBDA dan Rheinmetall Berkolaborasi Wujudkan Sistem Senjata Laser untuk AL Jerman

MBDA dan Rheinmetall Berkolaborasi Wujudkan Sistem Senjata Laser untuk AL Jerman

(MBDA) MBDA dan Rheinmetall, adalah dua nama besar dalam jagad industri alutsista global, terasuk di Indonesia, nama keduanya dikenal sebagai pemasok papan atas kebutuhan persenjataan bagi TNI. Lantas ketika keduanya ‘disatukan’ dalam satu program pengebangan sistem senjata, maka bisa diproyeksikan seperti apa hasilnya kelak. Belum lama ini, diwartakan MBDA dan Rheinmetall bersatu dalam program pengembangan senjata laser untuk kebutuhan Angkatan Laut Jerman. Baca juga: Hancurkan Sasaran Berupa D…
Pakistan Terima Lima Unit Drone Kombatan CH-4 Rainbow dari Cina

Pakistan Terima Lima Unit Drone Kombatan CH-4 Rainbow dari Cina

Seolah mengikuti jejak Indonesia, Pakistan, sebagai negara yang dikenal sebagai sekutu Cina, diwartakan baru saja menerima kedatangan lima unit drone Cai Hong 4 (Rainbow-4/CH-4). Kelima drone itu dikirim oleh kontraktor pertahanan China Aerospace Long-March International Trade Co Ltd (ALIT) pada 15 Januari lalu. Baca juga: Panglima TNI: Indonesia Akan Datangkan Enam Unit Drone Kombatan MALE CH-4 Rainbow Dikutip dari quwa.org (23/1/2021), disebutkan kelima drone CH-4 akan dioperasikan oleh Angkat…
Turki Luncurkan Frigat Istanbul Class, Pertama Kali Asli Rancangan Dalam Negeri

Turki Luncurkan Frigat Istanbul Class, Pertama Kali Asli Rancangan Dalam Negeri

Industri maritim dan pertahanan Turki memasuki babak baru, setelah pada 23 Januari 2021, Negeri Ottoman untuk pertama kalinya meluncurkan frigat yang dibangun dari rancangan asli dalam negeri. Di bawah program MILGEM, telah meluncur TCG Istanbul dengan nomer lambung F-515. Terasa spesial, peluncuran yang sempat tertunda akibat cuaca buruk tersebut, dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Baca juga: AL Turki Lakukan Uji Tembak Atmaca, Rudal Anti Kapal Produksi Dalam Negeri TCG Istanbul…
PT DI Kirim Helikopter Super Puma NAS332 C1+ untuk Skadron Udara 6 TNI AU

PT DI Kirim Helikopter Super Puma NAS332 C1+ untuk Skadron Udara 6 TNI AU

(PT DI) Setelah pada 26 Januari lalu mengirimkan pesawat angkut ringan NC-212i untuk Skadron Udara 4, masih untuk kebutuhan TNI AU, hari Jumat, 29 Januari 2021, PT Dirgantara Indonesia kembali mengirimkan alutsista pesanan TNI AU, yaitu helikopter angkut multiguna Super Puma NAS332 C1+ yang akan dioperasikan Skadron Udara 6. Baca juga: PT DI Kirim Unit Perdana NC-212i untuk Skadron Udara 4 TNI AU Dari siaran pers yang diterima IDRTimes, PT Dirgantara Indonesia (DI) melakukan ferry flight …
Misterius, Israel Kirim Dua Unit Drone Heron MKII ke Sebuah Negara di Asia

Misterius, Israel Kirim Dua Unit Drone Heron MKII ke Sebuah Negara di Asia

Jagad dunia drone kembali diramaika dengan kabar misterius dari Israel, setelah Israel Aerospace Industries (IAI) mewartakan akan mengirimkan dua unit drone intai MALE (Medium Altitude Long Endurance) Heron MKII ke salah satu negara di Asia yang identitasnya dirahasiakan. Heron MKII sendiri tergolong barang baru, lantaran baru diperkenalkan IAI saat Singapore AirShow 2020. Baca juga: Singapore AirShow 2020 – Israel Tampilkan Heron MKII, Drone MALE untuk Tugas Mata-mata Dikutip dari Janes.com (25…
Tanpa Basa-basi, Yunani Borong 18 Unit Rafale, 12 Diantaranya adalah Bekas Pakai

Tanpa Basa-basi, Yunani Borong 18 Unit Rafale, 12 Diantaranya adalah Bekas Pakai

Ibarat tanpa banyak basa-basi, Yunani dan Perancis pada 25 Januari lalu telah menuntaskan kesepakatan kontrak pengadaan 18 unit jet tempur Rafale besutan Dassault Aviation. Kontrak yang disepakati senilai 1,92 miliar euro atau setara US$2,35 miliar. Terdiri dari 12 unit Rafale bekas pakai Angkatan Udara Perancis dan 6 unit merupakan Rafale produksi baru. Baca juga: Wow! Perancis Tawarkan 12 Unit Jet Tempur Rafale Bekas Pakai Dikutip dari Janes.com (25/1/2021), disebutkan kontrak tersebut ditanda…
Forum Energy Technologies Luncurkan Kapal Selam Penyelamat Canggih, Bisa Menyelam 600 Meter dan Bawa 17 Penumpang

Forum Energy Technologies Luncurkan Kapal Selam Penyelamat Canggih, Bisa Menyelam 600 Meter dan Bawa 17 Penumpang

(Forum Energy Technologies) Keberadaan kapal selam penyelamat atau submarine rescue vehicle (SRV) kerap tak diprioritaskan oleh kebanyakan negara. Alasan harga memang menjadi faktor utama, sehingga pengadaannya kadang sulit teralisasi. Namun, apabila terjadi kondisi darurat yang memerlukan upaya penyelamatan awak kapal selam, maka wahana SRV lah yang menjadi tumpuan, terlebih bila kapal selam kandas di kedalaman ratusan meter. Terkait dengan hal tersebut, ada kabar anyar datang dari Forum Energy…
Dengan Terbang Non Stop dari Perancis, India Terima Batch Ketiga Jet Tempur Rafale

Dengan Terbang Non Stop dari Perancis, India Terima Batch Ketiga Jet Tempur Rafale

(Reuters) Mengikuti berita seputar jet tempur Rafale memang menarik, terlebih ada harapan dari warganet agar penempur ini kelak benar-benar bisa diakuisisi Indonesia. Dan ada kabar dari Negeri Anak Benua, bahwa batch alias gelombang pengiriman ketiga Rafale telah tiba di Lanud Jamnagar, India pada Rabu kemarin. Dalam komposisi yang sama dengan batch kedua, tiga unit Rafale diterbangkan dari Perancis ke India secara langsung, tidak lagi menggunakan model ferry flight seperti batch pertama. Baca j…
ZBD-04 – Ranpur IFV Amfibi Produksi Cina dengan Desain Mirip BMP-3

ZBD-04 – Ranpur IFV Amfibi Produksi Cina dengan Desain Mirip BMP-3

Ada yang unik saat Cina tak ada dalam daftar nama pengguna ranpur amfibi BMP-3 series, pasalnya BMP-3 termasuk IFV (Infantry Fighting Vehicle) terbaik di pasaran, dan dibuat oleh Rusia, yang notabene produk Rusia ‘rajin’ dibeli oleh Cina. Rupanya, Cina tak membeli BMP-3 dari Rusia bukan karena tak suka dengan desain dan kemampuannya, justru nyatanya Cina telah memproduksi ranpur ‘copy’-an BMP-3, yang meski mirip dari desain, tetapi ada beberapa penyesuaian pada bagian internal. Baca juga: Eksklu…
Taiwan Bangun Landing Platform Dock dengan Sistem Senjata Setara Frigat

Taiwan Bangun Landing Platform Dock dengan Sistem Senjata Setara Frigat

Meski doktrin militer Taiwan adalah bertahan (dari serangan Cina Daratan), namun bukan berarti negeri yang dianggap separatis oleh Beijing tersebut tak memiliki kapal amfibi. Faktanya justru Angkatan Laut Taiwan kini mengoperasikan tiga unit Landing Ship Tank (LST) dan satu unit Landing Platform Dock (LPD), yang kesemuanya adalah bekas pakai Angkatan Laut Amerika Serikat. Baca juga: LPD Type 071 – Kapal Angkut Amfibi Untuk Mimpi Ekspansi Militer Cina Bagi Taiwan, pertahanan aktif adalah suatu ke…