Artikel Unik

‘Lupakan’ Kemampuan Stealth, Pertama Kalinya F-35A Australia Tampil dalam Konfigurasi Persenjataan Penuh

‘Lupakan’ Kemampuan Stealth, Pertama Kalinya F-35A Australia Tampil dalam Konfigurasi Persenjataan Penuh

(Commonwealth of Australia, Department of Defence) Bila di Indonesia sedang ramai atas kabar kemajuan dalam ‘kontrak’ pengadaan 36 unit jet tempur Rafale, maka lain halnya di Australia. Dengan santuy, Negeri Kanguru yang menjadi sekutu Amerika Serikat ini untuk pertama kalinya memperlihatkan sosok jet temput stealth F-35A Lightning II dalam konfigurasi persenjataan ‘lengkap.’ Baca juga: Tiga F-35A Tiba (Lagi) di Australia, Sudah 33 Unit F-35 Mendarat di Negeri Kanguru Disebut lengkap, lantaran k…
Batal Dibeli Filipina, Frigat Maestrale Class Justru Diakuisisi Indonesia

Batal Dibeli Filipina, Frigat Maestrale Class Justru Diakuisisi Indonesia

Bagi Angkatan Laut Filipina, keberadaan frigat multirole semi stealth Jose Rizal Class adalah sebuah kebanggaan, betapa tidak, dua unit kapal perang produksi Hyundai Heavy Industries (HHI) ini, statusnya dibeli dalam kondisi baru dari Korea Selatan, sesuatu yang terbilang langka dalam pengadaan alutsista di Negeri Pinoy. Baca juga: AL Filipina Resmi Operasikan BRP Antonio Luna, Unit Kedua Frigat Jose Rizal Class Namun, tahukan Anda, bahwa sebelum akhirnya memutuskan mengakuisisi dua unit frigat …
Bersaing di Program “Light Aircraft Carrier”, Daewoo dan Hyundai Tampilkan Desain Kapal Induk

Bersaing di Program “Light Aircraft Carrier”, Daewoo dan Hyundai Tampilkan Desain Kapal Induk

Rancangan kapal induk DSME (Foto: Janes.com) Selain LIG Nex1 dan Hanwha Systems yang bersaing dalam “CIWS-II,” masih dari industri pertahanan Korea Selatan, dua galangan besar asal Negeri Ginseng, yaitu Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) and Hyundai Heavy Industries (HHI) juga bersaing dalam menawarkan desain rancangan kapal induk ringan (light aircraft carrier) untuk kebutuhan Angkatan Laut Korea Selatan – Republic of Korea Navy (RoKN). Baca juga: Bersaing di Program “CIWS-II,” L…
Singkirkan Tawaran Belanda, Jepang dan Inggris, Indonesia Akuisisi Enam Unit Frigat FREMM Italia

Singkirkan Tawaran Belanda, Jepang dan Inggris, Indonesia Akuisisi Enam Unit Frigat FREMM Italia

Ibarat kata, kedatangan ITS Carabiniere, yaitu frigat Bergamini Class FREMM (Frégate Européenne Multi-Mission) ke Jakarta pada Maret 2017, tidaklah sia-sia. Meski gagal menarik minat Australia, ruoanya empat tahun kemudian, atau tepatnya pada 10 Juni 2021, frigat FREMM Italia disebut-sebut telah menyingkirkan desain SIGMA 10514 yang ditawarkan Damen, Belanda, frigat 30FFM (Mogami Class) dari Mitsui, Jepang dan dan desain Arrowhead 140 dari konsorsium yang dipimpin oleh Babcock International, Ing…
Bersaing di Program “CIWS-II,” LIG Nex1 dan Hanwha Systems Tampilkan Rancangan Kanon Reaksi Cepat

Bersaing di Program “CIWS-II,” LIG Nex1 dan Hanwha Systems Tampilkan Rancangan Kanon Reaksi Cepat

Bagi Korea Selatan, pantang bila harus terus menerus mengimpor persenjataan. Dalam beberapa tahap wajar bila harus melakukan impor, tapi kebanyakan alutsista yang diimpor Negeri Ginseng, di kemudian hari, cepat atau lambat akan diproduksi secara lisensi di dalam negeri, bahkan tak sedikit, yang dikemudian hari diciptakan ulang dengan penyempurnaan dan meraih sukses di pasar ekspor. Baca juga: AL Korea Selatan Adopsi Kanon CIWS Phalanx Generasi Terbaru, Ini Kemampuannya Selain sukses di pasar kap…
Komatsu Type 60 – Bukti Jepang Pernah Andalkan Ranpur dengan Senjata Tanpa Tolak Balik

Komatsu Type 60 – Bukti Jepang Pernah Andalkan Ranpur dengan Senjata Tanpa Tolak Balik

Selain Angkatan Darat Venezuela yang melakukan kreasi dengan memodifikasi ranpur AMX-13 menjadi pengusung recoilless rifles/gun (senjata tanpa tolak balik/STTB) multi laras. Dari Negeri Matahari terbit, rupanya juga punya pengalaman menarik tentang ranpur lapis baja yang berperan sebagai self propelled recoilless gun. Baca juga: AMX-13 M50 Ontos – Varian Khas Venezuela dengan Senjata Tanpa Tolak Balik Jauh lebih kecil dan ringan dari tank AMX-13, Pasukan Bela Diri Darat Jepang pernah mengoperasi…
AMX-13 M50 Ontos – Varian Khas Venezuela dengan Senjata Tanpa Tolak Balik

AMX-13 M50 Ontos – Varian Khas Venezuela dengan Senjata Tanpa Tolak Balik

Ada beberapa kesamaan alutsista antara Indonesia dan Venezuela, seperti kedua negara sama-sama mengoperasikan kapal selam Type 209/1300, kemudian di lini ranpur lapis baja, kedua negara merupakan pengguna tank ringan AMX-13 dan Alvis Scorpion. Terkhusus tentang AMX-13, Angkatan Darat Venezuela juga mengperasikan beberapa varian AMX-13 dalam jumlah besar. Baca juga: AMX-13 LAR-160 – Self Propelled MLRS Kolaborasi Perancis dan Israel Seperti halnya yang dilakukan TNI AD, program retrofit pada AMX-…
NT-43A “RAT 55” – Boeing 737 ‘Tua’ Tapi Paling Misterius di Arsenal AU AS

NT-43A “RAT 55” – Boeing 737 ‘Tua’ Tapi Paling Misterius di Arsenal AU AS

(Rob Lace/TheDrive.com) Warganet pemerhati alutsista kerap bertanya, betapa tuanya usia pesawat intai maritim Boeing 727-200 yang dioperasikan Skadron Udara 5 TNI AU, mengingat dengan adopsi seri 737-200, diketahui pesawat tersebut sudah mengabdi lebih dari tiga dekade. Namun, jangan keliru, ternyata Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) faktanya juga masih mengoperasikan pesawat dari platform 727-200, bahkan yang dimaksud terbilang pesawat paling misterius dengan kerahasiaan maksimal di arsenal…
Foto Satelit Indikasikan AL Cina Serius Kembangkan FC-31 Gyrfalcon untuk Beroperasi dari Kapal Induk

Foto Satelit Indikasikan AL Cina Serius Kembangkan FC-31 Gyrfalcon untuk Beroperasi dari Kapal Induk

(Foto: Istimewa) Sampai saat ini, Angkatan Laut Cina masih mengandalkan jet tempur Shenyang J-15 untuk menghadapi peperangan udara di atas lautan. Praktis kondisi tersebut membuat Beijing tidak nyaman di tengah mimpi ekspansinya. Bila lawan di seberang sudah mengoperasikan jet tempur berkemampuan stealth yang dioperasikan di kapal induk (F-35B Ligntning II), maka Cina pun telah mempersiapakan kuda-kuda untuk itu. Baca juga: Digadang Dapat Beroperasi dari Kapal Induk, FC-31 Gyrfalcon Tampil denga…
KRI Polux 935 – Kapal Riset Hidro Oseanografi dari Platform Kapal Patroli PC-40

KRI Polux 935 – Kapal Riset Hidro Oseanografi dari Platform Kapal Patroli PC-40

(Foto: tempo.co) Armada kapal patroli di kelas PC-40 sudah banyak dioperasikan TNI AL, dan akan terus diproduksi hingga sekitar 40-an unit. Galangan yang memproduksi pun tidak hanya satu, melainkan dipercayakan pada dua galangan swasta nasional, yaitu PT Palindo Marine PT Karimun Anugerah Sejati. Baca juga: PT Karimun Anugrah Sejati Luncurkan Dua Kapal Patroli PC-40 untuk Satrol Koarmabar Sebagai kapal patroli, tupoksi kapal patroli PC-40 lebih dipercayakan untuk kebutuhan Satuan Kapal Patroli (…