Artikel Unik

Produsen Kanon Hanud ZU-23-2 Kebanjiran Pesanan dari Negara di Afrika

Produsen Kanon Hanud ZU-23-2 Kebanjiran Pesanan dari Negara di Afrika

(Defense Express) Meski termasuk sebagai senjata hanud konvensional, namun, kanon twin gun ZUR kaliber 23 mm atau dikenal juga sebagai ZU-23-2, masih saja laris manis di pasar internasional. Selain dipercaya sebagai arsenal pada Arhanud TNI AD, rupanya sejumlah negara masih mengorder kanon VSHORAD (Very Short Range Air Defence) produksi Polandia ini. Baca juga: PILICA Anti-Aircraft Missile System – Optimalkan Kanon 23mm/ZUR Komposit Rudal Grom Dikutip dari Defense Express (1/4/2021), disebutkan …
Hari ini dalam Sejarah, Pesawat Intai EP-3E ARIES AL AS Jadi ‘Tahanan’ di Pulau Hainan

Hari ini dalam Sejarah, Pesawat Intai EP-3E ARIES AL AS Jadi ‘Tahanan’ di Pulau Hainan

1 April 2001, menjadi momen yang tidak menyenangkan bagi militer Amerika Serikat di Pasifik, persisnya pada tanggal tersebut, telah terjadi “Hainan Island incident,” dimana sebuah pesawat intai EP-3E ARIES II terpaksa mendarat darurat di basis militer Cina di Pulau Hainan. Sebanyak 24 awak pesawat intai itu ditahan dan diinterogasi oleh otoritas Cina, hingga akhirnya dibebaskan 10 hari kemudian. Baca juga: Perkuat ‘Cengkraman’ di Laut Cina Selatan, Beijing Bangun Dok yang Bisa Menampung Kapal In…
Cina Luncurkan Kapal Selam Nuklir Terbesar di Dunia, Type-100 “New God of Submarines”

Cina Luncurkan Kapal Selam Nuklir Terbesar di Dunia, Type-100 “New God of Submarines”

(HI Sutton – navalnews.com) Gelar Typhoon Class sebagai kapal selam (nuklir) terbesar di dunia, tidak lama lagi bakal tumbang. Pasalnya ada kabar yang menyebut Cina telah meluncurkan Type-100 ‘Sun Tzu’ Class. Tidak main-main, Type-100 yang merupakan kapal selam nuklir punya panjang sekitar 210 meter dan lebar 30 meter. Jauh lebih besar dari dimensi kapal selam kebanggaan Rusia, Typhoon Class. Baca juga: Cina Perbesar Fasilitas Produksi Kapal Selam AIP di Wuhan Sebagai perbandingan, Typhoon Class…
Australia Canangkan Program Pembuatan Rudal Nasional, Bisa Serap 2.000 Lapangan Kerja Baru

Australia Canangkan Program Pembuatan Rudal Nasional, Bisa Serap 2.000 Lapangan Kerja Baru

Cara Australia untuk mendongkrak industri pertahanan di dalam negeri, boleh jadi bisa membuat warganet Indonesia iri, pasalnya dengan perencanaan yang jelas, ditambahkan sokongan anggaran yang besar, pemerintahan Negeri Kanguru sanggup menggandeng beragam manufaktur alutsista global untuk mau diajak berivenstasi di dalam negeri, yang secara langsung membuka lapangan pekerjaan baru. Baca juga: Nyaris Macet, Australia dan Perancis Sepakati Perjanjian untuk Lanjutkan Pembangunan Kapal Selam Attack …
Saab Gripen Sukses Uji Coba Terbang Menggunakan Komponen Hasil Cetak 3D

Saab Gripen Sukses Uji Coba Terbang Menggunakan Komponen Hasil Cetak 3D

(Saab) Saab belum lama ini membuat terobosan penting dalam pembuatan komponen untuk jet tempur Gripen. Persisnya pada 19 Maret 2021, Gripen D (tandem seat) yang bertolak dari Bandara Linkoping, Swedia, berhasil melakukan uji coba terbang menggunakan komponen yang berasal dari teknologi cetak 3D (3D printed). Ini meupakan terobosan besar, pasalnya cetak 3D dapat digunakan di masa depan untuk perbaikan kerusakan pesawat di medan perang. Baca juga: Menanti Operasional Gripen E, AU Brasil Terima Uni…
Korps Marinir AS Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Tenggelamnya Ranpur AAV (LVTP-7)

Korps Marinir AS Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Tenggelamnya Ranpur AAV (LVTP-7)

Setelah delapan bulan sejak musibah tenggelamnya ranpur amfibi AAV (LVTP-7), Korps Marinir AS (USMC) akhirnya merilis hasil investigasinya atas kecelakaan yang menewaskan sembilan personel, yaitu terdiri dari delapan prajurit marinir dan seorang pelaut. Laporan investigasi yang dirilis pada 25 Maret 2021, menyebutkan adanya masalah pada kendaraan (mechanical error) dan manusia (human error). Baca juga: AAV (LVTP-7) Korps Marinir AS Tenggelam dalam Latihan, Satu Tewas dan Delapan Pasukan Hilang D…
KRI Pulau Rimau 724 (Kondor Class) Berhasil Menetralisir Ranjau di Perairan Kota Makassar

KRI Pulau Rimau 724 (Kondor Class) Berhasil Menetralisir Ranjau di Perairan Kota Makassar

(TNI AL) Satu hari pasca ledakan bom bunuh diri yang menyasar Gereja Katedral di Makassar, pada hari Senin, 29 Maret 2021, terjadi ledakan di wilayah Perairan Kota Makassar, tepatnya di sekitar Perairan Makassar New Port (MNP). Namun, ledakan di perairan itu bukan berasal dari aksi terorisme, melainkan kapal penyapu ranjau KRI Pulau Rimau 724 yang termasuk dalam Kondor Class, berhasil menetralisir ranjau sisa Perang Dunia II. Baca juga: Kondor Class – Penyapu Ranjau TNI AL dari Era Perang Dingin…
Korps Paskhas Tampilkan Instalaza C90-CR Sebagai Senjata Bantuan

Korps Paskhas Tampilkan Instalaza C90-CR Sebagai Senjata Bantuan

(Twitter @Korpaskhas_id) Sebagai satuan dengan kemampuan dasar infanteri lintas udara, prajurit Korps Paskhas TNI AU juga mengenal istilah senjata bantu infanteri (senbanif). Namun, komposisi dan jenis senjata yang digunakan untuk senjata bantuan bisa jadi tidak sama dengan senbanif yang digunakan pada infantri TNI AD dan Korps Marinir. Baca juga: Berdaya Gempur Tinggi, Inilah Senjata Bantu Infanteri Korps Marinir TNI AL Dikutip dari paskhas.mil.id, disebutkan pada 26 Maret 2021, Yonko 462 Paskh…
Seolah ‘Ikuti’ Indonesia, AU Singapura Terima Unit Perdana H225M Caracal

Seolah ‘Ikuti’ Indonesia, AU Singapura Terima Unit Perdana H225M Caracal

(Airbus.com) Singapura memang lebih dulu mengoperasikan helikopter serang AH-64 Apache, namun Indonesia lebih dulu sebagai operator helikopter angkut sedang serbaguna H225M Caracal. Persisnya Indonesia telah menerima unit perdana H225M Caracal (aka – EC-725 Super Cougar) pada November 2016, sementara Singapura baru pada 29 Maret 2021 menerima unit perdana H225M. Baca juga: Beda Penyebutan H225 Caracal dan EC725 Super Cougar, Mana Yang Benar? Sebagai informasi, berdasarkan kontrak pada tahun 2016…
Kecelakaan Fatal pada Kursi Pelontar Pembom Tu-22M3 Backfire, Tiga Awaknya Tewas

Kecelakaan Fatal pada Kursi Pelontar Pembom Tu-22M3 Backfire, Tiga Awaknya Tewas

Kecelakaan yang terkait kursi pelontar (ejector seat) pada pesawat militer masih menjadi momok yang menakutkan bagi para penerbang. Setelah kasus di Perancis, di mana penumpang panik di jet tempur Rafale B (tandem seat) yang berujung melontarkan diri via ejector seat. Kini ada kabar tragis dari Rusia, tiga awak pembom strategis Tupolev Tu-22M3 Backfire terpaksa harus meregang nyawa akibat masalah pada kursi pelontar. Baca juga: Bukan Hanya Kasus Rafale B, Penumpang Tarik Tuas Kursi Lontar Juga P…