Bukan soal Gay, IDI Ungkap Biang Kerok Cacar Monyet Kerap Dikaitkan dengan Seks

Jakarta

Cacar monyet yang kini mewabah marak disebut terkonsentrasi pada kelompok pria yang berhubungan seks dengan sesama dan bergonta-ganti pasangan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meluruskan, sebenarnya bukan seks sesama jenis yang memicu penularan virus cacar monyet. Melainkan, kontak kulit dengan kulit yang terjadi dalam aktivitas kontak seksual.

Hal tersebut dipaparkan oleh Ketua Satgas Monkeypox (cacar monyet) PB IDI sekaligus perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), dr Hanny Nilasari, SpKK. Ia menegaskan bahwa secara teori, virus cacar monyet menular lewat kontak kulit dengan kulit. Walhasil, kontak seksual menjadi aktivitas yang memicu penularan cacar monyet.

“Konsentrasinya memang banyak sekali dilaporkan, banyak kasus ini pada populasi khusus pada populasi gay, lesbian, dan HIV itu dilaporkan populasi yang cukup banyak terkena dampak dari monkeypox. Meskipun begitu masih secara teori bahwa dilaporkan, penularannya bukan hanya karena sexual contact,” jelasnya dalam konferensi pers IDI, Selasa (3/8/2022).


Lebih lanjut dr Hanny menjelaskan, virus cacar monyet paling mudah menular lewat sentuhan kulit dengan kulit, atau pertukaran mukosa pada mulut, anus, dan mata.

Artinya, risiko penularan cacar monyet tidak terbatas pada aktivitas seksual kelompok gay dan biseksual. Dengan cara penularan tersebut, segala aktivitas seksual terlepas dari kelompok populasinya bisa menjadi sarana penularan cacar monyet.

“Sexual contact tentu akan melakukan kontak yang sangat erat dari kulit ke kulit. Justru sebetulnya, yang menjadi concern kita bersama adalah kontak antara kulit ke kulit, atau mukosa ke mukosa misalnya mulut, daerah anus, daerah mata. Itu justru bisa mentransfer virusnya secara banyak,” jelasnya.

“Jadi bukan hanya konsentrasi pada populasi khusus ini, tapi semua yang melakukan kontak seks atau kontan berisiko juga menjadi risiko untuk mendapatkan kasus ini,” pungkas dr Hanny.


Terima kasih telah membaca artikel

Bukan soal Gay, IDI Ungkap Biang Kerok Cacar Monyet Kerap Dikaitkan dengan Seks