BPOM RI Juga Setujui Pil COVID-19 Molnupiravir untuk Pasien Corona

Jakarta

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Penny K Lukito menyebut sudah memberikan izin penggunaan obat pil COVID-19 Molnupiravir, besutan farmasi Amerika Serikat Merck and Co. Obat COVID-19 ini diyakini bisa mengurangi risiko keparahan dan kematian akibat terpapar COVID-19.

“Molnupiravir sudah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) BPOM RI,” beber Penny saat ditemui detikcom di kantor BPOM RI, Jakarta Pusat Senin (9/1/2022).

Penny tak merinci kapan izin Molnupiravir diberikan. Namun, Kementerian Kesehatan RI sebelumnya mengungkap obat pil COVID-19 tersebut akan diberikan kepada pasien COVID-19 bergejala ringan termasuk yang terpapar varian Omicron.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya Molnupiravir sudah tiba per Senin (3/1/2022). Adapun dosis obat atau pil COVID-19 tersebut akan diberikan jika terjadi peningkatan kasus yang signifikan.

Budi mengklaim, obat ini bisa menekan risiko naiknya laju keterisian pasien di rumah sakit.

“Hari ini kita akan datang Molnupiravir impor. Jadi kita akan simpan dulu, jadi kalau nanti ada apa-apa kita sudah siapkan obatnya,” terang Menkes Budi Gunadi dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1/2022).

“Ini (Molnupiravir) terbukti bisa mengurangi laju masuknya ke rumah sakit untuk orang-orang yang terkena COVID yang saturasinya masih di atas 94 persen,” tambah Menkes Budi.


Terima kasih telah membaca artikel

BPOM RI Juga Setujui Pil COVID-19 Molnupiravir untuk Pasien Corona