Ban yang Tak Pakai Tutup Pentil Lama Kelamaan Bisa Bocor Halus, Ini Sebabnya

Artikel Oto – Beberapa pemilik kendaraan barangkali masih ada yang belum begitu memahami apa fungsi dari tutup pentil ban. Meski ukurannya cukup mini, pentil ban mempunyai peran vital terkait performa ban.
National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni mengingatkan, pastikan tutup pentil selalu terpasang pada ban. Tujuannya, untuk menghindari kerusakan isi pentil akibat butiran, batu-batu kecil atau pasir yang masuk ke dalam pentil ban.
“Tutup pentil terlihat sepele, namun jika isi pentil rusak, tekanan angin akan berkurang lebih cepat dan dapat menyebabkan kerusakan ban,” ucapnya seperti dilansir kumparan.
Memperjelas fungsinya, Technical Training Analyst PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno menambahkan, tutup pentil tidak ada kaitannya mencegah angin keluar dari dalam ban. Fungsi tutup pentil ban lebih untuk melindungi komponen pentil itu sendiri. Karena bila valve tire ban pada pentil berkarat atau rusak, udara bisa menyelinap keluar, atau bocor halus.
Baca juga: Harga Seken Mitsubishi Mirage Makin Terjangkau, Mulai Rp70 Jutaan
“Karena yang menahan (udara keluar) pentilnya, atau valve tire itu sendiri,” jelas Endro. Ia melanjutkan, tutup pentil yang terbuat dari plastik juga memiliki usia pakai, yang lama kelamaan bisa getas. Jika sudah begitu, pemilik kendaraan perlu menggantinya dengan yang baru.
Di pasaran modelnya pun beragam, ada yang menyerupai bawaan, ada pula model aftermarket alias racing sehingga bisa mendongkrak penampilan kendaraan yang dimiliki. Yang juga harus diingat, sehabis isi angin pastikan bagian dalam tutup pentil ban dalam keadaan bersih, baru pasang kembali. Bukannya tidak mungkin ada kotoran yang nantinya bisa hinggap ke pentil ban kendaraan.
Adapun selain memeriksa kelayakan penutup pentil, dianjurkan juga untuk membersihkan batu kerikil yang bersarang di ban mobil. Kerikil kecil yang terselip di tapak ban seringkali tidak diperhatikan oleh pengendara. Walaupun sekilas tak terlihat berbahaya, kerikil yang terselip pada tapak ban dapat merusak ban serta, membahayakan pengendara, apalagi bila ban punya pola halus atau rapat.