Ada Lebih dari 200 Gejala Long COVID, Ini yang Paling Banyak Dikeluhkan

Jakarta

Sampai saat ini, para ilmuwan masih terus melakukan penelitian untuk mendapatkan pengetahuan lebih terkait penyebab long Covid. Umumnya, fenomena ini dialami oleh para penyintas COVID-19.

Long Covid merupakan kondisi di mana gejala bertahan dalam waktu yang cukup lama. Gejala ini bisa bertahan selama berbulan-bulan pasca pasien sembuh dari Corona.

Baru-baru ini, sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari University College London (UCL) mengungkapkan bahwa ada lebih dari 200 gejala long Covid yang berbeda di 10 sistem organ tubuh. Diketahui, para peneliti di studi ini juga pernah terpapar COVID-19 dan mengidap long Covid.

“Meski ada banyak diskursus publik seputar long Covid, hanya ada sedikit studi sistematis yang menyelidiki populasi ini (orang-orang yang mengalami long Covid),” kata ahli saraf di University College London, Athena Akrami, yang dikutip dari Science Alert, Senin (19/7/2021).

Akrami mengatakan hal inilah yang menyebabkan pengetahuan soal long Covid baru sedikit yang diketahui. Misalnya, seperti berapa lama gejala long Covid berlangsung, perkembangan dari waktu ke waktu, tingkat keparahan, dampaknya pada aktivitas sehari-hari, dan bagaimana orang yang mengalami long Covid bisa kembali sehat.

“Dalam pendekatan unik ini, kami telah menyelidiki para pengidap long Covid di seluruh dunia untuk membangun landasan bukti guna penyelidikan medis, peningkatan perawatan, dan anjuran untuk orang-orang yang mengalami long Covid,” jelas Akrami.

Selain itu, studi yang dilakukan UCL ini juga berhasil mengidentifikasi gejala-gejala long Covid yang bisa muncul. Berdasarkan data dari 3.762 responden di 56 negara, ada 203 gejala long Covid di 10 sistem organ yang teridentifikasi.

Apa saja gejala long covid yang paling banyak dikeluhkan? Simak selengkapnya di halaman berikutnya.


Terima kasih telah membaca artikel

Ada Lebih dari 200 Gejala Long COVID, Ini yang Paling Banyak Dikeluhkan