Fakta Unik

Dukung Angkutan Taktis, Angkatan Darat Thailand Tambah Pesanan Airbus C-295

Dukung Angkutan Taktis, Angkatan Darat Thailand Tambah Pesanan Airbus C-295

(Airbus.com) Populasi pesawat angkut sedang Airbus C-295 di kawasan Asia Pasifik bertambah lagi, yaitu dengan pesanan tambahan satu unit C-295 oleh Kementerian Pertahanan Thailand untuk kebutuhan Angkatan Darat Thailand, di mana dengan pesanan tambahan ini, menjadikan Puspenerbad Thailand kelak akan mengoperasikan tiga unit C-295 varian transport/utility. Baca juga: Pesawat Angkut Sedang C-295 A-2909 TNI AU Ditembaki di Pegunungan Bintang Papua Dikutip dari siaran pers Airbus.com (21/6/2021…
Inilah USS Wright CC-2 – Kapal Induk dengan Menara dan Antena Raksasa

Inilah USS Wright CC-2 – Kapal Induk dengan Menara dan Antena Raksasa

Kapal perang yang berperan sebagai pusat komando dan kendali (kodal) alias command and control ship, rasanya sudah jamak kita dengar. Dalam kemampuan yang terbatas, seperti TNI AL pun mempunyai beberapa kapal yang legendaris sebagai pusat kodal sejak era Operasi Trikora. Namun, ada yang unik dari sosok USS Wright, pasalnya inilah pertama kalinya dan satu-satuya ada kapal induk yang telah berubah peran sebagai kapal kodal. Baca juga: KRI Multatuli 561 – “Kapal Markas Yang Misterius” Meski wujudny…
Akhirnya! Kementerian Keuangan Setujui US$700 Juta untuk Pengadaan Dua Unit Pesawat Tanker

Akhirnya! Kementerian Keuangan Setujui US$700 Juta untuk Pengadaan Dua Unit Pesawat Tanker

Jalan berliku memang harus dilalui guna menggolkan pengadaan alutsista yang satu ini, pasalnya sejak tahun 2015 direncanakan pengadaannya, plus berkali-kali disebut oleh petinggi militer di Indonesia, barulah ada titik cerah pengadaannya pada masa pandemi ini. Yang dimaksud adalah pengadaan dua unit pesawat tanker multiguna untuk kebutuhan TNI AU. Baca juga: Tanggap Covid-19, Airbus A330 MRTT Perancis Dilengkapi Modul ICU dalam Misi Medevac Ada dua jenis pesawat tanker yang berkompetisi dalam re…
Pasifik Memanas, Gugus Tempur Armada Pasifik Rusia Dekati Hawaii

Pasifik Memanas, Gugus Tempur Armada Pasifik Rusia Dekati Hawaii

 (@OSINT_1) Kawasan Pasifik kini dilanda ketegangan, kali ini bukan karena aksi provokasi militer Cina versus Amerika Serikat, melainkan antara AS dengan gugus tempur Armada Pasifik Rusia. Seperti diwartakan media internasional, gugus tempur Armada Pasifik Rusia tengah berlayar mendekati Kepulauan Hawaii. Disebut gugus tempur, lantaran AL Rusia membawa banyak kapal perang guna mendekati sarang Armada Pasifik AS. Baca juga: RNS Varyag: “Supercarrier Killer,” Inilah Kapal Penjelajah Rudal And…
Gantikan Armbrust, Korps Marinir Thailand Mulai Gunakan Senjata Anti Tank M72 EC Mk1

Gantikan Armbrust, Korps Marinir Thailand Mulai Gunakan Senjata Anti Tank M72 EC Mk1

(Foto: Sompong Nondhasa/Battlefield Defense) Ada kesamaan selera antara militer Indonesia dan Thailand, salah satunya untuk adopsi senjata anti tank dan perkubuan sekali pakai (disposable), yaitu sama-sama mengadopsi Armbrust buatan Jerman. Namun, karena usia Armbrust yang sudah terbilang tua, yang mungkin usia pakainya telah lewat. Dan update kabar terbaru datang dari Korps Marinir Thailand yang telah mulai menggantikan Armbrust dengan jenis senjata baru. Baca juga: Armbrust – Senjata Anti Tank…
Iran Luncurkan “Shahin” – Kapal Pemburu Ranjau Berdesain Katamaran

Iran Luncurkan “Shahin” – Kapal Pemburu Ranjau Berdesain Katamaran

Kapal pemburu ranjau Shahin. Kabar bahwa militer Iran telah meluncurkan beragam jenis kapal perang produksi dalam negeri, baik kapal perang permukaan dan kapal selam, sudah lazim kita dengar. Namun, sejauh ini belum pernah terdengar Iran meluncurkan kapal pemburu dan penyapu ranjau. Hal ini terasa kontras, mengingat Iran selama ini dikenal sebagai pihak yang kerap dituduh menabur ranjau laut di sekitaran Selat Hormuz. Baca juga: Alexandrit Class – Generasi Terbaru Kapal Penyapu Ranjau AL Rusia D…
AU AS Kembangkan Drone Mikro dengan Tampilan dan Manuver Mirip Serangga

AU AS Kembangkan Drone Mikro dengan Tampilan dan Manuver Mirip Serangga

(Photo by Marcus Morton) Militer Amerika Serikat rupanya masih penasaran dengan pengembangan drone intai taktis berukuran nano atau mikro, setelah mengoperasikan Black Hornet 3 yang bobotnya lebih ringan dari sebungkus Indomie, kini diwartakan Angkatan Udara AS (US Air Force) tengah mengembangkan drone berukuran mikro dengan tampilan layaknya serangga. Baca juga: Perusahaan Asal Cina Rilis Nano Drone Kopian Black Hornet 3 Dikutip dari defence-blog.com (19/6/2021), disebutkan pihak AU AS telah me…
Kapal Induk USS Gerald R. Ford Jalani Uji Efek Ledakan Setara Gempa 3,9 Skala Richter

Kapal Induk USS Gerald R. Ford Jalani Uji Efek Ledakan Setara Gempa 3,9 Skala Richter

Pengujian yang satu ini rasanya tidak sembarang bisa dilakukan oleh setiap negara kala mempersiapkan kehadiran kapal perang barunya. Persisnya uji yang dimaksud adalah shock trial, alias pengujian untuk mengukur imbas akibat efek ledakan pada struktur kapal. Pada 18 Juni 2021, kapal induk nuklir USS Gerald R. Ford (CVN-78) telah merampungkan sesi pertama Full Ship Shock Trials yang dilakukan 100 mil dari Lapas Pantai Florida. Baca juga: Kapal Induk Nuklir USS Theodore Roosevelt Lintasi ALKI II, …
Awasi Ketat Garis Perbatasan, Korea Selatan Hadirkan Robot Pengintai di Atas Rel

Awasi Ketat Garis Perbatasan, Korea Selatan Hadirkan Robot Pengintai di Atas Rel

Meski sudah mengadopsi beragam alutsista canggih, tetap saja, sampai saat ini Korea Selatan masih menghadapi momok tersendiri bila berbicara tentang keamanan pada garis batas perbatasannya dengan Korea Utara. Mengingat kedua negara masih berstatus gencatan senjata, provokasi menjadi hal yang kerap terjadi di wilayah perbatasan yang dikenal sebagai DMZ atau Garis Demarkasi Militer. Baca juga: Tangkal Hujan Artileri, Korea Selatan Andalkan Arthur Radar Fire Finder Dan salah satu kiat terbaru yang …
Ukraina Tampilkan Gekata, Sistem AEW&C dengan Platform Drone Intai

Ukraina Tampilkan Gekata, Sistem AEW&C dengan Platform Drone Intai

(Defense Express) Faktanya, bukan perkara mudah untuk mengakuisisi pesawat intai dengan kemampuan peringatan dini atau kondang disebut Airborne Early Warning and Control (AEW&C). Sebagai buktinya, sejak Minimum Essential Force II bergulir pada periode 2015 – 2019, realisasi pengadaan pesawat AEW&C yang telah dicanangkan akan dibeli Indonesia, tak kunjung menuai kontrak apa pun. Baca juga: Australia Canangkan Penggantian E-7A Wedgetail, Bagaimana Nasib Indonesia untuk Punya AEW&C? Pen…