berita unik

Korea Selatan Ajukan Proposal Penambahan 20 Unit F-35A Lightning II

Korea Selatan Ajukan Proposal Penambahan 20 Unit F-35A Lightning II

Republik Ceko harus mengambil keputusan cepat untuk modernisasi jet tempur pasca 2027, akankah jadi mengakuisisi F-35 Loightning II ataukah memilih Gripen E/F? Bila yang dipilih Ceko adalah F-35, maka negeri di Eropa Timur ini harus bersaing keras di tengah antiran produksi F-35. Selain Lockheed Martin tengah menggarap orderan F-35 dari negara-negara Eropa Barat (NATO), faktanya Ceko harus bersaing dengan Korea Selatan untuk jadwal produksi F-35. Baca juga: Swedia Tawarkan Gratis 14 Unit Jet Tem…
Israel Shipyards Luncurkan Dua Unit Perdana Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class untuk AL Filipina

Israel Shipyards Luncurkan Dua Unit Perdana Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class untuk AL Filipina

Angkatan Laut Filipina terbilang progresif dalam membangun armada perangnya. Setelah pengadaan frigat dan korvet dari Korea Selatan, kemudian Landing Platform Dock (LPD) atau Strategic Sealift Vessel (SSV) Tarlac Class dari PT PAL Indonesia, tak ketinggalan pula modernisasi di lini kapal cepat. Dan menyambung berita pada Mei 2021, kini diwartakan dua unit perdana dari delapan unit Shaldag MKV Class telah diluncurkan oleh Israel Shipyards. Baca juga: AL Filipina Akuisisi Delapan Unit Kapal C…
Swedia Tawarkan Gratis 14 Unit Jet Tempur Gripen ke Ceko, Ini Penjelasannya!

Swedia Tawarkan Gratis 14 Unit Jet Tempur Gripen ke Ceko, Ini Penjelasannya!

Gripen C AU Ceko dalam NATO Tiger Meet. Seperti telah pernah dibahas pada artikel terdahulu, antara Ceko dan Hungaria punya kesamaan dalam adopsi jet tempur, yakni sama-sama mengandalkan Gripen C/D produksi Saab. Yang uniknya, kedua negara dengan alasan keterbatasan anggaran, memilih opsi leasing alias sewa guna Gripen dari Swedia. Dan ada kabar terbaru datang dari Swedia, yang menawarkan Ceko untuk kepemilikan armada 14 unit (12 unit Gripen C dan 2 unit Gripen D) secara gratis setelah masa sewa…
General Dynamics F-16XL – Ketika Elang Penempur Bersayap Delta, Punya Spesifikasi Garang

General Dynamics F-16XL – Ketika Elang Penempur Bersayap Delta, Punya Spesifikasi Garang

Dari segi usia (dilihat dari tanggal terbang perdana) F-16 Fighting Falcon lebih tua empat tahun ketimbang Dassault Mirage-2000 yang terbang perdana pada 10 Maret 1978. Meski begitu, rupanya manufaktur F-16 kala itu General Dynamics sempat kepincut dengan desain sayap delta yang menjadi ‘trademark’ Mirage-2000. Yang dimaksud F-16 bersayap delta adalah F-16XL yang terbang perdana pada 3 Juli 1982. Baca juga: Hari Ini 33 Tahun Lalu, Nyaris Milik TNI AU, Mirage-2000 Pernah Meliuk di Langit Kem…
General Dynamics Menangkan Proyek Pengadaan Tank Ringan untuk Angkatan Darat AS

General Dynamics Menangkan Proyek Pengadaan Tank Ringan untuk Angkatan Darat AS

Untuk pertama kalinya sejak berakhirnya era Perang Dingin, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) kembali mengorder tank ringan. Persisnya General Dynamics Land Systems (GDLS) pada 29 Juni 2022 telah mengumumkan, telah terpilih untuk memasok tank ringan dalam desain Mobile Protected Firepower (MPF). GDLS dalam proyek ini berhasil mengalahkan BAE Systems yang menawarkan desain tank ringan dari basis M8 Buford. Baca juga: AD Filipina Pilih Tank Ringan Sabrah, Bagaimana Nasib Medium Tank Har…
Angkatan Darat Filipina Resmikan Batalyon Artileri Baru dengan 12 Unit SPH Atmos 2000

Angkatan Darat Filipina Resmikan Batalyon Artileri Baru dengan 12 Unit SPH Atmos 2000

Angkatan Darat Filipina telah membentuk batalyon baru untuk mengoperasikan sistem senjata self propelled howitzer (SPH) beroda ban Atmos (Autonomous Truck Mounted howitzer System) 2000 yang belum lama didatangkan dari perusahaan Israel Soltam Systems (Elbit Systems). Resimen Artileri Angkatan Darat Filipina telah meresmikan unit baru, yakni Batalyon Artileri Lapangan ke-10 yang mengoperasikan 12 unit Atmos 2000. Baca juga: Filipina Terima Batch Pertama Atmos 2000 Self Propelled Howitzer dar…
TNI AL Bersiap Uji Coba Peluncuran Rudal Hanud VL Mica dan Torpedo A244/S Mod 3

TNI AL Bersiap Uji Coba Peluncuran Rudal Hanud VL Mica dan Torpedo A244/S Mod 3

Uji coba peluncuran rudal hanud VL Mica dari frigat Martadinata Class, menjadi sesuatu yang begitu dinanti oleh warganet di Indonesia. Alasannya sejak kedua frigat Martadinata Class dalam status full armament, belum pernah dilakukan uji coba peluncuran rudal hanud tersebut. Terlebih, Mica adalah rudal hanud pertama bagi TNI AL yang dilepaskan dengan model vertical launcher system (VLS). Terkhusus lagi, Mica adalah lompatan besar bagi TNI AL, yakni menjadi rudal hanud jarak sedang pertama yang di…
Perkuat Hanud Ibu Kota Negara, Maroko Terima VL Mica Ground Based Air Defence

Perkuat Hanud Ibu Kota Negara, Maroko Terima VL Mica Ground Based Air Defence

Maroko, negeri di Afrika Utara ini boleh dibilang lumayan loyal pada produk lansiran MBDA Systems. Setelah Angkatan Laut Maroko mengadopsi sistem rudal hanud VL (Vertical Launch) Mica M pada frigat SIGMA – RMNS Tarik Ben Ziad F613, maka Angkatan Darat Maroko juga mengadopsi sistem rudal hanud VL Mica dalam varian ground based. Sebagai catatan, Angkatan Laut Indonesia juga merupakan pengguna rudal hanud VL Mica, yakni dipasang pada frigat Martadinata Class. Baca juga: Akhirnya! PKR Martadina…
Buat Kejutan, Djibouti Pamerkan Drone Tempur Bayraktar TB2 dalam Parade Militer

Buat Kejutan, Djibouti Pamerkan Drone Tempur Bayraktar TB2 dalam Parade Militer

Djibouti, negeri di Afrika Timur yang dikenal ketempatan pangkalan militer Cina, belum lama ini menggelar perayaan HUT Kemerdekan ke-45 pada 27 Juni 2022. Dalam perayaan tersebut, turut dimeriahkan dengan parade dan defile alutsista. Dan yang menarik perhatian publik, baru diketahui bahwa Djibouti telah kedatangan aset tempur terbaru, yakni drone kombatan (UCAV) produksi Turki, Bayraktar TB2. Baca juga: Hadapi Drone Bayraktar TB2, Korvet Stealth Vasiliy Bykov Class Dipasangi Rudal Hanud Tor…
Hari Ini 34 Tahun Lalu, Terbang Perdana Su-27M, Cikal Bakal Sukhoi Su-35

Hari Ini 34 Tahun Lalu, Terbang Perdana Su-27M, Cikal Bakal Sukhoi Su-35

Hari ini, 34 tahun lalu yang bertepatan dengan 28 Juni 1988, menjadi momen bersejarah dalam jagad dirgantara kemiliteran, yakni dengan terbang perdana prototipe Sukhoi Su-27M. Yang dikemudian hari pasca bubarnya Uni Soviet, Rusia memberi kode baru Su-27M sebagai Sukhoi Su-35, yang disebut salah satu tujuannya untuk menarik pasar ekspor. Baca juga: KSAU: “Dengan Berat Hati Kita Harus Tinggalkan Rencana Pembelian Sukhoi Su-35” Empat belas pesawat diproduksi dan digunakan untuk pengujian serta…