Sejak Januari, Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Capai 248 Hektare

Pekanbaru

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau, terus meluas. Selama 2 bulan terakhir tercatat sudah 248 hektare lahan terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan karhutla sudah melanda 8 daerah di Riau. Luas lahan terbakar bervariasi, mulai 4 sampai 82 hektare.

“Luas lahan terbakar sejak Januari sampai hari ini kurang lebih 248,95 ha. Ini terjadi di 8 daerah,” terang Edwar kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Luas lahan terbakar tertinggi tercatat ada di Bengkalis, yakni mencapai 82 hektare. Selanjutya disusul Siak 45 hektare, Dumai dan Inihil masing-masing 40 hektare.

“Empat daerah lain terjadi kebakaran yakni Pelalawan 26 hektare, Kepulauan Meranti 4 hektare, Indragiri Hulu 5 hektare dan Rokan Hilir 5 hektare,” kata Edwar.

Terkait kebakaran lahan, pihaknya sudah menurunkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni. Termasuk bantuan pemadaman dari perusahaan di sekitar lokasi kebakaran.

Terpisah Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menyebut Pemprov Riau telah melakukan antisipasi karhutla sejak dini. Salah satunya menetapkan status siaga darurat karhutla lebih awal.

“Kita sudah lakukan antisipasi, dengan cepat kita menetapkan status siaga darurat karhutla. Ternyata ini mendapatkan apresiasi dari bapak presiden,” kata Edy di kantornya.

Edy berharap, apa yang sudah dilakukan Pemprov Riau bisa disinergikan dalam pelaksanaanya di lapangan. Sehingga pencegahan bisa dilakukan sejak awal agar karhutla tak meluas.

“Kalau sudah meluas, itu biaya mahal, bisa sampai triliunan. Butuh waktu yang lama dan personil yang banyak untuk mengatasinya. Jadi pencegahan harus dilakukan sejak awal,” katanya.

(ras/jbr)

Terima kasih telah membaca artikel

Sejak Januari, Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Capai 248 Hektare