Sedang I’tikaf di Masjid, Kelompok Anti-Pemerintah Turki Dibubarkan Paksa

Jakarta

Otoritas Turki membubarkan secara paksa aktivitas pengikut seorang tokoh Islam dari tiga masjid di Turki selatan. Kelompok tersebut dituding melakukan provokasi terhadap pembatasan COVID-19. Namun, mereka mengaku hanya melakukan i’tikaf di masjid.

Dilansir Reuters, Selasa (4/5/2021) pembubaran ini terekam dalam sebuah video. Rekaman itu menunjukkan polisi bentrok dengan sekelompok orang di sebuah masjid di provinsi Gaziantep pada hari Minggu (2/5/2021). Polisi secara paksa membawa mereka keluar, sementara beberapa orang berteriak bahwa mereka hanya membaca Al-Quran. Mereka disemprot dengan semprotan merica.

“Kami sedang membaca Al-Quran,” kata salah seorang dari mereka.

Turki telah memberlakukan penguncian penuh hingga pertengahan Mei untuk mencoba memangkas tingkat infeksi COVID-19 yang telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

Sholat di masjid tidak dilarang berdasarkan tindakan tersebut. Namun, pihak berwenang di Gaziantep mengatakan kelompok itu berusaha untuk membatasi diri di masjid selama hari-hari terakhir Ramadhan tanpa izin sebelumnya.

Kantor gubernur Gaziantep mengatakan pada hari Senin (3/5) bahwa 76 orang yang memasuki tiga masjid tersebut telah diselidiki terkait kasus bermotif politik. Mereka merupakan kelompok anti pemerintahan Presiden Recep Tayyib Erdogan.

Terima kasih telah membaca artikel

Sedang I’tikaf di Masjid, Kelompok Anti-Pemerintah Turki Dibubarkan Paksa