Sebar Kebencian via Facebook, ASN Kota Batu Jadi Tersangka

Batu

Polisi menetapkan AG, ASN Pemkot Batu sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Meski berstatus tersangka, polisi tak menahan AG.

Kasus berawal dari laporan Yunita Puji Utomo yang merupakan istri korban. Yunita melaporkan akun Facebook May Munah yang menggunakan foto profil dirinya. Akun May Munah memposting ujaran kebencian terhadap suaminya, HMP.

HMP adalah ASN yang menjabat kepala seksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkot Batu. Dalam postingan itu, akun My Munah juga mengunggah foto-foto kegiatan Dinas PUPR ditambahi narasi tudingan ada main-main dibalik kegiatan itu.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus menuturkan tindak pidana menjerat AG dilakukan melalui akun media sosial yaitu Facebook. Tersangka memposting narasi yang dianggap korban telah mencemarkan nama baiknya.

Jeifson menyebut korban juga berstatus ASN, yang juga masih satu lingkungan kerja dengan tersangka. “Kasus ini dilaporkan Juli dan kami sudah menetapkan tersangka yakni berinisial AG. Korban teman satu kantornya,” ungkap Jeifson saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (3/9/2020).

Jeifson membeberkan, korban awalnya mengetahui ada akun Facebook bernama May Munah memposting narasi-narasi yang dianggap melecehkan. Korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Batu.

“Dalam penyelidikan, kami mengungkap akun May Munah yang dilaporkan, ternyata dibuat khusus oleh tersangka. Yang kemudian digunakan memposting narasi yang dianggap korban mencemarkan nama baiknya,” beber Jeifson.

Meski berstatus tersangka, Polres Batu tidak melakukan penahanan terhadap AG. Hal itu mempertimbangkan status AG yakni ASN.

“Kita tidak melakukan penahanan, karena apa? Status tersangka sudah jelas ASN, keberadaan kita ketahui. Akan tetapi proses terus berlanjut,” terang Jeifson.

AG dijerat Pasal 27 ayat 3 jounto Pasal 51 jounto Pasal 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(iwd/iwd)

Terima kasih telah membaca artikel

Sebar Kebencian via Facebook, ASN Kota Batu Jadi Tersangka