Plt Bupati Bogor soal Guru Cek Siswi Haid: Maksud Baik, Caranya Tak Tepat

Plt Bupati Bogor soal Guru Cek Siswi Haid: Maksud Baik, Caranya Tak Tepat

Bogor

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan buka suara soal isu siswi diminta guru membuktikan sedang haid atau tidak dengan cara meraba bokong. Menurut Iwan, maksud guru tersebut baik, tetapi caranya yang kurang tepat.

“Saya sudah mendengar soal informasi itu. Kalau yang saya lihat, maksudnya sebetulnya baik, ingin mengetahui kejujuran siswi karena infonya kan itu semakin sedikit yang ikut salat Duha. Cuma memang caranya mungkin yang kurang tepat, karena khawatir ada siswi yang tidak nyaman atau lainnya,” ujar Iwan saat dihubungi wartawan, Jumat (23/9/2022).

Iwan meminta para guru mencari cara lain untuk mengetahui kejujuran seorang siswi. Agar siswi tersebut tidak merasa dilecehkan.


“Ke depan harus dipikirkan lagi, dicari cara yang lain agar tidak ada yang merasa tidak nyaman atau dilecehkan,” katanya.

Iwan menyebut, narasi bahwa guru meminta siswi membuka pakaian dalam untuk membuktikan kejujuran siswi adalah keliru. Hal itu, kata Iwan, diketahui dari hasil penelusuran pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAD) Kabupaten Bogor.

“Cuma narasi yang beredar memang banyak yang kurang pas juga, seperti pemeriksaan pakaian dalam, hasil klarifikasi itu tidak ada. Itu sudah ditelusuri KPAD,” katanya.

Iwan berharap kejadian seperti itu tidak terulang kembali.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

Baca di halaman selanjutnya: klarifikasi pihak sekolah…..

Terima kasih telah membaca artikel

Plt Bupati Bogor soal Guru Cek Siswi Haid: Maksud Baik, Caranya Tak Tepat