Korban Tewas Akibat Banjir di Belgia Bertambah Jadi 31 Orang

Brussels

Korban tewas dalam banjir parah yang melanda Belgia kini menjadi 31 orang. Saat ini pemerintah Belgia fokus melakukan pemulihan infrastruktur usai dilanda banjir.

“Tidak ada lagi bahaya langsung di daerah yang terkena dampak,” kata pusat krisis negara itu Minggu (18/7/2021) malam, seperti dikutip dari AFP.

Dia menambahkan saat ini operasi pencarian terus dilakukan.

“operasi penyelamatan telah berakhir tetapi operasi pencarian berlanjut di beberapa daerah. Pembersihan dan perkiraan kerusakan material sekarang menjadi fokus,” tambahnya.

Pada Minggu kemarin ditemukan empat orang tewas dari jumlah yang dilaporkan sementara total orang hilang naik menjadi 163, pada Sabtu (17/7). Polisi dikerahkan untuk memeriksa warga yang terdampak di selatan dan timur Belgia.

Sebagian wilayah masih terputus komunikasi setelah kehilangan telepon atau kekurangan listrik untuk mengisi ulang baterai. Sementara warga lain dibawa ke rumah sakit tanpa dokumen identitas.

Di kota Pepinster merupakan wilayah yang paling parah dilanda bencana. Setidaknya lebih dari 1.000 orang harus dievakuasi.

Lebih dari 37.000 rumah masih tanpa listrik dan 3.600 tanpa gas. Sementara itu operator kereta api Infrabel mengatakan ada gangguan di hampir setengah dari layanan kereta api nasional.

Juru bicara Infrabel Jessica Nibelle mengatakan ada jalur yang mengalami atau membutuhkan perbaikan besar. Termasuk jembatan yang runtuh dan rel sepanjang enam kilometer (empat mil) yang harus dipasang kembali.

Pusat krisis mendesak orang untuk menghindari perjalanan di provinsi yang terkena dampak karena jalan yang berbahaya atau masih banjir.

Sementara sebagian orang menyiapkan penggalangan donasi untuk membantu warga yang terdampak banjir. Pihak berwenang mendesak warganya untuk memberikan bantuan uang ke Palang Merah.

(idn/idn)

Terima kasih telah membaca artikel

Korban Tewas Akibat Banjir di Belgia Bertambah Jadi 31 Orang