Kecelakaan di Area Pertambangan Batu Bara Siberia, 52 Orang Tewas

Siberia

Kecelakaan tambang batu bara terjadi di Siberia. Sebanyak 52 orang termasuk 6 penyelamat tewas akibat kejadian ini, kantor berita Rusia melaporkan.

“Menurut informasi awal, tidak ada seorang pun yang masih hidup di tambang itu,” kata kantor berita TASS mengutip sumber di layanan darurat setempat, seperti dilansir dari AFP, Jumat (26/11/2021).

TASS dan kantor berita Interfax dan RIA Novosti semuanya melaporkan 52 orang tewas, dengan TASS dan RIA Novosti mengatakan enam penyelamat termasuk di antara yang tewas.

Para pejabat sebelumnya melaporkan sedikitnya 11 penambang dan tiga penyelamat tewas dan mengatakan 35 orang belum ditemukan setelah kecelakaan di tambang Listvyazhnaya di wilayah pertambangan Kemerovo.

Tambang, dekat kota Belovo di wilayah pertambangan Kemerovo, dipenuhi asap pada Kamis dini hari dengan 285 orang di dalamnya.

Tim penyelamat diluncurkan tetapi kemudian membatalkan operasi pencarian, dengan para pejabat mengatakan ada ancaman ledakan di tambang.

Komite Investigasi, yang menyelidiki kasus-kasus besar, membuka penyelidikan kriminal terhadap kemungkinan pelanggaran peraturan keselamatan yang menyebabkan kematian.

Penyelidik mengatakan bahwa tiga orang telah ditahan termasuk direktur tambang yang berusia 47 tahun dan wakil pertamanya yang berusia 59 tahun.

Kecelakaan pertambangan cukup umum di Rusia dan di seluruh bekas Uni Soviet sebagai akibat dari standar keselamatan yang buruk, kurangnya pengawasan terhadap kondisi kerja dan peralatan era Soviet yang sudah tua.

(eva/eva)

Terima kasih telah membaca artikel

Kecelakaan di Area Pertambangan Batu Bara Siberia, 52 Orang Tewas