Kasus COVID-19 di Tasikmalaya Melonjak, Cipatujah Tutup

Tasikmalaya

Kasus COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat melonjak tajam sepekan terakhir. Satuan Gugus Tugas Covid 19 mencatat terdapat 15 Kasus Positif Covid 19 dari asalnya hanya lima kasus saja. Kasus positif COVID-19 terbaru sudah terjadi penularan lokal.

“Ini kasusnya sudah tidak lagi dari luar daerah tapi sudah terjadi penularan di lokal. Kasus satu keluarga di Desa Cipatujah yah contohnya. Sekarang ada 15 kasus positif sampai sabtu,” ujar Muhammad Zen, Ketua Harian Gugus Tugas Covid 19, Sabtu (25/7/2020).

Selain memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Desa Cipatujah selama tujuh hari, petugas juga tutup kantor kecamatan dan Puskesmas Cipatujah. Dua di antara pasien positif COVID-19 merupakan tenaga medis puskesmas Cipatujah.

Satuan Tugas Covid 19 Kabupaten Tasikmalaya juga melarang kegiatan sosial yang mendatangkan masyarakt banyak. Kegiatan pembagian sembako, resepsi pernikahan dilarang sementara waktu.

Bahkan kegiatan car free day yang biasa digelar di sepanjang Jalan Raya BojongKoneng dan Kawasan Pemda ditiadakan.

“CFD kita tiadakan karena kasus positif terus melonjak. Giat keagamaan saja masih diperbolehkan tetapi dibatasi maksimal 200 orang, tetap terapkan protokol kesehatan. Perkatoran juga masih jalan. Namun, giat sosial kami larang dulu,” tambah Zen.

Imbas melonjaknya kasus positif, kawasan wisata Pantai Cipatujah Juga terancam ditutup. Apalagi, empat kasus positif civid 19 ditemukan di Desa Cipatujah, satu di antaranya wafat.

Ironisnya, meski kasus Positif COVID-19 naik, banyak warga yang abai protokol kesehatan. Mereka tidak mengenakan masker jaga jarak dan tetap berkerumun. Salah satunya di Pasar Tradisional Singaparna. Pengunjung dan pedagang pasar seolah tidak lagi peduli bahaya Covid 19.

“Saya miris pak, ini enggak pada pakai masker jaga jaraknya enggak ada. Padahal kasus naik terus. Apa masyarakat sudah enggak peduli COVID-19,” ujar Irpan warga Singaparna.

(ern/ern)

Terima kasih telah membaca artikel

Kasus COVID-19 di Tasikmalaya Melonjak, Cipatujah Tutup