Jokowi Minta Daerah Siapkan RS Cadangan Tangani COVID-19

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar daerah menyiapkan rumah sakit daerah hingga rumah sakit cadangan untuk penanganan COVID-19. Menurutnya hal ini perlu disiapkan mengantisipasi bila kondisi rumah sakit penuh.

“Rencanakan dan siapkan RS daerah termasuk rumah sakit cadangan dan rumah sakit darurat, ini harus ada antisipasi terlebih dulu, paling tidak kita memiliki dalam perencanaan itu bagaimana kalau rumah sakit itu penuh. Jangan sudah penuh baru menyiapkan akan terlambat,” kata Jokowi seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (19/7/2021).

Jokowi mengatakan urusan rumah sakit perlu betul-betul diperhatikan. Dia meminta jajarannya untuk mengecek ketersediaan obat, oksigen dan kapasitas bed occupancy rate (BOR).

“Saya minta terutama untuk urusan rumah sakit agar kita semua betul-betul cek betul, kontrol lapangan, cek obatnya rumah sakit, siap atau tidak untuk berapa hari, untuk berapa minggu atau berapa bulan, kontrol dan cek oksigennya siap ndak untuk berapa hari atau berapa bulan. Cek juga kapasitas BORnya karena masih banyak sebetulnya kapasitas rumah sakit yang bisa dinaikkan untuk COVID,” tuturnya.

Jokowi menilai masih banyak kapasitas rumah sakit di daerah yang bisa dinaikkan hingga mencapai 50 persen untuk penanganan COVID-19. Dia meminta kepala daerah untuk mengecek kapasitas rumah sakit yang dimiliki.

“Saya lihat beberapa daerah rumah sakit masih memasang angka 20 atau 30 persen dari kemampuan bed yang ada karena ini bisa dinaikkan bisa ke 40 atau seperti di DKI sampai ke 50. Didedikasikan kepada COVID, ini kepala daerah harus tau kapasitas berapa dan harus diberikan pada COVID berapa,” ujar Jokowi.

“Kalau nggak nanti keliatan rumah sakitnya sudah BOR-nya sudah tinggi banget padahal yang dipakai baru 20 persen, banyak yang seperti itu,” sambungnya.

(dwia/dnu)

Terima kasih telah membaca artikel

Jokowi Minta Daerah Siapkan RS Cadangan Tangani COVID-19