Jejak Bejat Pemerkosa Anak di Setiabudi Bikin Wakil Rakyat Ikut Gerak

Jakarta

Polisi mengungkap kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan pria inisial E terhadap anak usia 9 tahun di Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Ironisnya, pelaku adalah paman korban.

Belakangan terungkap, pelaku juga pernah melakukan aksi bejat pada beberapa tahun sebelumnya terhadap korban berbeda. Kasus ini pun menjadi perhatian anggota DPR.

Ibu Korban berinisial N (47) menuturkan kasus pemerkosaan ini terungkap dari kecurigaannya atas uang Rp 25 ribu yang dimiliki anaknya. N kemudian menanyakan dari mana asal uang itu.

“Saya tak pernah ngasih uang sebanyak itu. Lalu anak saya bilang ini dari (nama samaran pelaku), dari situlah saya berkesimpulan segala macam, di pikiran saya, hati saya, karena si pelaku tidak pernah ngasih uang ke anak saya,” kata N, kepada wartawan, Minggu (9/1).

Dari uang Rp 25 ribu, N menaruh curiga ke pelaku. N kemudian memeriksa anaknya.

“Saya yakin bahwa anak saya diapa-apain sama dia. Pas saya sampai rumah saya tanya anak saya, anak saya menangis, menangis sekali. Takut kali dia,” ujar ibu korban.

N lantas langsung membawa kasus yang menimpa anaknya ke kepolisian. Laporan kasus tersebut tertuang dalam Nomor Laporan: LP/08/K/I/2022/Sek Budi.

“Langsung saya mau lapor polisi. Saat itu udah sore, jadi tidak bisa lapor. Akhirnya besok pagi hari Kamis jam 10 saya berangkat ke polsek,” katanya.

Pelaku Paman Korban

Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi menuturkan aksi keji pelaku dilakukan Senin (3/1), sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi mengungkap pelaku merupakan paman dari korban.

“Korban telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri bernama E,” kata Beddy.

Saat itu pelaku sedang berada di rumah korban. Menurut Beddy, karena dianggap bagian keluarga, pelaku bisa leluasa masuk ke rumah korban.

Selengkapnya halaman berikutnya.

Terima kasih telah membaca artikel

Jejak Bejat Pemerkosa Anak di Setiabudi Bikin Wakil Rakyat Ikut Gerak