Gunung Guntur yang Kini Sepi Sejak Kejadian Gibran

Garut

Jalur pendakian Gunung Guntur kini mulai dibuka kembali setelah beberapa waktu lalu sempat ditutup. Setelah hilangnya Gibran, pendakian ke Gunung Guntur kini sepi.

Tuti, pengelola basecamp Gunung Guntur adalah satu warga di kawasan Kampung PLP Citiis, Kecamatan Tarogong Kaler yang bercerita soal sepinya Gunung Guntur.

“Sepi, hehe,” ujar Tuti saat berbincang dengan detikcom, Jumat (1/10/2021) malam.

PLP Citiis merupakan salah satu gerbang masuk para pendaki yang hendak mendaki Gunung Guntur.

Tuti menjelaskan, sepinya jalur pendakian Gunung Guntur via Citiis terjadi akhir-akhir ini setelah kejadian pendaki bernama M Gibran (14) yang hilang misterius Minggu (20/9) lalu.

“Ya mungkin karena itu. Padahal enggak semua kok mengalami kejadian seperti itu,” kata Tuti.

Tuti menyebut, biasanya ada ratusan hingga ribuan orang yang berkunjung setiap minggunya ke Gunung Guntur. Namun, setelah sekitar 4 hari dibuka kembali, Gunung Guntur sepi.

“Biasanya apalagi weekend bisa sampai 4 ribu orang yang naik. Kalau sekarang sepi,” ungkap Tuti.

Tuti berharap agar para pendaki mau berkunjung lagi ke Gunung Guntur. Sebab, ada banyak warga di sana yang menggantungkan hidup kepada para pendaki.

Tuti berbagi sejumlah tips aman saat mendaki Gunung Guntur. Ada beberapa pantangan yang harus dijauhi pendaki.

“Di sini ada pantangannya. Seperti jangan terlalu sering nanya jalan, itu enggak boleh. Kemudian harus sopan,” ungkap Tuti.

(ern/ern)

Terima kasih telah membaca artikel

Gunung Guntur yang Kini Sepi Sejak Kejadian Gibran