Gunung Agung Meletus: Abu Vulkanik Mengarah ke Lombok, Warga Langsung Panik

Aktivitas Gunung Agung meletus di Bali sampai saat ini masih mengeluarkan asap dan abu vulkanik yang mencapai ketinggian hingga 3.000 meter.

Diberitakan bahwa lava juga keluar memenuhi kawah gunung berapi setinggi 3.142 mdpl tersebut.

Warga pun mau tak mau merasakan hujan abu yang mengarah ke berbagai titik dan diperkirakan hujan abu juga akan mencapai Lombok.

Abu Gunung Agung meletus dan menyebar ke beberapa titik, BPBD himbau warga gunakan masker

Di area Besakih, hujan abu yang menyebar kelihatan sangat tebal. Sementara di titik-titik lain masih kelihatan tipis.



BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) terpaksa menghimbau kepada masyarakat yang areanya terkena hujan abu untuk mengenakan masker agar tidak menghirup abu vulkanik dan beresiko terhadap kesehatan.

Dewa Made Indra, kepala BPBD Bali, juga mengatakan bahwa ia dan timnya telah membagikan ribuan masker kepada warga.

Yang menjadi sasarannya adalah masyarakat yang tinggal di zona terdampak abu vulkanik dari letusan Gunung Agung.

Selain itu ia juga menyatakan bahwa pembagian masker kepada warga dilakukan di beberapa tempat seperti Kecamatan Karangasem, Kecamatan Kubu Kecamatan Selat, Kecamatan Bebandem, dan Kecamatan Rendang.

Indra menghimbau kepada warga yang telah mendapatkan masker untuk memakainya saat keluar rumah. Khususnya mereka yang terkena hujan abu vulkanik pekat.

“Karena abu vulkanik berbahaya bagi kesehatan. Masker dengan mudah dapat diperoleh di mana-mana. Yang terpenting adalah kesadaran akan pentingnya masker bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan kita‎,” ucapnya.

Baca juga: Dana TGUPP DKI Naik Lebih Dari 10 Kali Lipat, Untuk Apa?

Abu vulkanik Gunung Agung diperkirakan mengarah ke Lombok, Warga pun panik

Abu vulkanik Gunung Agung meletus rupanya diperkirakan akan mengarah ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hal ini sontak membuat warga panik sehingga mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat di kawasannya untuk tidak keluar rumah kalau tidak ada keperluan mendesak.

“Informasinya kami dengar debunya mengarah ke sini (Lombok). Jadi, sementara kami khawatir berpergian. Anak dan istri saya juga saya larang kemana-mana,” kata Samsul Qomar, Warga Pemenang, Lombok Utara pada hari Minggu (26/11/2017).

Muhammad Rum, Kepala BPBD untuk daerah NTB juga telah membenarkan bahwa abu dari letusan Gunung Agung mulai mengarah ke Lombok.

Dia mengatakan bahwa ketinggian abu vulkanik tersebut telah mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 3.000 meter sampai 4.000 meter. Dan pergerakan abu yang terlihat dari puncak gunung tersebut menuju ke arah Tenggara dengan kecepatan 8 Kilometer/ jam.

“Iya, kita waspadai, sudah ada sedikit debunya yang masuk ke ujung Kabupaten Lombok Utara. Kami imbau kepada warga, jangan keluar rumah jika tidak penting dan pastikan memakai masker jika berada di luar rumah,” ujar Rum.

Sementara itu, saat ditanya bagaimana tentang aktivitas penerbangan di bandara Internasional Lombok. Dirinya mengungkapkan bahwa sampai saat ini masih normal dan tidak ada pengalihan.

Tim dari LIA (Lombok International Airport) juga telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak dari bencana Gunung Agung sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur).

Status gunung berapi terkini

Seperti yang mungkin sudah diketahui. Gunung Agung meletus dan menunjukkan adanya aktivitas erupsi sejak Sabtu (25/11/2017) sampai saat ini, Minggu (26/11/2017).

Status Gunung berapi di Bali tersebut masih siaga 3. Dan masyarakat setempat direkomendasikan untuk berada di luar radius sekitar 6 sampai 7.5 km dari puncak kawah. Warga yang masih berada di dalam titik tersebut diminta untuk segera mengungsi dengan tertib.

Komentar Anda
%d blogger menyukai ini: