Ganjil-Genap Dinilai Efektif Tekan Kasus Corona di Palembang

Jakarta

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru menghadiri rapat koordinasi (Rakor) evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Diperketat dan PPKM Darurat bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto secara virtual.

Dalam rakor yang juga dihadiri oleh 14 Gubernur di Indonesia dan para pejabat penting lainnya tersebut, Gubernur Herman Deru mengatakan kesadaran masyarakat Sumsel sudah tinggi dan mendapatkan diapresiasi selama diberlakukannya PPKM.

“Kita berterima kasih kepada masyarakat yang telah paham dengan penerapan PPKM. Masyarakat sudah sadar bagaimana cara melawan COVID ini. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan diri melalui tes PCR dan meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Herman dalam keterangan tertulis, Selasa (20/7/2021).

Menurutnya keberadaan aparat baik TNI/ Polri dan Satgas COVID-19 di semua daerah telah melakukan upaya maksimal dalam membatasi mobilitas masyarakat selama PPKM berlangsung.

“Sebagai Kasatgas Covid Provinsi Sumsel, Saya tentunya merasa terbantu atas kerja sama antara TNI/Polri dalam menertibkan masyarakat selama PPKM utamanya di Kota Palembang,” jelasnya.

Selain itu, Herman menyebut selama masa PPKM terdapat penurunan lonjakan kasus COVID-19 di Sumsel. Dia mengatakan sejauh ini Sumsel tidak termasuk dalam provinsi yang ditetapkan untuk menggelar PPKM Darurat oleh pemerintah pusat. Hal tersebut dinilainya berkat peran serta para kepala daerah, dukungan TNI, Polri dan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi dan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Saya senang animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi. Yang menjadi kendala saat ini adalah vaksin. Oleh karena itu saya minta bantuan pada Menko Perekonomian untuk dapat membantu mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah, ” tandasnya.

Lebih lanjut Herman menjelaskan kebijakan ganjil genap di Palembang membawa tren positif serta turut membantu menekan penyebaran COVID-19. “Kita lihat dari indikator aktif dan terjangkit mengalami penurunan ini menunjukan bahwa diberlakukannya ganjil genap mengalami penurunan untuk kasus COVID-19, kita juga akan evaluasi apakah akan memperluas area penyekatan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang, H. Harnojoyo menambahkan diberlakukannya PPKM di Palembang efektif dalam menurunkan jumlah pasien COVID-19.

“Saya berharap bekerja sama dalam penerapan PPKM ini, jangan sampai PPKM di Kota Palembang diperpanjang lagi. Tetapi ini masih kita kaji dan menunggu arahan Kemendagri,” pungkasnya.

(ads/ads)

Terima kasih telah membaca artikel

Ganjil-Genap Dinilai Efektif Tekan Kasus Corona di Palembang