FSPP Disebut Tak Buat LPJ Hibah Ponpes yang Dikorupsi di Banten

Serang

Pegawai Biro Kesra Pemprov Banten Ahmad Suhyani mengatakan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) tidak memberikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan hibah 2018 senilai Rp 66 miliar secara lengkap ke Pemprov Banten. Ada 3.122 pesantren yang harusnya memberikan LPJ penggunaan hibah namun tidak diserahkan oleh FSPP.

“Hanya laporan penggunaan. Yang tidak ada itu dari masing-masing pondok pesantren. 3.122 tidak ada (LPJ),” ujar Ahmad di Pengadilan Tipikor Serang, Senin (22/11/2021).

Ahmad sendiri diberi tanggung jawab sebagai honorer untuk urusan administrasi hibah. Seingatnya, FSPP menerima hibah Rp 66 miliar dari pemprov dan dibagi dua mata anggaran yaitu operasional dan bantuan ke 3.122 pesantren senilai masing-masing Rp 20 juta.

Ia menceritakan, usulan pertama FSPP justru meminta hibah senilai Rp 71 miliar. Namun kemudian diubah menjadi Rp 66 miliar. Waktu itu, yang menandatangani naskah perjanjian hibah atau NPHD adalah mendiang Matin Jawahir dari FSPP dan dari Biro Kesra adalah terdakwa Irvan Santoso.

Tapi, saat diajukan ke BPKAD untuk pencairan, FSPP juga tidak melampirkan daftar nama pesantren penerima hibah. Ia hanya tahu Rp 66 miliar itu dibagi dua untuk operasional dan bantuan.

“Tidak ada daftar di lampiran itu. Kita taunya FSPP permohonan pencairan Rp 66 miliar sebagai berikut, untuk operasional dan bantuan ke pesantren,” katanya di hadapan majelis hakim.

Saksi juga mengaku tahu bahwa FSPP beberapa kali merubah proposal bantuan hibah. Awalnya memang Rp 6 miliar namun berubah setelah ada pertemuan dengan gubernur.

“Ada audiensi FSPP dengan gubernur akhirnya mengusulkan kembali FSPP itu, mengajukan proposal lagi Rp 71 miliar, dibahas baru direkomendasikan lagi menjadi Rp 66 miliar,” ujarnya.

Saksi mengatakan, memang sempat ada evaluasi dari Biro Kesra ke FSPP karena soal tidak adanya LPJ pesantren penerima hibah. Namun kepada majelis ia mengaku tidak ingat isi dari hasil rapat evaluasi.

“Pernah dilakukan monev, monevnya FSPP diundang sama tim evaluasi. Ketika rapat itu saya yang mengetiknya. Tapi saya tidak ingat,” ujarnya.

(bri/mud)

Terima kasih telah membaca artikel

FSPP Disebut Tak Buat LPJ Hibah Ponpes yang Dikorupsi di Banten