Debat Panas soal Margondasentris, Pradi-Afifah dan Idris-Imam Saling Sindir

Depok

Kesenjangan kondisi Margonda dan wilayah lain di Depok menjadi salah satu topik debat Pilkada Depok 2020. Selain mengemukakan visinya, dua cawalkot yaitu Pradi Supriatna dan Mohammad Idris juga saling sindir.

Pertanyaan soal Margondasentris adalah salah satu pertanyaan dari panelis yang awalnya diajukan untuk Pradi. Pradi yang saat ini merupakan Wakil Wali Kota Depok tak memungkiri bahwa pembangunan kota itu hanya fokus di Jalan Margonda.

“Ini sudah berlangsung cukup lama dan faktanya demikian. Fokus pembangunan nampaknya hanya di Margonda,” kata Pradi saat debat yang ditayangkan di YouTube KPU Kota Depok, Minggu (22/11/2020).

Dia pun berjanji membuat ruas jalan baru dan melebarkan jalan alternatif untuk mempermudah akses. Sementara itu pasangan Pradi yaitu Afifah Alia menyoroti banyaknya apartemen hingga mal di sepanjang Jalan Margonda.

“Semua pusat perekonomian hanya ada di Margonda. Ini akibat Pemkot Depok tidak berhasil membangun jalan-jalan di sekitarnya,” kritik Afifah.

Serangan Pradi dan Afifah langsung dibalas sindiran oleh calon wakil wali kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono. Menurutnya, pembangunan di Depok sudah merata.

“Kita melihat mungkin paslon nomor 1 belum jalan-jalan ke Depok,” sindir Imam.

“Bojongsari sudah ramai, Cinere sudah ramai. Jadi tidak Margondasentris saja,” sambungnya.

Terima kasih telah membaca artikel

Debat Panas soal Margondasentris, Pradi-Afifah dan Idris-Imam Saling Sindir