Artikel Unik

Keturunan CN-235, HC-144 Ocean Sentry Mendapatkan Upgrade Sistem Setara Super Hercules

Keturunan CN-235, HC-144 Ocean Sentry Mendapatkan Upgrade Sistem Setara Super Hercules

Meski tak ada keterlibatan Indonesia dalam proses produksi HC-144 Ocean Sentry, namun, saat menyebut nama pesawat intai/SAR milik Penjaga Pantai Amerika Serikat – United States Coast Guard (USCG), terlintas rasa bangga, lantaran salah satu pesawat andalan USCG itu mengambil basis platform dari CN-235, pesawat angkut medium yang tak lain adalah hasil rancangan Indonesia dan Spanyol pada dekade 80-an. Dan, ada kabar bahwa USCG telah menerima 8 unit HC-144 yang telah mendapatkan upgrade. Baca juga:…
Apes, Su-30 AU Rusia Terkena “Friendly Fire” dari Kanon GSh-30-1 Sukhoi Su-35

Apes, Su-30 AU Rusia Terkena “Friendly Fire” dari Kanon GSh-30-1 Sukhoi Su-35

Selain punya desain yang mirip, antara Sukhoi Su-30 (tandem seat) dan Su-35 (single seat) disatukan dari jenis kanon internal yang sama. Persisnya kedua jet tempur twin jet ini mengadopsi kanon laras tunggal GSh-30-1 kaliber 30 mm. Namun, siapa sangka, jenis senjata yang sama justru memakan korban kawan senndiri. Dikabarkan belum lama ini, sebuah Su-30SM terkena friendly fire dari Su-35S dalam sebuah latihan bertema quick reaction alert (QRA). Baca juga: Apes, MBT T-90A Rusia Rontok Akibat “Frie…
ASM-135 ASAT – Satu-satunya Rudal dari Jet Tempur yang Sukses Hancurkan Satelit di Luar Angkasa

ASM-135 ASAT – Satu-satunya Rudal dari Jet Tempur yang Sukses Hancurkan Satelit di Luar Angkasa

Peristiwanya sudah berlangsung 35 tahun lalu, atau saat Perang Dingin masih bergelora, namun momen pada 13 September 1985, akan selalu dikenang dalam jagad dirgantara dan antariksa global, pasalnya untuk pertama kalinya dan boleh dibilang satu-satunya, sebuah satelit berhasil ditembak dan dihancurkan oleh rudal yang dilepaskan dari jet tempur. Sang algojo adalah F-15A Eagle dengan rudal anti satelit (anti satellite missile) ASM-135 ASAT (Anti-satellite weapons). Baca juga: Saling Pepet di Ruang …
Saling Pepet di Ruang Angkasa, Satelit Rusia Dekati Satelit Mata-mata AS

Saling Pepet di Ruang Angkasa, Satelit Rusia Dekati Satelit Mata-mata AS

Saling pepet dan intai dari jarak dekat rupanya bukan cuma terjadi antar jet tempur atau pembom Amerika Serikat versus Rusia. Di ruang angkasa pun, pepet memepet juga terjadi antar satelit kedua negara. Seperti ada kabar yang menyebut satelit mata-mata (spy satellite) milik AS diduga telah dikuntit dari jarak dekat oleh satelit milik Negeri Beruang Merah. Baca juga: Siap Geser Dominasi dan Akurasi GPS, Cina Sukses Luncurkan Satelit Navigasi BeiDou Terakhir Dikutip dari TheVerge.com, pada Januari…
Cina Tampilkan Ranpur Amfibi Norinco ZBD05 Varian Intai, Dibekali Peluncur Drone

Cina Tampilkan Ranpur Amfibi Norinco ZBD05 Varian Intai, Dibekali Peluncur Drone

Nama ranpur amfibi besutan Norinco ini telah tersohor sebagai yang tercepat melaju di air untuk saat ini. Selain jadi andalan pasukan pendarat Negeri Tirai Bambu, Thailand dan Venezuela pun ikut kepincut pada varian ranpur ZBD05. Dan belum lama ini, terendus varian baru untuk ranpur yang juga diberi label Type 05 ini. Baca juga: Norinco ZBD05 – Tank Amfibi dengan Kemampuan ‘Berenang’ Tercepat Mengutip sumber dari Janes.com (21/9/2020), disebutkan dalam sebuah tayangan di China Central Television…
AU Cina Rilis Video Serangan Pembom Xian H-6K ke Basis Militer AS di Guam, Mungkinkah Dilakukan?

AU Cina Rilis Video Serangan Pembom Xian H-6K ke Basis Militer AS di Guam, Mungkinkah Dilakukan?

Sebagai dua negara yang sedang bertikai, adalah wajar antara Amerika Serikat dan Cina saling melancarkan propaganda dalam gayanya yang berbeda. Namun, propaganda yang dilakukan Beijing belum lama ini terbilang ampuh, pasalnya mampu menarik perhatian dunia lewat tayangan video pendek. Persisnya AU Cina telah merilis video yang memperlihatkan adegan pembom strategis Xian H-6K melancarkan simulasi serangan ke basis militer AS yang paling strategis di Pasifik Barat. Baca juga: Xian H-6K Mampu Lepas …
Australia Canangkan Penggantian E-7A Wedgetail, Bagaimana Nasib Indonesia untuk Punya AEW&C?

Australia Canangkan Penggantian E-7A Wedgetail, Bagaimana Nasib Indonesia untuk Punya AEW&C?

Bagi Indonesia, memiliki pesawat intai dengan kemampuan AEW&C sepertinya masih merupakan jalan panjang yang belum jelas bagaimana akhirnya, padahal rencana akuisisi pesawat AEW&C sejatinya telah tertuang dalam MEF (Minimum Essential Force) II 2015-2019. Lain dengan Indonesia yang masih berencana untuk punya, maka lain halnya dengan Australia, negara benua di selatan Indonesia ini malahan sudah mencanangkan untuk mengganti Boeing E-7A Wedgetail AWACS (Airborne Early Warning and Control Sy…
Unik! Iran Pasang Kokpit F-5 Tiger pada Stabiliser Vertikal Tupolev Tu-154

Unik! Iran Pasang Kokpit F-5 Tiger pada Stabiliser Vertikal Tupolev Tu-154

Sudah sewajarnya bila manufaktur pesawat memiliki wahana yang disebut testbed aircraft atau flying test bed. Seperti halnya PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang mengoperasikan CN-235 220 FTB untuk melakukan serangkaian uji coba di udara pada berbagai perangkat baru CN-235 yang akan dikembangkan/dipasang pada varian baru CN-235. Nah, begitu pula dengan Iran Aircraft Manufacturing Industrial Company (HESA). Baca juga: Kowsar – Bukti ‘Kecintaan’ Iran pada Rancang Bangun Northrop F-5 Manufaktur dirg…
Cina Kembangkan Drone Kombatan Rainbow CH-5 Jadi Drone Intai Maritim

Cina Kembangkan Drone Kombatan Rainbow CH-5 Jadi Drone Intai Maritim

Raibow CH-5 sudah dikenal sebagai salah satu drone kombatan (UCAV) yang dioperasikan militer Cina. Dibandingkan drone kombatan Cina lainnya, CH-5 yang terbang perdana pada Agustus 2015 punya kualifikasi sebagai drone HALE (High Altitude Long Endurance) dengan kemampuan membawa payload sampai 1 ton. Dan lama tak terdengar debut drone bermesin propeller ini, ada kabar bahwa CH-5 varian maritim telah sukses terbang perdana. Baca juga: MQ-9 Guardian – Varian Drone “Reaper” Spesialis Misi Intai Marit…
Ada Dua Varian Tank AMX-13 dengan Kaliber Meriam Berbeda, Begini Cara Membedakannya

Ada Dua Varian Tank AMX-13 dengan Kaliber Meriam Berbeda, Begini Cara Membedakannya

Belakangan ini, akun media sosial TNI banyak memposting seputar kegiatan latihan, terkhusus di lini kavaleri, kerap terlihat sosok tank ringan AMX-13 meriam yang legendaris. Dan, seperti diketahui kavaleri TNI AD mempunyai dua varian AMX-13 varian meriam, yaitu AMX-13 dengan meriam kaliber 105 mm dan AMX-13 dengan meriam kaliber 75 mm. Namun, tak sedikit netizen yang kesulitan membedakan di antara kedua jenis AMX-13 meriam, pasalnya basis tanknya sama, begitu juga desain dan model kubah pun seru…