Bolak-balik Berobat di RS, Wardi Bersyukur Semua Biaya Dijamin Program JKN

Jakarta

Sebagian besar masyarakat Indonesia telah merasakan dampak positif dari adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya adalah Ahmad Wardi (52), warga Desa Penarukan, Singaraja.

Saat ini ia tengah menjalani pengobatan rutin karena terkena penyakit diabetes melitus. Penyakit ini merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah akibat tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin dengan efektif.

“Saya menderita penyakit. Sebelumnya saya tidak tahu banyak tentang penyakit diabetes melitus ini,” ujar Wardi, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya sering kehausan, sering buang air kecil, dan cepat lelah. Karena saya pikir ada yang tidak normal pada tubuh saya, saya akhirnya memutuskan berobat ke Puskesmas Buleleng 3,” sambungnya.

Setelah beberapa kali berobat dan tidak ada perubahan yang signifikan, Wardi pun dirujuk ke RSUD Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, lanjut Wardi, bukan hanya sekali dua kali berobat tetapi mungkin sudah puluhan kali.


ADVERTISEMENT

“Karena saking seringnya, saya sampai lupa tepatnya berapa kali. Seluruh pengobatan tersebut saya pakai JKN,” kata petani tersebut.

Semua pengobatan yang Wardi jalani tersebut, seluruhnya memanfaatkan Program JKN. Wardi mengaku sangat bersyukur telah terdaftar di Program JKN.

Menurutnya, Program JKN sangat membantu ia sekeluarga dalam hal pembiayaan pelayanan kesehatan. Dengan menggunakan JKN, ia tidak lagi khawatir mengenai biaya pelayanan kesehatannya. Ia pun membayangkan jika tidak ada JKN, ia tidak akan memiliki akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan secara maksimal.

“Bayangkan saja obat yang saya minum rutin itu harganya bisa mencapai jutaan jika dibeli di apotek. Kalau tidak pakai JKN, mana mungkin saya mampu untuk membelinya,” kata Wardi.

“Keluarga selalu mengandalkan JKN jika berobat. Bukan hanya karena biaya yang dijamin tapi kualitas pelayanannya juga sangat baik,” sambungnya.

Ia pun menyampaikan pengalaman berobat di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Tanpa ragu, ia memberikan dua jempol untuk pelayanannya.

Tidak ada pembeda atau diskriminasi yang ia rasakan selama berobat. Perawatan serta pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan pun ia rasa sudah maksimal selama ini. Hal ini menurutnya menjadi salah satu dukungan dalam proses pengobatannya.

“Alhamdulillah selama saya menggunakan JKN tidak ada kendala sama sekali. Prosedurnya pun sangat mudah dipahami,” tutur Wardi.

“Tentunya hal ini memudahkan saya untuk berobat dan menjadi salah satu dukungan dalam proses pengobatan saya,” imbuhnya.

Wardi menjelaskan setiap bulannya ia rutin melakukan kontrol ke Puskesmas Buleleng 3 untuk memantau kondisi kesehatannya. Setiap kali kontrol, ia merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang ramah dan profesional dari petugas kesehatan.

Selain itu, pemeriksaan rutin ini membantu Wardi dalam menjaga kondisi gula darahnya tetap stabil dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Menurut Wardi, Program JKN terus membuktikan perannya sebagai pilar kesehatan masyarakat Indonesia yang mengubah hidup, memberikan harapan, dan dukungan bagi pesertanya, karena akses kesehatan yang berkualitas dan terjangkau adalah hak bagi semua masyarakat.

Bagi Wardi, Program JKN bukan hanya sebuah program, melainkan sebuah jaminan untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.

“Saya merasa sangat terbantu dan lebih tenang dengan adanya Program JKN ini. Saya sangat berharap kepada pemerintah untuk dapat terus mempertahankan Program JKN ini. Program ini terbukti telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Wardi.

“Mau siapapun pemimpin di negeri ini nantinya, saya mohon agar program ini tetap ada dan dapat terus ditingkatkan pelayanannya ke depan,” pungkasnya.

(anl/ega)

Terima kasih telah membaca artikel

Bolak-balik Berobat di RS, Wardi Bersyukur Semua Biaya Dijamin Program JKN