Bocah Dua Tahun Hanyut di Gorong-gorong Surabaya Saat Hujan Mengguyur

Surabaya

Bocah berusia 2 tahun, Galang Satrio Aji hanyut di saluran air Jalan Manukan Kasman RT 2 RW 10, Tandes, Surabaya. Balita laki-laki tersebut diduga hilang saat bermain di sekitar selokan.

Dari informasi yang dihimpun, bocah ini berenang saat hujan mengguyur pada Rabu (24/11) sekitar pukul 16.30 WIB. Namun hingga kini, bocah tersebut belum juga ditemukan.

Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto mengatakan pencarian dilanjutkan hari ini. Sebab, pencarian Rabu kemarin hasilnya nihil.

“Sekitar pukul 20.30 WIB atas saran dari ketua tim pencarian bazarnas, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan Kamis pagi pukul 07.00 WIB,” kata Irvan, Kamis (25/11/2021).

Irvan menambahkan, pencarian bocah anak penjual jamu ini akan difokuskan di bawah box culvert Jalan Manukan Kulon.

“Petugas sudah melakukan pencarian sejauh 100 meter, dari titik tenggelam ke arah box culvert. Tapi korban belum ditemukan,” tambahnya.

Sebelumnya, warga sekitar Shokip (45) mengaku sempat melihat bocah tersebut hanyut. Sayangnya, karena arus yang deras usai hujan, Shokip mengaku tak sempat menolong.

“Sempat terlihat hanyut dan tangannya di atas kayak orang minta tolong, saya kira ya anak-anak mandi biasa,” ungkapnya.

Sehari-hari, Shokip menambahkan bocah tersebut sangat aktif. Saat tenggelam, ia luput dari pantauan ibunya yang sedang mencuci perkakas makanan.

“Anaknya memang gesit. Itu baru ditinggal nyuci piring sekitar 2 menit sudah lari keluar rumah. Kalau ayahnya sedang kerja,” tambahnya.

Diketahui, saluran air tersebut memiliki lebar 1,8 meter dan kedalaman kurang lebih 2 meter. Namun, saat hujan deras sedang terjadi, saluran air itu penuh air.

(hil/fat)

Terima kasih telah membaca artikel

Bocah Dua Tahun Hanyut di Gorong-gorong Surabaya Saat Hujan Mengguyur