Adu Sindiran Pradi vs Idris di Debat Perdana Pilkada Depok

Depok

Debat perdana Pilkada Depok menjadi ajang saling sindir antara dua pasangan calon yaitu Pradi Supriatna-Afifah Alia dan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Ada beberapa pembahasan menarik selama jalannya debat.

Debat perdana Pilkada Depok ini mengambil tema tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan hukum di Kota Depok dalam era kebiasaan baru. Hadirin yang hadir di debat dibatasi dan jalannya debat disiarkan lewat stasiun TV swasta serta lewat Youtube KPU Depok.

Seperti diketahui, Idris dan Pradi sebenarnya adalah pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok saat ini. Namun, mereka berpisah jalan di Pilwalkot Depok 2020 dan sama-sama mencalonkan diri sebagai calon wali kota.

Begini poin-poin jalannya debat Pilkada Depok pada Minggu (22/11/2020):

Adu Visi-Misi

Debat dimulai dengan pemaparan visi-misi dari masing-masing pasangan calon. Cawalkot Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna, langsung melempar kritik soal hal-hal yang belum dibenahi di Kota Depok.

Pradi menyoroti masalah kesehatan, bansos, pendidikan, macet, hingga banjir. Dia juga mempersoalkan angka kriminalitas di Depok.

Sementara itu, cawalkot nomor urut 2, Mohammad Idris, menyampaikan pihaknya memilih melanjutkan program yang telah ia bangun selama menjabat wali kota. Calon petahana ini berjanji membangun infrastruktur berdasarkan teknologi ramah lingkungan.

Selain itu, Idris mengatakan akan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang modern. Dia juga akan mewujudkan masyarakat yang religius berbasis ketahanan.

Terima kasih telah membaca artikel

Adu Sindiran Pradi vs Idris di Debat Perdana Pilkada Depok