150 Rumah Terendam Banjir di Rangkasbitung

Lebak

Sebanyak 150 rumah warga di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, terendam banjir akibat hujan deras. Rumah itu tersebar di dua kecamatan yaitu Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Rangkasbitung.

“Ada tiga titik (banjir), 150 rumah terendam dengan ketinggian 30-50 cm. (Banjir) di Lembur Sawah, Ranca Semar, dan Pasir Mawar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Febby Rizky Pratama, Kamis (12/1/2022).

Menurutnya, banjir terjadi akibat hujan deras dan tersumbatnya saluran drainase. Saat ini banjir di tiga titik itu sudah mulai surut.

“Alhamdulillah tidak ada yang diungsikan, karena ketinggian sekitar 50 cm. Tapi banyak benda atau barang berharga yang terendam banjir,” ujarnya.

Febby memprediksi tidak akan ada banjir susulan, sebab dirinya telah memantau lokasi dan semua sudah surut. Meski begitu, ia meminta kepada warga untuk tetap waspada.

“BMKG sudah mengeluarkan rilis bahaya banjir, longsor dan cuaca ekstrem dari tanggal 9-15 Januari. Akan di-update apabila cukup membahayakan bagi warga,” ucapnya.

“Imbauan mendekati puncak musim hujan, terutama masyarakat yang berada di daerah yang beresiko banjir dan longsor agar selalu siaga dan waspada, karena curah hujan di perbukitan atau perkotaan yang ekstrem. Kami terus melakukan komunikasi dengan aparat kecamatan atau desa agar siaga dan waspada,” tutur Febby menambahkan.

Selain banjir di perumahan, BPBD Kabupaten Lebak mencatat ada 10 titik genangan di ruas jalan Kota Rangkasbitung dengan ketinggian sekitar 30 cm. Adapun 10 titik itu diantaranya Palaton, Depag, Komdik, SMA 3 Rangkasbitung, Barata, Kampung Sawah, Kodim, Pasar Rangkasbitung, Pulrudi dan sekitarnya, dan Telaga Biru.

(bbn/mso)

Terima kasih telah membaca artikel

150 Rumah Terendam Banjir di Rangkasbitung