bitcoin

BI Melarang Penggunaan Bitcoin, Akibat Fluktuasi yang Dihasilkan

BI Melarang Penggunaan Bitcoin, Akibat Fluktuasi yang Dihasilkan

IDRTimes.com - Pemerintah Indonesia melalui bank sentralnya, Bank Indonesia masih belum melegalkan penggunaan bitcoin yang melibatkan transaksi apapun. Bank Indonesia melarang penggunaan bitcoin, akibat fluktuasi yang dihasilkan berisiko sangat tinggi. Bank Indonesia pun mencantumkan penegasan tentang pelarangan penggunaan uang digital tersebut melalui dua Peraturan Bank Indonesia. Yang pertama tertuang di PBI 18/40/PBI/2016 mengenai Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Dan yang kedu…
Pemerintah Sebaiknya Mampu Mengatur Bitcoin, Bukan Melarang

Pemerintah Sebaiknya Mampu Mengatur Bitcoin, Bukan Melarang

IDRTimes.com - Mungkin bitcoin masih belum begitu tenar di kalangan orang awam. Uang digital ini kini sudah mulai banyak digunakan di negara berkembang. Dalam penggunaannya, bitcoin pun bisa dilakukan sebagai alat tukar atau alat transaksi pembayaran bagi sebagian masyarakat dunia. Namun berkembangnya uang digital tersebut, tidak serta merta membuatnya menjadi legal di Indonesia. Bahkan ada wacana jika pemerintah sebaiknya mampu mengatur bitcoin, bukan melarang penggunaannya. Bank Indonesia (BI)…
Fakta Menarik Bitcoin yang Perlu Diketahui

Fakta Menarik Bitcoin yang Perlu Diketahui

IDRTimes - Fenomena bitcoin tidak bisa dihindari. Belakangan ini banyak orang membicarakan tentang bitcoin. Tapi apa itu bitcoin? Mungkin masih banyak yang belum mengetahui soal seluk beluk mata uang digital ini, yang sekarang nilainya di kisaran USD 11 ribu. Inilah fakta menarik tentang bitcoin yang perlu diketahui Apa itu bitcoin? Dari nama yang digunakan, mungkin orang mengira jika bitcoin berbentuk seperti koin atau uang logam. Namun sebenarnya bitcoin adalah mata uang dalam bentuk elektroni…
Ransomware WannaCry yang Menghebohkan Dunia

Ransomware WannaCry yang Menghebohkan Dunia

Ransomware WannaCry yang Menghebohkan Dunia Ransomware WannaCry¬†sedang marak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Beberapa negara sudah menjadi korban malware ini. Sasaran malware ini adalah sistem jaringan komputer di beberapa instansi penting seperti rumah sakit. WannaCry ini bisa mengunci dokumen-dokumen yang penting di perusahaan ataupun rumah sakit sehingga pihak perusahaan atau rumah sakit tidak bisa mengakses dokumen tersebut. Jika ingin mengakses mereka harus membayar sejumlah uang tebu…