Sidang Kedua Setya Novanto, Kelihatan Sehat Bahkan Sumringah

Kemarin, tepatnya tanggal 20 Desember 2017 digelar sidang kedua Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP. Sidang tersebut dilakukan di Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi), Jakarta Pusat. Berbeda dengan sidang pertama yang penuh drama dimana Setya Novanto atau SetNov nampak sakit, kali ini di sidang kedua mantan ketua umum DPR tersebut kelihatan jauh lebih sehat. Tidak tanggung-tanggung, bahkan Setnov kelihatan senyum-senyum alias sumringah.

Di sidang perdana beberapa waktu lalu, SetNov nampak sakit, kepalanya pun kelihatan menunduk. Ketika ditanya oleh sang hakim, cara bicaranya juga terdengar lirih dan lemas. Drama di sidang tersebut sampai viral di kalangan warganet. Tapi kini di siang kedua, Setya Novanto tampak baik-baik saja dan ketika ditanya hakim pun Novanto mengaku sehat sambil duduk tegak.

Tidak hanya itu, drama sidang pertama viral karena Novanto nampak berjalan harus dipapah. Di sidang kedua, Novanto kelihatan sehat dan sudah bisa jalan sendiri. Tidak jauh berbeda dengan sang istri, Deisti Astiani Tagor. Istri Setnov tersebut pada sidang pertama pun kelihatan muram dan ekspresi wajahnya menangis sedangkan di sidang kemarin, Deisti tampak senyum-senyum.

Memang drama SetNov tidak kunjung habis. Masih teringat drama tiang listrik yang jadi heboh dan diperbincangkan oleh warganet lewat berbagai media sosial. Ketika dipanggil oleh KPK mengenai dirinya yang menjadi tersangka dalam kasus e-KTP, Setya Novanto selalu berpura-pura sakit dan terakhir dia sempat kecelakaan dan opname di rumah sakit.

Tidak jauh berbeda di sidang pertama, banyak warganet yang berkomentar macam-macam saat melihat Novanto perlu dipapah untuk berjalan. Kepalanya yang menunduk dan kelihatan kurang sehat tersebut membuat wargane lagi-lagi memberikan memperbincangkannya.

Baca juga: Aziz Syamsuddin Resmi Menggantikan Novanto Jadi Ketua DPR?

Sidang kedua Setya Novanto tidak lagi pakai baju putih

Ada yang berbeda dari gaya Setya Novanto di sidang kedua kemarin dibandingkan dengan sidang sebelumnya. Hal ini pun juga tidak luput dari pemberitaan. Jika pada sidang pertama, Novanto memakai kemeja berwarna putih, namun pada sidang kedua Setya Novanto, mantan ketua umum Golkar tersebut mengenakan baju batik nuansa cokelat.

Novanto kelihatan berdiri tegak dan sehat, beda dari sidang pertama dimana dia kelihatan muram dan irit bicara. Sebelum disidang pun dan saat pemeriksaan, Novanto selalu setia dengan kemeja warna putihnya. Entah ada angin apa tiba-tiba Setnov menanggalkan kemeja putihnya dan berganti memakai baju batik.

KPK sangat berharap Setya Novanto terus sehat di sidang-sidang berikutnya

Drama Setya Novanto yang selalu sakit jika dipanggil dan disidang selalu menjadi bulan-bulanan para warganet. Tapi pada sidang kedua Setya Novanto, politikus Golkar tersebut kelihatan berbeda. SetNov nampak jauh lebih segar dan bahkan ekspresi wajahnya kelihatan sumringah. Dia mengaku sehat ketika ditanya sang hakim.

KPK juga bersyukur atas kondisi terdakwa kasus korupsi e-KTP itu di sidang kedua. Kondisi Novanto yang jauh lebih sehat diharap bisa memperlancar proses persidangan yang diadakan. Bahkan KPK berharap Novanto tetap terus sehat untuk sidang-sidang lanjutan berikutnya.

Febri Diansyah, Kabiro Humas KPK, ketika ditanya pun dirinya mengaku bersyukur melihat kondisi dari Setya Novanto. “Kita bersyukur terdakwa dalam keadaan sehat, jadi berbeda sekali sidang kedua dengan yang pertama. Semoga ini jadi sinyal yang baik ke depan,” katanya pada Rabu, 20 Desember 2017.

Selain itu, Febri juga mengharapkan agar Setya Novanto tidak perlu lagi diperiksa oleh dokter selama proses persidangan. Menurutnya jika keadaan Novanto tetap sehat, maka dapat mempermudah fokus persidangan ke pokok permasalahan.

“Proses persidangan bisa berjalan dengan baik tanpa harus ada kejadian-kejadian sakit pemeriksaan dokter lain hingga bisa fokus pada pokok perkara,” kata Febri.

Memang sempat viral, drama pada sidang perdana tanggal 13 Desember lalu, Novanto sempat mengeluh kalau dirinya sakit dan dia diminta untuk dicek oleh dokter. Ada 4 dokter yang memeriksa Novanto dan mereka menyatakan bahwa anggota partai Golkar tersebut sehat.

Setelah itu, sidang masih dilanjutkan tapi Novanto tampak menunduk dan kelihatan sakit. Dia kebanyakan diam saja. Berbeda sekali kondisinya ketika sidang kedua Setya Novanto kemarin. Novanto tampak sehat dan sumringah, begitu pula istrinya.

Beda raut muka Setya Novanto saat sidang dakwaan dan eksepsi, begini kata pengacara

Sidang kedua Setya Novanto saat eksepsi tampak menunjukkan raut wajah yang sehat, berbeda dengan sidang pertama saat pembacaan dakwaan. Kala itu Novanto kelihatan sakit, bahkan sampai harus dipapah dan bolak-balik ke kamar mandi, belum lagi permintaan untuk dicek oleh dokter.

Pengacara Setya Novanto yaitu Firman Wijaya, menyebut walaupun Novanto tertekan, tapi dia tetap tersenyum. Itulah mengapa Novanto pada sidang kedua kelihatan sumringah.

“Pak Novanto orangnya murah senyum walaupun istilahnya dia merasakan beban yang berat, dia paham betul kasus ini sentimennya tinggi, dia kan ekspresif itu hanya dia berusaha melewati kasus ini,” kata Firman.

Kuasa hukum Setya Novanto yang lainnya, yaitu Maqdir Ismail juga menjelaskan bahwa kondisi Novanto saat sidang kedua eksepsi kemarin jauh lebih sehat dibandingkan sidang pertama. Dikatakan bahwa Novanto sempat mengeluh sakit diare hari Jumat lalu.

“Nampaknya beliau agak lebih sehat saja, karena minggu lalu dia mengeluh diare ke saya sejak Jumat, dan itu terjadi pada Rabu pagi. Meskipun kata dokter dia tidak sakit tapi nyatanya dia sakit,” kata Maqdir.

Maqdir juga menambahkan bahwa pihaknya akan meminta supaya dokter memeriksa kembali kesehatan Setya Novanto di sidang berikutnya. Hal itu disebutkan supaya kliennya mampu menjalani sidang sesuai dengan peraturan karena menurut hukum orang yang diperiksa di pengadilan atau di penyidikan haruslah sehat lahir maupun batin.

KPK beri kemungkinan akan panggil Ganjar Pranowo sebagai saksi di sidang Setya Novanto

KPK mengatakan peluang tentang menghadirkan Ganjar Pranowo sang Gubernur Jawa Tengah untuk menjadi salah satu saksi dalam sidang Setya Novanto. Sebelumnya, Ganjar juga pernah menjadi saksi bagi terdakwa lainnya dalam kasus e-KTP. Hal tersebut dijelaskan oleh Febri Diansyah di gedung KPK.

Kabiro Humas KPK itu menegaskan bahwa kemungkinan Ganjar dihadirkan dalam persidangan untuk membuktikan pokok perkara, bukan demi menanggapi eksepsi Novanto. Nama Ganjar pun sempat disebut-sebut di dalam dakwaan Setya Novanto. Kala itu mereka berdua terlibat pembicaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sekitar akhir tahun 2010 atau awal tahun 2011.

Sebelumnya juga nama Ganjar muncul karena diduga ia juga menerima uang dari korupsi proyek e-KTP. Namanya berulang kali disebutkan dalam dakwaan Setya Novanto. Tapi gubernur tersebut telah membantah dengan tegas bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima uang dari dugaan kasus korupsi e-KTP. Ganjar juga mengatakan bahwa dia siap mundur kalau dirinya terbukti benar terlibat kasus e-KTP.

Setelah itu, namanya sudah tidak lagi disebut dalam persoalan korupsi itu. Padahal Ganjar telah disebutkan sampai menerima USD 520 ribu. Hal tersebut diungkapkan di dalam dakwaan Irman dan Sugiharto.

Mari kita tunggu saja apakah setelah sidang kedua Setya Novanto, Ganjar Pranowo betul-betul akan dihadirkan sebagai saksi ataupun dipanggil oleh KPK.

Terima kasih telah membaca artikel

Sidang Kedua Setya Novanto, Kelihatan Sehat Bahkan Sumringah