Sebut Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Polisi: Tak Ada Orang Lain di TKP

Jakarta

Polisi sampai pada kesimpulan akhir terkait kematian editor Metro TV Yodi Prabowo yakni diduga bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan labfor dan juga saksi-saksi serta bukti lainnya tidak ada yang menunjukkan adanya orang lain bersama Yodi Prabowo di lokasi penemuan jasad di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel.

“Tidak melihat adanya kehadiran orang lain berdasarkan hasil labfor,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (27/7/2020).

Hasil pemeriksaan forensik, Yodi Prabowo diduga tewas pada pukul 00.00-02.00 WIB pada Rabu (8/7). Kondisi di TKP sendiri sudah sepi.

“Perlu Saya sampaikan kondisi di TKP, malam di TKP kondisinya sepi. Warung sudah tutup jam 08.00-10.00 malam. Sehingga jalan sepi, tidak ada CCTV,” kata Tubagus.

Selain itu, dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan petunjuk adanya tanda-tanda perkelahian. Sejumlah saksi di sekitar TKP yang diperiksa polisi, juga tidak mendengar ada keributan pada malam itu.

“Dari olah TKP, TKP masih rapi tidak ada menunjukkan tanda-tanda perkelahian dan sudah dilakukan pemeriksaan saksi tidak mendengar adanya keributan,” katanya.

Hal ini didukung dengan pemeriksaan Labfor terhadap benda-benda yang ditemukan di TKP. Hasil Labfor menunjukkan dari pemeriksaan rambut, sidik jari serta DNA, tidak ada orang lain di TKP, kecuali Yodi Prabowo sendiri.

“Dari olah TKP ditemukan barang-barang tadi, motor, helm semua sampai HP, sampai pisau. Lalu apa yang dilakukan penyidik? Dibawa ke labfor untuk dicek. Ada sidik jari, DNA, semua dicek. Kesimpulan tidak ditemukan sidik jari orang lain,” katanya.

Terima kasih telah membaca artikel

Sebut Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Polisi: Tak Ada Orang Lain di TKP